XRP Makin Kuat, Tak Lagi Bergantung pada Bitcoin: Apakah Harga Akan Naik Tajam? - Koran Mandalika

XRP Makin Kuat, Tak Lagi Bergantung pada Bitcoin: Apakah Harga Akan Naik Tajam?

Sabtu, 15 Februari 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga XRP terus menunjukkan penguatan terhadap Bitcoin dalam beberapa hari terakhir. Hal ini bisa menjadi tanda adanya perubahan dalam pola pergerakan pasar crypto. Saat artikel ini ditulis (13/02), XRP dalam pasangan BTC naik ke 0.0000255 BTC, mengindikasikan momentum positif bagi altcoin ini.

Sejak mencapai titik terendah 0.00002345 BTC pada 7 Februari, XRP terus mengalami kenaikan terhadap Bitcoin. Dalam tujuh hari terakhir, XRP mencatat enam hari berturut-turut dengan kenaikan harga, termasuk empat hari berturut-turut sejak 9 Februari.

Sementara pasar crypto secara keseluruhan masih mengalami stagnasi, jaringan XRP justru semakin berkembang, menunjukkan bahwa aset ini memiliki momentum tersendiri yang tidak lagi bergantung pada Bitcoin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaringan XRP Terus Berkembang, Bitcoin Mengalami Penurunan Aktivitas

Data dari platform analisis blockchain Santiment menunjukkan bahwa XRP dan Ethereum mengalami peningkatan jumlah dompet aktif, sementara Bitcoin justru mengalami penurunan aktivitas.

Dalam tiga minggu terakhir, Bitcoin kehilangan sekitar 277.240 dompet non-kosong, yang menunjukkan bahwa aktivitas pengguna ritel semakin berkurang. Sebaliknya, jumlah dompet XRP terus bertambah, menandakan semakin banyaknya orang yang bertransaksi dengan XRP.

Menurut data dari XRPL Services, platform eksplorasi blockchain XRP, jumlah akun yang terdaftar di XRP Ledger kini telah melampaui 6,1 juta akun, dengan total 62,54 miliar XRP tersimpan. Saat ini, ada sekitar 3.503 akun tanpa saldo di jaringan tersebut.

Baca Juga :  Trading Lebih Cerdas dengan Bot Crypto: Panduan untuk Pemula

Bisakah Harga XRP Melonjak ke $15?

Seorang analis crypto bernama Ali memprediksi bahwa harga XRP bisa mengalami lonjakan besar jika pola segitiga simetris (symmetrical triangle pattern) pada grafiknya berhasil terkonfirmasi.

Dalam unggahannya di X, Ali menyatakan bahwa jika pola ini benar-benar valid, XRP bisa naik hingga $15 dalam jangka panjang.

Saat artikel ini ditulis, XRP mengalami kenaikan 0,81% ke $2,44, meskipun pasar crypto masih cenderung sepi.

Sejak 4 Februari, XRP diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan harian 50 (daily moving average 50) di $2,63. Meski begitu, bulls masih berhasil mempertahankan harga di atas $2,26, menciptakan zona konsolidasi antara $2,26 dan $2,54.

Jika harga turun di bawah $2,26, hal ini bisa menjadi tanda bahwa bearish mulai mengendalikan pasar, yang dapat membuat kurs XRP turun lebih jauh ke support utama di $1,90. Sebaliknya, jika harga menembus dan bertahan di atas daily SMA 50, ini bisa menjadi sinyal bahwa bulls telah mengambil alih kendali, membuka peluang kenaikan lebih lanjut ke $2,91, yang kemungkinan akan menjadi titik di mana bears mencoba menahan kenaikan harga.

Kesimpulan

XRP menunjukkan bahwa aset ini tidak lagi bergantung pada Bitcoin dengan jaringan yang terus berkembang dan jumlah dompet yang semakin meningkat. Sementara Bitcoin mengalami penurunan aktivitas, XRP justru menarik lebih banyak pengguna baru, yang dapat menjadi pertanda positif bagi masa depan aset ini.

Baca Juga :  Kolaborasi AI dan Kripto: Webus Akan Investasi USD $300 Juta di XRP

Jika pola teknikal yang diidentifikasi analis benar, XRP bisa mengalami lonjakan signifikan hingga $15 dalam jangka panjang. Namun, untuk jangka pendek, XRP masih harus melewati level resistance utama di $2,63 untuk memastikan tren bullish tetap berlanjut.

Bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum ini, Bittime adalah pilihan terbaik untuk membeli XRP dan aset kripto lainnya dengan aman dan mudah. Sebagai aplikasi investasi kripto di Indonesia, Bittime menyediakan transaksi yang cepat dan aman, cocok untuk investor pemula maupun profesional.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

KAI Bandara Raih Top Digital Corporate Brand Award 2026
Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 361 Ribu Kursi di Sumatera Utara
Pilihan Program S2 Kelas Karyawan Cocok Untuk Pekerja Profesional
Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID
Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence
Topotels Hadirkan Struktur Corporate Baru Dorong Transformasi Hospitality Indonesia
Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026
PTPP Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8% YoY

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:15

‎Gubernur Iqbal Ganti Plh Sekda NTB, Ada Apa?

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:57

‎NTB di Posisi 12 Provinsi Termiskin, Gubernur Iqbal: Kurangnya Orkestrasi dalam Bekerja

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:17

‎86 UMKM Kantongi NIE, BBPOM Mataram Pastikan Produk Obat dan Makanan Aman

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:11

‎Pemprov NTB Sampaikan Laporan Kondisi PMI dan Jemaah Umrah di Tengah Konflik

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:21

‎Respons Kemenhaj NTB di Tengah Panas Perang Israel Vs Iran: Persiapan Haji Aman

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:09

‎Cuaca Buruk, Dinkes NTB Beberkan Tips Tubuh Sehat saat Berpuasa

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08

‎Lentera Ramadan, Program Baru Pemprov NTB Perkuat Syiar Islam

Senin, 2 Maret 2026 - 21:03

‎Timur Tengah Memanas, Gubernur NTB Lakukan Koordinasi dengan Sejumlah KBRI

Berita Terbaru

Teknologi

KAI Bandara Raih Top Digital Corporate Brand Award 2026

Sabtu, 7 Mar 2026 - 16:46