9,9 Juta Gen Z Nganggur, Tapi Gen-Z Di Blacklist dari Interview - Koran Mandalika

9,9 Juta Gen Z Nganggur, Tapi Gen-Z Di Blacklist dari Interview

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernah dengar cerita tentang owner bisnis yang trauma karena hiring tim Gen Z, tapi baru 2-3 hari malah keluar dan bikin masalah? 

Padahal, harapan owner, ketika nambah karyawan, artinya bisa membantu kerjaan supaya mudah tercapai goalnya.

Tapi, yang terjadi, mayoritas pengusaha merasa bahwa kalangan Gen Z yang masuk ke perusahaan mereka membawa dampak negatif dan merugikan bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faktanya, baik Gen Z, Milenial, maupun Baby Boomers, tidak bisa semata menyalahkan generasi. 

Mengutip dari Tweet @ribonk: “Gen Z lemah ngadepi jam kerja nggak manusiawi, Boomers lemah ngadepin otentifikasi digital dan simplifikasi proses, Milenial lemah ngadepin temen kantor yang lagi ada masalah sama pasangannya. Kita semua lemah, yang kuat cuma rezim.”

Kondisi Gen Z di Indonesia

Di Indonesia, Gen Z menghadapi berbagai tantangan di pasar kerja.

doc. CNN Indonesia

Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka pada kelompok usia 15-24 tahun mencapai 16,28% pada Agustus 2023. Ini merupakan salah satu yang tertinggi di antara kelompok usia lainnya. 

Sebuah studi dari Deloitte menunjukkan bahwa hampir 50% dari Gen Z di seluruh dunia khawatir tentang keamanan pekerjaan mereka dan merasa stres karena ketidakpastian ekonomi yang dihadapi saat ini. 

Dalam konteks Indonesia, tantangan ini diperparah oleh ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dan kebutuhan pasar kerja, serta rendahnya kualitas pendidikan di beberapa wilayah 

Baca Juga :  Nasib Bitcoin Pasca Dua Bulan Halving dan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

Faktor yang Membuat Gen Z Dianggap Problematik

Beberapa faktor kenapa Gen Z sering dianggap ‘problematik’ di tempat kerja antara lain:

1. Oknum sudah di hire, baru 3-7 hari keluar nggak pamit

doc. Google

2. Oknum banyak yang memalsukan CV kerja, padahal nggak punya skill.

3. Oknum gede gengsi, mau gaji gede perusahaan bagus, tapi nggak bisa kerja.

4. Oknum lemah mental, sukanya kerja rebahan gaji jutaan.

5. Oknum dianggap nggak punya etika kerja ke ‘senior’.

6. Oknum dicap doyan berhutang tapi tidak mau bayar hutang.

Realitas yang Harus Dihadapi

Nggak sedikit owner dan HR yang dibikin trauma sama kelakuan oknum Gen Z. Tapi, mau di-blacklist pun, zaman terus berubah. Mau nggak mau, kita akan masuk eranya mayoritas pekerja adalah Gen Z. 

Menurut data dari Pew Research Center, Gen Z akan mendominasi angkatan kerja pada tahun 2030, membawa dinamika baru dalam dunia kerja yang lebih digital dan fleksibel 

Solusi Menghadapi Gen Z di Tempat Kerja

Kalau sudah terlanjur kerja bareng Gen Z problematik gimana dong? 

Setiap generasi punya pola managing sendiri, termasuk Gen Z dan Milenial. Kalau merasa mereka bermasalah, lakukan 3 hal ini:

1. Cek kondisi dan situasi kerja internal 

Jangan-jangan perusahaanmu nggak manusiawi? 

Studi dari Harvard Business Review menemukan bahwa lingkungan kerja yang mendukung dan sehat dapat meningkatkan produktivitas karyawan hingga 50% dan mengurangi turnover rate secara signifikan 

Baca Juga :  AKG Entertainment Siap Menggelar Turnamen Master Ball League Pokémon Game Kartu Koleksi Akhir Pekan Ini

2. Jangan rekrut tim dengan cara biasa dan waras. 

doc. Google

Sebuah studi dari McKinsey menyebutkan bahwa metode rekrutmen tradisional sering kali tidak efektif untuk menarik dan mempertahankan talenta dari generasi muda yang lebih mengutamakan fleksibilitas dan kesempatan pengembangan diri 

3. Belajar Managing Milenial and Gen Z di Sekolah HRD Gila. 

Sekolah ini menawarkan program yang dirancang untuk membantu para manajer dan pemilik bisnis memahami dan mengelola karyawan Gen Z dengan lebih baik.

Perlu Cara Tidak Biasa untuk Managing Gen Z

Kalau cara waras nggak mempan buat mengatasi kegilaan tim, berarti kamu butuh Cara Gila Membangun Superteam.

Kabar baiknya, ada formula managing yang sudah dipakai perusahaan-perusahaan besar dunia dan terbukti bisa menjadi “counter” bagi Gen Z dan Milenial di kantor. 

doc. Sekolah HRD Gila Bisnishack

Formula ini sudah didesain menyesuaikan kultur dan karakter karyawan di Indonesia. Strategi ini juga yang sudah dipakai ribuan alumni Bisnishack untuk mengelola puluhan ribu karyawan mereka.

Sekarang, formula ini bisa Anda pelajari dan praktikkan langsung dengan cara mengikuti Sekolah HRD Gila bersama Satia Pradana.

Satia Pradana adalah salah satu pengusaha ternama dari DI. Yogyakarta yang terkenal karena terobosan dan ide-ide gilanya dalam membangun puluhan bisnis dan berhasil.

Sekolah HRD Gila Satia Padana x Bisnishack

Yukk atasi masalah tim problematik dengan cara nggak biasa di Sekolah HRD Gila. Informasi dan pendaftaran hubungi Reny Violeta:  wa.me/6281392077733
renybisnishack@gmail.com

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru