3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia - Koran Mandalika

3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebocoran gas kini bisa dideteksi dari udara. Tiga solusi drone, dua berbasis dock otomatis dan satu misi manual, memindai fasilitas dari jarak aman, memetakan sebaran gas, lalu mempercepat penanganan kebocoran di sektor migas, petrokimia, dan LNG.

Kebocoran gas sering tidak terlihat sampai menjadi bahaya. Untuk industri berisiko tinggi seperti minyak dan gas, keterlambatan mendeteksi kebocoran bisa berujung pada insiden keselamatan sekaligus emisi yang lolos begitu saja. Pendekatan berbasis drone menutup celah itu. Sensor gas dibawa terbang untuk memindai fasilitas dari jarak aman, tanpa menempatkan petugas di dekat sumber.

Baca Juga :  Transgo Jakarta: Solusi Sewa Mobil dan Motor Tanpa Ribet

Melalui AIRINS yang tersedia di Indonesia lewat Halo Robotics, ada tiga solusi utama:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DJI Dock 3 + Sniffer4D Multi-Gas mendeteksi hingga 9 gas sekaligus (termasuk CH4, H2S, CO2, CO, SO2, dan VOCs) dan berjalan otomatis 24/7 dari dock. Cocok untuk pemantauan rutin area luas tanpa operator di lokasi.

DJI Dock 3 + Sniffer4D TDLAS fokus pada metana dengan sensor TDLAS bersensitivitas 1 ppm, juga otomatis 24/7. Pas untuk deteksi metana berkala dari jarak aman.

DJI Matrice 400 + MetScan V1 memakai sensor metana TDLAS dengan jangkauan 200 meter untuk misi manual atau terjadwal, dan menghasilkan peta metana 3D tergeoreferensi untuk melokalisasi titik bocor.

Baca Juga :  Tak Bakal Rugi, Inilah Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Kamu Top Up Game di Isigame!

Memilih yang tepat bergantung pada tiga hal: jenis gas yang dipantau, kebutuhan otomatis 24/7 atau misi terjadwal, dan apakah tujuannya memetakan area luas atau melokalisasi hotspot. Ketiganya mendukung program leak detection and repair (LDAR) dan pelaporan emisi seperti OGMP 2.0.

Selengkapnya: Alat Deteksi Kebocoran Gas: Panduan Solusi Berbasis Drone

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Supplier dan distributor sparepart Komatsu
Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat
Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act
Trail in Cuan: Aktivitas Seru neobank untuk Pelari Kalcer di VOTCHA 2026
Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini
Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 14:02

Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act

Kamis, 24 September 2026 - 12:02

Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Berita Terbaru

Teknologi

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02

Teknologi

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02