Kini, LindungiHutan Punya Layanan Impact Report untuk Ukur Dampak Hijau - Koran Mandalika

Kini, LindungiHutan Punya Layanan Impact Report untuk Ukur Dampak Hijau

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberlanjutan menjadi perhatian bagi perusahaan di Indonesia. Penerapan keberlanjutan memainkan peran penting untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan.

Lantas, bagaimana perusahaan dapat membuktikan bahwa kegiatan mereka benar efektif dan berdampak?

Impact Report atau laporan dampak menjadi sebuah solusi pelaporan dampak sosial dan lingkungan yang dirancang untuk membantu mitra korporat menyusun laporan yang transparan, akurat, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pentingnya Impact Report

Laporan dampak tidak hanya menjadi alat pelaporan biasa, tetapi juga merupakan cara bagi perusahaan untuk memperlihatkan komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan keberlanjutan. Laporan ini menyajikan data yang terukur dari program yang telah dilakukan. 

Seperti contoh kegiatan penanaman pohon yang mencakup data jumlah pohon yang ditanam, jenis tanaman, lokasi penanaman, serta kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon. Selain itu juga mendukung perusahaan dalam membangun hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan. 

Impact Report dari LindungiHutan

LindungiHutan memperkenalkan layanan Impact Report, sebagai alat pelaporan untuk menyampaikan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.  Melalui layanan ini, dapat membantu perusahaan menyusun laporan dampak yang komprehensif, khususnya dari aktivitas penanaman pohon, guna mendukung visi keberlanjutan perusahaan.

Baca Juga :  Startup Lokal Videfly Luncurkan Fitur AI untuk Produksi Video Instan

Menurut Alma Cantika Aristia, Product Manager LindungiHutan, “Impact Report LindungiHutan adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas kami dalam mengukur dampak positif dari setiap program penanaman pohon dan restorasi lingkungan yang telah dilakukan. Laporan ini menunjukkan kontribusi nyata terhadap pelestarian alam, sekaligus memberikan kepercayaan kepada para donatur, mitra, dan masyarakat bahwa aksi mereka memiliki dampak yang terukur dan berkelanjutan ”

Beberapa poin dalam laporan dampak dari LindungiHutan, antara lain:

1. Laporan Penanaman

Laporan yang mendokumentasikan detail kegiatan penanaman pohon mulai dari jumlah, jenis, lokasi, hingga partisipasi pihak-pihak yang terlibat. Dengan laporan ini kegiatan penghijauan dapat dipantau dengan transparan, sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab dalam menjalankan program lingkungan.

Baca Juga :  Krakatau Steel dan Menko Infrawil, AHY Meresmikan Jalur Logistik Multimoda Cilegon

2. Pemetaan Pemangku Kepentingan

Pemetaan ini untuk mengenali dan menganalisis berbagai pihak yang memiliki keterkaitan atau kepentingan dalam suatu proyek. Bertujuan memahami peran dan pengaruh masing-masing pihak sehingga kolaborasi dapat berjalan dengan lebih efektif.

3. Penyesuaian Dampak terhadap SDGs

Pendekatan yang bertujuan untuk memastikan kegiatan atau proyek sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hal ini membantu perusahaan berperan aktif dalam mendukung pencapaian target keberlanjutan global.

4. Penilaian Jasa Lingkungan

Penilaian manfaat ekonomi dari sebuah proyek lingkungan, seperti menghitung nilai yang dihasilkan dari ekosistem yang pulih atau keuntungan finansial jangka panjang dari upaya konservasi.

5. Penghitungan SROI

Pengukuran dampak sosial dan lingkungan suatu proyek dari nilai rupiah yang diinvestasikan. Melalui pendekatan ini, perusahaan dapat memahami seberapa besar manfaat sosial dan lingkungan yang tercipta.

Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan ini, kunjungi laman LindungiHutan https://lindungihutan.com/corporatree.

Berita Terkait

ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis
Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS
Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital
Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya
HASHIM DORONG PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANGKAP KARBON DI PABRIK
KAI Logistik Catat Kinerja 6,2 Juta Ton pada Triwulan III 2026, Tertinggi Sepanjang Tahun
IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian
Risiko Menggunakan Sparepart Komatsu Non-Original dan Cara Mendapatkan Part Asli Bergaransi melalui UT Connect

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

HASHIM DORONG PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANGKAP KARBON DI PABRIK

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:02

Risiko Menggunakan Sparepart Komatsu Non-Original dan Cara Mendapatkan Part Asli Bergaransi melalui UT Connect

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:02

Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha, BRI Insurance Jalin Kerja Sama Strategis dengan KADIN Indonesia

Berita Terbaru