Menjelang Tahun Baru 2025, Bitcoin Belum Stabil dan Mengalami Penurunan - Koran Mandalika

Menjelang Tahun Baru 2025, Bitcoin Belum Stabil dan Mengalami Penurunan

Selasa, 31 Desember 2024 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin dan aset kripto teratas lainnya menunjukkan pergerakan yang seragam pada Selasa (31/12). Mayoritas aset kripto terkemuka kembali berada di zona merah, menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut. Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC), masih mengalami tekanan jual yang signifikan. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun sebesar 1,17 persen, menambah kekhawatiran di kalangan investor. 

Tidak hanya dalam jangka pendek, Bitcoin juga mencatatkan penurunan yang lebih besar dalam sepekan terakhir, yaitu sebesar 2,41%. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih negatif terhadap aset kripto utama menjelang akhir tahun 2024. Banyak analis mengaitkan penurunan ini dengan berbagai faktor, termasuk ketidakpastian regulasi dan fluktuasi pasar global yang mempengaruhi keseluruhan ekosistem kripto. Kondisi ini membuat investor berhati-hati dan memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum melakukan langkah signifikan di pasar kripto.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 92.475 per koin, yang setara dengan Rp 1,49 miliar, dengan asumsi kurs Rp 16.185 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ethereum (ETH) menunjukkan penguatan yang terbatas. Dalam 24 jam terakhir, ETH naik tipis sebesar 0,21 persen. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir, ETH masih mengalami penurunan sebesar 1,89 persen. Saat ini, harga ETH berada di level Rp 54,4 juta per koin, mencerminkan fluktuasi yang cukup signifikan dalam pasar kripto. Kripto berikutnya, Binance Coin (BNB), berhasil mencatatkan penguatan. Dalam 24 jam terakhir, BNB mengalami kenaikan sebesar 1,04% dan dalam sepekan terakhir naik sebesar 1,33%. Kenaikan ini membuat BNB diperdagangkan pada harga Rp 11,3 juta per koin. Selanjutnya, Cardano (ADA) kembali menunjukkan penguatan dan berada di zona hijau. ADA mengalami kenaikan tipis sebesar 0,21% dalam sehari terakhir. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir, ADA masih mencatatkan penurunan sebesar 7,41%. Saat ini, harga ADA berada di level Rp 13.890 per koin, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto.

Baca Juga :  Pulau Pramuka Jadi Lokasi Kerja Sama LindungiHutan dan Smiling Coral Indonesia

Solana (SOL) kembali menunjukkan penguatan di pasar kripto. Dalam sehari terakhir, SOL mengalami kenaikan sebesar 0,54%, sementara dalam sepekan terakhir, kenaikannya tercatat sebesar 0,03%. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 3,09 juta per koin, mencerminkan daya tariknya yang masih kuat di antara para investor. Di sisi lain, XRP masih berada di zona merah. Dalam 24 jam terakhir, XRP terkoreksi sebesar 1,64% dan mengalami penurunan yang lebih tajam sebesar 9,00% dalam sepekan terakhir. Akibatnya, XRP kini diperdagangkan seharga Rp 33.387 per koin, menunjukkan tantangan yang dihadapinya di pasar kripto.

Koin meme Dogecoin (DOGE) juga masih melemah. Dalam satu hari terakhir, DOGE mengalami penurunan sebesar 0,30% dan dalam sepekan terakhir turun sebesar 3,34%. Penurunan ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 5.074 per token, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto. Stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) juga mengalami koreksi pada hari ini, masing-masing turun sebesar 0,01%. Meskipun demikian, harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00, yang menunjukkan stabilitas mereka di tengah fluktuasi pasar yang sedang berlangsung. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,24 triliun atau setara dengan Rp 52.512 triliun. Angka ini menunjukkan pelemahan sekitar 0,41 persen dalam sehari terakhir, mencerminkan sentimen pasar yang sedang menurun dan ketidakpastian yang masih melanda sektor aset digital ini.

Baca Juga :  Bagaimana Cara MiiTel Mendukung Kualitas Call Center Perusahaan? Ini 5 Rahasianya!

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, saham amerika serikat, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner
Perjanjian Tanpa Meterai Tetap Sah, Tapi Ada Konsekuensinya
Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah
Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas
Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027
KAI Logistik Kembangkan Green Freight Service, Dorong Pertumbuhan Angkutan Kereta Api Kontainer dan Dekarbonisasi Rantai Pasok
Mahasiswa Fashion Program BINUS UNIVERSITY Tampil di Jakarta Fashion Week 2027, Padukan Beskap Jawa dengan Gaya Barat
Solusi Holistik Tumbuh Kembang Anak: Mengatasi Speech Delay, ADHD, dan Autisme Bersama Dr. (HC) M. Yunny Raharja

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Perjanjian Tanpa Meterai Tetap Sah, Tapi Ada Konsekuensinya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02

Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:02

Mahasiswa Fashion Program BINUS UNIVERSITY Tampil di Jakarta Fashion Week 2027, Padukan Beskap Jawa dengan Gaya Barat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23

Solusi Holistik Tumbuh Kembang Anak: Mengatasi Speech Delay, ADHD, dan Autisme Bersama Dr. (HC) M. Yunny Raharja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Pelindo Multi Terminal Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Program Jamur Berdaya HUB

Berita Terbaru