KAI dan DJKA Perkenalkan Gapeka 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Antarwilayah - Koran Mandalika

KAI dan DJKA Perkenalkan Gapeka 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Antarwilayah

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DJKA dan KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan transportasi kereta api di Indonesia melalui pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Melalui berbagai peningkatan, Gapeka 2025 bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memberikan layanan transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat.

“Dalam Gapeka 2025, KAI melakukan peningkatan kecepatan operasional di 25 lintas Jawa dan 19 lintas Sumatera. Melalui peningkatan prasarana hingga 120 km/jam serta penggunaan sarana terbaru yang jauh lebih andal, kecepatan operasional kereta semakin optimal. Dampak dari peningkatan ini adalah pengurangan waktu perjalanan secara keseluruhan sehingga memungkinkan pelanggan kereta api tiba lebih cepat di tujuan,” ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Sejalan dengan meningkatnya permintaan layanan transportasi, KAI menambah jumlah perjalanan kereta api sebanyak 8% hingga 17% dibandingkan realisasi eksisting. Kapasitas angkut juga meningkat sebanyak 14% hingga 21%. Beberapa kereta api yang mendapatkan peningkatan frekuensi perjalanan antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. KA Argo Merbabu: Dari 2 KA menjadi 6 KA

2. KA Taksaka: Dari 4 KA menjadi 6 KA

3. KA Purwojaya: Dari 2 KA menjadi 6 KA

4. KA Sawunggalih: Dari 4 KA menjadi 6 KA

5. KA Tawang Jaya Premium: Dari 2 KA menjadi 3 KA

6. KA Menoreh: Dari 2 KA menjadi 3 KA

7. KA Harina: Dari 2 KA menjadi 4 KA

8. KA Pangrango: Dari 6 KA menjadi 8 KA

Sebagai bagian dari inovasi layanan, KAI melakukan optimalisasi serta perubahan rute pada beberapa kereta api untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Beberapa perubahan yang dilakukan meliputi:

1. KA Argo Cheribon: Dialihkan menjadi KA Gunungjati dan Cakrabuana.

2. KA Kutojaya Utara: Dialihkan menjadi KA Madiun Jaya.

Baca Juga :  Maxy Academy dan FSRD ISI Denpasar Jalin Kerjasama Strategis untuk Pengembangan Karir Digital Mahasiswa

3. KA Argo Parahyangan: Mengalami perubahan nama menjadi KA Parahyangan dengan penambahan stasiun perhentian.

4. KA Argo Bromo Anggrek: Tidak berhenti di Stasiun Bojonegoro & Pekalongan sehingga perjalanan jauh lebih cepat.

5. KA Argo Wilis: Tidak berhenti di Stasiun Ciamis sehingga perjalanan lebih cepat.

6. KA Pandawangi: Penambahan perhentian di Stasiun Bekasi.

Pada Gapeka 2025 KA penumpang baru juga turut hadir seperti:

1. KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasarsenen (PP), Kelas Eksekutif dan Ekonomi.

2. KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi – Solo Balapan – Cilacap (PP), Kelas Eksekutif dan Bisnis.

3. KA Cakrabuana relasi Gambir – Cirebon – Purwokerto (PP), Kelas Eksekutif dan Ekonomi.

4. KA Ijen Ekspres relasi Ketapang – Malang (PP), Kelas Eksekutif dan Ekonomi.

5. KA Gunung Jati relasi Gambir – Cirebon – Semarang Tawang Bank Jateng (PP), Kelas Eksekutif dan Ekonomi.

Tidak hanya dari angkutan penumpang, KAI juga meningkatkan kapasitas angkutan barang dengan menambah:

1. 6 KA Reguler Batubara PT BA menjadi 24 Baratahan dan 16 Barapati.

2. 3 KA Reguler Batubara Swasta (1 Simpang Muara dan 2 Bara Serdang).

Didiek mengatakan bahwa peningkatan layanan dalam Gapeka 2025 merupakan wujud komitmen pemerintah dan perusahaan dalam menyediakan transportasi yang andal, efisien, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui peningkatan kecepatan, penambahan jalur, reaktivasi stasiun, serta optimalisasi pola operasi, kami berharap layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Peningkatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan konektivitas nasional,” tutup Didiek.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal pada kesempatan yang sama mengatakan perubahan Gapeka 2025 diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta mendorong roda perekonomian masyarakat. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) berperan aktif dalam pembangunan prasarana perkeretaapian melalui penambahan beberapa jalur baru serta melakukan reaktivasi stasiun. Beberapa langkah strategis yang diambil dalam Gapeka 2025 antara lain penambahan layanan Stasiun Baru Pondok Rajeg yang akan melayani pelanggan di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Baca Juga :  Menteri PU Sampaikan Duka Cita Atas Banjir dan Longsor di Cilacap

Selain itu, DJKA juga melakukan reaktivasi jalur dan optimalisasi pola operasi guna meningkatkan kapasitas angkut serta efisiensi perjalanan. Peningkatan sistem persinyalan mekanik ke elektrik telah berhasil dilakukan pada lintas Haurpugur-Cicalengka, Prabumulih-Simpang dan Stasiun Kramasan guna meningkatkan keselamatan operasional.

“Dalam Gapeka 2025, peningkatan dari jalur tunggal menjadi jalur ganda juga dihadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan konektivitas, seperti Bogor-Cicurug, Kiaracondong-Gedebage, Haurpugur-Cicalengka, Solo Balapan-Kalioso, Mojokerto-Sepanjang, dan Muaraenim-Muaralawai. Tak hanya itu, DJKA juga menambahkan lintas baru, yakni Rantauprapat Baru-Pondok S5, Semarang Tawang – Tanjungmas, Kreunggeukueh – Muara Satu serta Bingei-Beitang. Dengan penambahan jalur ini, diharapkan layanan kereta api semakin luas jangkauannya dan semakin mendukung mobilitas serta perekonomian masyarakat,” ungkap Risal Wasal.

Dengan penerapan Gapeka 2025, DJKA dan KAI menegaskan keseriusan dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Berbagai peningkatan yang dilakukan tidak hanya berdampak pada efisiensi perjalanan, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan dalam Gapeka 2025, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau melalui media sosial @KAI121

Berita Terkait

Hari Kartini 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Apresiasi Peran Tangguh Perempuan dan Dukung Kepemimpinan Inklusif
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech
Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar
Pabrik Maklon Skincare & Kosmetik Terbaik 2026: Efba Kosmetindo Hadirkan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi.
KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading
Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:00

Hari Kartini 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Apresiasi Peran Tangguh Perempuan dan Dukung Kepemimpinan Inklusif

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Pabrik Maklon Skincare & Kosmetik Terbaik 2026: Efba Kosmetindo Hadirkan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi.

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 22 April 2026 - 11:00

Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading

Rabu, 22 April 2026 - 10:00

Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

Rabu, 22 April 2026 - 10:00

Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa

Berita Terbaru