80 Tahun Merdeka, CSR Hijau Jadi Wujud Patriotisme di Era Krisis Iklim - Koran Mandalika

80 Tahun Merdeka, CSR Hijau Jadi Wujud Patriotisme di Era Krisis Iklim

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 27 Agustus 2025 – Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 menjadi momentum refleksi bagi bangsa Indonesia, tidak hanya dalam menghargai perjuangan pahlawan, tetapi juga dalam menjaga bumi yang menjadi tempat berpijak. Salah satu wujud cinta tanah air yang kian relevan hari ini adalah menghijaukan Indonesia, upaya kolektif menjaga hutan, memulihkan ekosistem, dan menciptakan ruang hidup yang berkelanjutan.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, pada 2024 luas lahan berhutan Indonesia mencapai 95,5 juta hektare. Meski deforestasi netto tercatat sebesar 175,4 ribu hektare, pemerintah berhasil melakukan rehabilitasi hutan dan lahan seluas 217,9 ribu hektare. Capaian ini mencerminkan bahwa penghijauan bukan hanya jargon, melainkan langkah nyata menjaga paru-paru negeri di tengah tantangan krisis iklim.

Sejak 2020, pemerintah telah menjalankan Rencana Strategis Pengelolaan Hutan 2020–2024 yang menitikberatkan pada pengurangan deforestasi, perhutanan sosial, konservasi, dan rehabilitasi ekosistem. Program berbasis masyarakat ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar hutan, sebuah sinergi antara keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan sosial.

Selain pemerintah, sektor swasta juga menunjukkan kontribusi penting dalam gerakan penghijauan. Melalui program tanggung jawab sosial (CSR), banyak perusahaan berpartisipasi dalam penanaman pohon di berbagai daerah, mulai dari kawasan pesisir hingga perbukitan. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya menambah tutupan hijau, tetapi juga berperan dalam menahan abrasi, memulihkan ekosistem yang rusak, serta membangun ikatan sosial yang lebih kuat dengan masyarakat lokal. Di sisi lain, gerakan akar rumput yang digerakkan komunitas dan kelompok tani pun semakin menguat, menunjukkan bahwa penghijauan adalah upaya kolektif lintas sektor.

Kolaborasi penanaman mangrove dengan LindungiHutan (Foto: Tim LindungiHutan)

Menurut Ahmad David, salah satu pegiat lingkungan dari Wonorejo, Surabaya, penghijauan adalah bentuk patriotisme modern. “Cinta tanah air bukan hanya ditunjukkan lewat simbol-simbol kemerdekaan, tetapi juga melalui kolaborasi antar organisasi yang menjadi aksi nyata untuk menjaga Bumi,” ujarnya.

Tren lima tahun terakhir memperlihatkan bahwa penghijauan kini menjadi gerakan nasional yang melibatkan pemerintah, swasta, komunitas, hingga masyarakat luas. Lebih dari sekadar menjaga ekosistem, penghijauan juga berarti memulihkan ruang hidup, memperkuat solidaritas sosial, dan menjawab tantangan iklim global.

Dengan data konkret dan aksi nyata dari 2020 hingga 2025, pesan yang lahir sangat jelas bahwa menghijaukan Indonesia adalah wujud cinta tanah air yang paling relevan hari ini. Menjaga masa depan bangsa tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah atau komunitas, melainkan juga memerlukan dukungan dunia usaha. Melalui program tanggung jawab sosial (CSR) yang berfokus pada lingkungan, perusahaan dapat mengambil bagian dalam pemulihan ekosistem sekaligus menunjukkan bahwa cinta tanah air dapat diwujudkan lewat aksi hijau.

Baca Juga :  Masuk Top 10 SMA Berprestasi di Jawa Barat, BINUS SCHOOL Bekasi Cetak Penerima Beasiswa Garuda ke Perguruan Tinggi Terbaik

Salah satu wadah yang mempertemukan komitmen ini adalah CorporaTree dari LindungiHutan, program CSR penanaman pohon yang memungkinkan perusahaan berkontribusi langsung pada penghijauan di berbagai wilayah Indonesia. Hingga kini, LindungiHutan bersama mitra dan masyarakat telah menanam lebih dari 1 juta pohon di 30+ lokasi, menyerap puluhan ribu kilogram emisi karbon, serta melibatkan ribuan relawan. Dampaknya bukan hanya pada pemulihan lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal yang menjaga hutan.

Melalui keterlibatan perusahaan dalam CorporaTree, gerakan penghijauan dapat menjadi warisan hijau kemerdekaan, termasuk menjaga Bumi, memperkuat solidaritas, dan mewariskan ruang hidup yang lestari untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah
19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko
PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar
RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:02

Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Berita Terbaru