Bitcoin Melemah, Inilah Sinyal yang Menentukan Waktu Terbaik untuk Beli - Koran Mandalika

Bitcoin Melemah, Inilah Sinyal yang Menentukan Waktu Terbaik untuk Beli

Jumat, 28 Februari 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin kembali mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, bahkan mencapai level terendah dalam tiga bulan di angka $82.000. Kondisi ini memicu pertanyaan besar di kalangan investor: apakah ini waktu yang tepat untuk membeli atau masih ada kemungkinan harga turun lebih dalam? 

Berdasarkan analisis teknikal, terdapat beberapa sinyal yang bisa menjadi acuan sebelum mengambil keputusan. Simak penjelasan lengkapnya untuk mengetahui kapan momen terbaik membeli Bitcoin saat harga melemah!

Analisis Teknikal dan Tanda-Tanda Bear Market

Menurut analis crypto ternama, Ali Martinez, kondisi pasar saat ini menunjukkan adanya sinyal bearish yang cukup kuat. Berdasarkan analisis teknikal pada grafik mingguan, Bitcoin mengalami divergensi bearish pada indikator Relative Strength Index (RSI). Secara historis, pola seperti ini sering kali menjadi indikator awal dari bear market—sebuah fase di mana harga cenderung mengalami tren penurunan dalam jangka waktu yang lebih lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Divergensi bearish ini terjadi setelah harga Bitcoin sempat mengalami lonjakan mendekati $100.000 sebelum akhirnya mengalami koreksi tajam sejak Jumat lalu. Kejatuhan harga ini memunculkan kekhawatiran di kalangan investor, terutama karena faktor-faktor eksternal yang turut memperburuk sentimen pasar.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Bitcoin

Beberapa faktor utama diyakini menjadi pemicu kejatuhan harga Bitcoin hingga menyentuh $82.100 di Bitstamp, mencatatkan penurunan lebih dari $17.000 dalam kurang dari seminggu. Berikut adalah faktor-faktor yang mempercepat tekanan jual di pasar:

Baca Juga :  Vortex Merilis Permainan Interaktif di IIMS 2025 Bersama Mitsubishi Indonesia

Insiden Peretasan Terbesar di IndustriSalah satu faktor terbesar yang mengguncang pasar crypto adalah serangan siber terbesar dalam sejarah industri. Insiden ini meningkatkan ketidakpastian di kalangan investor, mengurangi kepercayaan terhadap keamanan ekosistem kripto, dan memicu aksi jual besar-besaran.

Kebijakan Ekonomi Kontroversial dari TrumpDi sisi lain, kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, menambah tekanan terhadap Bitcoin dan pasar keuangan secara umum. Beberapa kebijakan tersebut dianggap kontroversial oleh pelaku pasar dan memperburuk volatilitas yang sudah tinggi di sektor aset digital.

Kombinasi dari kedua faktor ini mempercepat laju penurunan harga Bitcoin, menyebabkan kepanikan di pasar, dan mendorong investor untuk keluar dari posisi mereka guna menghindari kerugian yang lebih besar.

Peluang Membeli atau Menunggu Lebih Lama?

Penurunan tajam seperti ini sering kali menarik perhatian investor yang mencari kesempatan untuk “buy the dip” atau membeli di harga rendah. Namun, menurut Martinez, ini mungkin belum saat yang tepat untuk masuk ke pasar.

Salah satu indikator utama yang digunakan untuk menentukan momen terbaik membeli Bitcoin adalah margin kerugian yang terealisasi (realized loss margin) di kalangan trader. Sejak tahun 2022, momen pembelian terbaik Bitcoin terjadi ketika realized loss margin mencapai -12%. Saat ini, metrik tersebut masih berada di -8,25%, yang berarti masih ada kemungkinan penurunan lebih lanjut sebelum harga mencapai titik terendahnya (bottom).

Baca Juga :  Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Dukung Peningkatan Kualitas SDM

Jika pola historis ini berulang, investor yang ingin mendapatkan peluang terbaik mungkin perlu menunggu hingga metrik tersebut menyentuh angka -12%, yang bisa terjadi dalam beberapa hari atau minggu mendatang.

Kesimpulan

Harga Bitcoin anjlok ke $82.000, tetapi data historis menunjukkan bahwa peluang terbaik untuk membeli biasanya muncul saat realized loss margin mencapai -12%, sementara saat ini masih di -8,25%. Selain itu, faktor eksternal seperti peretasan besar-besaran dan kebijakan ekonomi Trump masih menambah volatilitas pasar.

Investor disarankan untuk bersabar dan memantau indikator teknikal sebelum membeli. Untuk update analisis pasar terbaru dan strategi trading terbaik, kunjungi Bittime Blog. Jangan lewatkan juga kemudahan bertransaksi aset kripto dengan aman dan cepat hanya di aplikasi Bittime! 

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

Merdeka Internetan! MyRepublic Fiber Tebar Promo Spesial Rp17.845 untuk Koneksi Tanpa Batas
Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Momentum Bullish Masih Terjaga, Target 4.594–4.655
Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral
Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau
Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan
Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi
Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38
Angkat Budaya Betawi, BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:06

Merdeka Internetan! MyRepublic Fiber Tebar Promo Spesial Rp17.845 untuk Koneksi Tanpa Batas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:06

Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Momentum Bullish Masih Terjaga, Target 4.594–4.655

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:05

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:02

Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:02

Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

Angkat Budaya Betawi, BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

BRI BO Jatinegara Raih Juara 2 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Berita Terbaru

Teknologi

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Selasa, 25 Agu 2026 - 23:05