Inilah Alasannya XRP Layak Masuk Watchlist Kripto Anda di 2025 - Koran Mandalika

Inilah Alasannya XRP Layak Masuk Watchlist Kripto Anda di 2025

Jumat, 10 Januari 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

XRP kembali menjadi sorotan dunia kripto setelah diprediksi memiliki potensi besar di tahun 2025. Dalam sebuah segmen di FOX Business, David Stryzewski, CEO Sound Planning Group, menyebutkan bahwa XRP bisa menjadi aset yang patut dipertimbangkan oleh investor kripto. 

Dengan perannya yang semakin penting dalam sistem pembayaran global dan didukung oleh inovasi Ripple, XRP diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, bahkan di tengah dominasi Bitcoin yang terus melampaui harga $100.000 (sekitar Rp1,6 miliar).

Potensi XRP dalam Sistem Pembayaran Internasional

Keunggulan utama XRP terletak pada kemampuannya menyediakan solusi pembayaran berbasis blockchain yang cepat, efisien, dan hemat biaya. Stryzewski menjelaskan bahwa meskipun XRP pernah menghadapi tantangan berat akibat gugatan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), situasi kini telah berubah drastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kemenangan hukum Ripple vs SEC, posisi XRP semakin strategis untuk menjadi komponen penting dalam ekosistem pembayaran global. Ripple, perusahaan yang mendukung XRP, terus berinovasi, termasuk meluncurkan stablecoin RLUSD. Inovasi ini semakin memperkuat relevansi XRP di pasar aset digital dan meningkatkan daya tariknya bagi institusi keuangan besar di seluruh dunia.

Baca Juga :  Pembiayaan Mobil Bekas Jadi Motor Pertumbuhan, BRI Finance Catat Kenaikan 169,34 Persen

Kemenangan Hukum Ripple dan Optimisme Pasar

Salah satu faktor utama yang menggerakkan momentum positif XRP adalah kemenangan hukum Ripple terhadap SEC. Keputusan ini membawa kejelasan regulasi yang sangat dibutuhkan investor, sekaligus menghapus ketidakpastian yang telah lama menghambat pertumbuhan XRP.

Harga XRP, yang kini diperdagangkan di sekitar $2,43 (sekitar Rp39.000), mencerminkan lonjakan kepercayaan pasar. Sebelumnya, harga XRP sempat stagnan di angka $0,50 (sekitar Rp8.000) selama ketidakpastian regulasi berlangsung. Dengan regulasi yang lebih jelas dan teknologi blockchain Ripple yang terus berkembang, XRP diperkirakan akan memainkan peran penting dalam sistem pembayaran digital global.

Saran Stryzewski untuk Investor: Tetap Waspada

Meskipun optimisme terhadap XRP meningkat, David Stryzewski mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati. Aset kripto seperti XRP dikenal memiliki volatilitas harga yang tinggi, sehingga investasi dalam jangka pendek tetap berisiko.

Baca Juga :  Peringati Hari Buruh Nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VI Berikan Apresiasi kepada Pekerja di Kota Langsa

Stryzewski menyarankan agar investor hanya mengalokasikan dana yang siap hilang, seraya mengingatkan bahwa investasi kripto harus dianggap seperti pengeluaran untuk liburan—bisa menghasilkan keuntungan besar atau kerugian total. Untuk hasil yang optimal, investor disarankan memahami risiko yang terlibat dan bersabar untuk meraih potensi keuntungan dalam 3 hingga 5 tahun mendatang.

Kesimpulan

Dengan posisinya yang semakin kuat di sistem pembayaran global, inovasi dari Ripple, dan dukungan pasar yang terus meningkat, XRP memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu koin paling relevan di tahun 2025. Namun, seperti investasi kripto lainnya, investor perlu melangkah dengan hati-hati dan bijak.

Jika tertarik untuk memanfaatkan peluang XRP, pastikan menggunakan platform trading crypto terpercaya seperti Bittime, yang menawarkan keamanan tinggi dan fitur terbaik untuk berinvestasi di dunia kripto. Jadikan momentum ini sebagai langkah strategis untuk memperluas portofolio crypto Anda!

Berita Terkait

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta
Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?
Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta
Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026
Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini
Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case
Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Selasa, 22 September 2026 - 13:02

Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 13:02

Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

Selasa, 22 September 2026 - 12:02

Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case

Selasa, 22 September 2026 - 12:02

Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park

Selasa, 22 September 2026 - 12:02

Telkom AI Connect Papua Dorong Anak Muda Eksplorasi AI dalam Dunia Fotografi

Berita Terbaru

Teknologi

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:02