48% KETERLAMBATAN TUMBUH KEMBANG ANAK TERDETEKSI TERLAMBAT: BEE GENIUS DEVELOPMENT CENTER HADIR DI ALAM SUTERA - Koran Mandalika

48% KETERLAMBATAN TUMBUH KEMBANG ANAK TERDETEKSI TERLAMBAT: BEE GENIUS DEVELOPMENT CENTER HADIR DI ALAM SUTERA

Jumat, 21 Maret 2025 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, 21 Maret 2025 – Studi terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: 48% kasus keterlambatan perkembangan anak di Indonesia baru terdeteksi setelah melewati masa emas intervensi. Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 5-10% anak Indonesia mengalami keterlambatan perkembangan. Fakta ini menjadi latar belakang utama dibukanya Bee Genius Development Center di kawasan strategis Alam Sutera, Tangerang Selatan per 24 Februari 2025.

Pernahkah Anda bertanya: “Mengapa anak saya berusia 3 tahun tapi belum lancar bicara?” atau “Kenapa anak saya sangat sensitif terhadap suara dan tekstur tertentu?” Jika ya, Anda tidak sendiri. Sebanyak 63% orang tua mengalami kebingungan serupa, yang sering berakhir dengan diagnosis terlambat atau bahkan tidak tepat. Padahal, penanganan dini terbukti meningkatkan keberhasilan terapi hingga 80%.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai orang tua, tak ada yang lebih menyentuh hati daripada melihat anak Anda berkembang pesat. Bayangkan momen ketika anak yang tadinya sulit berkomunikasi akhirnya mengucapkan kalimat pertamanya dengan jelas, atau anak yang dulunya cemas di lingkungan baru kini percaya diri berinteraksi dengan teman sebayanya.

Baca Juga :  Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia? Ini Negara dan Perusahaan dengan Koleksi Terbesar!

Bee Genius telah menyaksikan transformasi ini pada ratusan anak yang ditangani sejak 2023, dengan 89% orang tua melaporkan peningkatan signifikan dalam perkembangan anak mereka.

Image

“Apa yang membedakan Bee Genius adalah pendekatan holistik dan personal kami. Setiap anak memiliki peta perkembangan unik, dan tim profesional kami melibatkan orang tua sebagai mitra utama dalam proses terapi,” jelas Aretha E. Ulitua, M.Psi., Psikolog, Head of Development Center Bee Genius. “Intervensi yang efektif tidak hanya terjadi selama sesi terapi, tapi juga dalam interaksi sehari-hari di rumah.”

Bee Genius Development Center Alam Sutera menghadirkan layanan komprehensif meliputi Terapi Sensori Integrasi dengan fasilitas Sensory Integration Room khusus, Terapi Wicara, Konseling Psikologis (offline & online), Asesmen Tumbuh Kembang, serta Art Therapy. Semua layanan didukung oleh tim profesional berkualifikasi tinggi dengan sertifikasi dan STR sesuai bidang keahlian masing-masing.

Baca Juga :  Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar

Untuk merayakan pembukaan, Bee Genius menawarkan promo spesial hingga 30 April 2025:
* Voucher Cashback Rp100.000 untuk setiap pembelian layanan
* Gratis 1 Sesi Trial Terapi senilai Rp275.000 setelah mengambil paket Asesmen Tumbuh Kembang

Image

Bee Genius Development Center Alam Sutera membuka pintunya untuk konsultasi awal bagi para orang tua yang memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang anak,” kata Aretha. Ia mengajak para orang tua untuk memanfaatkan momentum pembukaan ini dengan berkunjung langsung atau menghubungi 021-5314-1188 via telepon atau WhatsApp. “Masa emas perkembangan anak sangat berharga. Kami hadir sebagai mitra keluarga untuk memastikan setiap anak berkembang optimal sesuai potensinya,” tambahnya sambil mengingatkan bahwa promo spesial pembukaan berlaku hingga 30 April 2025.

Berita Terkait

Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:01

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Berita Terbaru