Harga ETH Merosot 10%, Apakah Ini Saat yang Tepat untuk Masuk Pasar? - Koran Mandalika

Harga ETH Merosot 10%, Apakah Ini Saat yang Tepat untuk Masuk Pasar?

Selasa, 25 Februari 2025 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan besar di pasar kripto, turun lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir dan kini berada di bawah level psikologis $2.500. 

Penurunan ini terjadi setelah ETH gagal menembus resistance di $2.850, memicu aksi jual besar-besaran yang menyeret harga lebih rendah. 

Dengan tren bearish yang masih mendominasi, pertanyaan besar muncul: apakah ini peluang emas untuk membeli Ethereum dengan harga lebih murah, atau justru awal dari penurunan yang lebih dalam?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ethereum dalam Tekanan: Apa yang Terjadi?

Ethereum mengalami pelemahan signifikan setelah gagal mempertahankan kenaikan di atas $2.850. 

Harga ETH mulai merosot dengan cepat, menembus level support penting di $2.720 dan $2.650, yang sebelumnya menjadi batas pertahanan kuat bagi para investor. 

Anjloknya harga ini juga dipengaruhi oleh sentimen negatif yang melanda pasar kripto secara keseluruhan, dengan Bitcoin yang juga mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini, ETH diperdagangkan di bawah $2.600 dan berada di bawah 100-hourly Simple Moving Average (SMA), menandakan bahwa tekanan jual masih kuat. Indikator teknikal juga menunjukkan pola bearish, dengan terbentuknya garis tren menurun di sekitar $2.600 yang kini menjadi level resistance utama. 

Baca Juga :  PTPP Wujudkan Peningkatan Konektivitas Jalan Tol Melalui Proyek Strategis Pelebaran Tol Tangerang–Merak

Jika harga gagal menembus level ini, Ethereum bisa terus terjebak dalam tren turun dalam waktu dekat.

Apakah Ethereum Bisa Pulih?

Secara teknikal, ada beberapa skenario yang bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Jika Ethereum mampu menembus resistance di $2.600 dan bertahan di atasnya, ini bisa menjadi sinyal awal pemulihan. 

Level resistance berikutnya berada di $2.650, yang juga bertepatan dengan level retracement Fibonacci 50% dari pergerakan turun terbaru. Jika berhasil melewati $2.750, Ethereum bisa kembali menguji level $2.850 dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Namun, jika Ethereum gagal bangkit di atas $2.600, harga bisa mengalami tekanan lebih lanjut. Support utama saat ini berada di $2.450, dan jika level ini ditembus, nilai tukar ETH berpotensi turun lebih jauh menuju $2.320 atau bahkan $2.250. 

Dengan momentum pasar yang masih lemah, skenario bearish tetap menjadi risiko utama bagi investor.

Image

Faktor-Faktor yang Bisa Memengaruhi Pergerakan Ethereum

Selain analisis teknikal, ada beberapa faktor eksternal yang bisa menentukan apakah Ethereum akan pulih atau terus merosot. Sentimen pasar terhadap aset kripto secara umum saat ini masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral.

Baca Juga :  KAI Selenggarakan Apel Gelar Pasukan, Siapkan Operasional LRT Jabodebek di Masa Nataru 2025/2026

Selain itu, penurunan Ethereum juga dipengaruhi oleh arus keluar besar dari dana institusional yang berinvestasi di ETF kripto. Dalam beberapa minggu terakhir, terjadi penurunan partisipasi investor besar, yang semakin melemahkan kepercayaan pasar. Jika kondisi ini terus berlanjut, tekanan jual bisa bertahan lebih lama.

Namun, di sisi lain, fundamental Ethereum masih tetap kuat. Dengan perkembangan teknologi yang terus berjalan, termasuk adopsi jaringan Ethereum dalam berbagai proyek DeFi dan NFT, banyak investor jangka panjang yang masih percaya bahwa penurunan harga ini adalah koreksi sehat sebelum fase kenaikan berikutnya.

Kesimpulan

Ethereum saat ini berada di titik kritis. Jika mampu menembus level resistance penting, harga bisa mengalami pemulihan signifikan. Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, ETH berpotensi turun lebih dalam sebelum menemukan titik stabilnya.

Bagi investor jangka panjang, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk membeli Ethereum dengan harga lebih murah sebelum pasar pulih. Jika kamu ingin mulai berinvestasi atau menambah kepemilikan ETH, Bittime adalah platform yang tepat untuk membeli Ethereum dengan mudah dan aman. 

Dengan ekosistem yang terpercaya, kamu bisa memanfaatkan momentum ini untuk berinvestasi secara optimal. Pantau pergerakan market crypto dengan bijak dan ambil keputusan terbaik untuk investasi kriptomu.

Berita Terkait

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:09

Puluhan Siswa di Loteng Keracunan Akibat Susu MBG Tak Layak Konsumsi

Senin, 2 Februari 2026 - 19:48

Abdi: Sumpah Ketua Pengadilan Agama Praya Saat Didemo Ciderai Wibawa Lembaga Peradilan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:03

Tim KKN Unram Desa Mangkung Dorong Kemandirian Produksi Pupuk Organik

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:10

‎Komitmen Daerah Diganjar Apresiasi, Pemkab Loteng Raih UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 09:21

Wabup Nursiah Pastikan Layanan Ambulans Jenazah Gratis di RSUD Praya

Senin, 26 Januari 2026 - 07:43

‎Mayat Laki-Laki Ditemukan: Posisi Tengkurap, Pintu Kamar Kos Terkunci

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:15

‎Polisi Beberkan Kronologi Penemuan Orok Bayi di Bypass Sengkol

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:35

Lalu Ramdan Minta PC Pemuda NW Lebarkan Sayap Organisasi Hingga Akar Rumput

Berita Terbaru