Euforia Mulai Redup, Apakah Memecoin Masih Layak Diburu? Ini Analisisnya - Koran Mandalika

Euforia Mulai Redup, Apakah Memecoin Masih Layak Diburu? Ini Analisisnya

Minggu, 6 April 2025 - 19:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika banyak orang mengira masa kejayaan memecoin telah berakhir, kenyataannya justru mengejutkan. Di balik penurunan harga dan sentimen yang mulai dingin, segelintir trader elit masih aktif berburu peluang dari aset paling spekulatif di pasar kripto ini.

Siapa mereka? Dan apa yang mereka lihat di balik volatilitas tinggi memecoin yang membuat investor ritel mulai menjauh? Jawabannya tidak sesederhana tren naik dan turun. Karena di balik layar, ada strategi tersembunyi dan pergerakan uang besar yang mungkin tak kamu sadari.

Memecoin Belum Mati, Tapi Tak Lagi Cocok untuk Semua Orang

Tren memecoin supercycle memang sempat menghidupkan kembali pasar yang lesu. Namun bagi smart money, ini bukan sekadar hype melainkan peluang jangka pendek yang harus disikapi dengan cepat dan penuh kalkulasi. Mereka masuk saat antusiasme pasar sedang tinggi, lalu segera keluar ketika sinyal mulai melemah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa memecoin tetap bisa menjadi ladang cuan, tapi bukan untuk sembarang orang. Dibutuhkan kepekaan terhadap pergerakan pasar dan kemampuan membaca momen dengan tepat agar bisa memaksimalkan potensi dan meminimalkan risiko.

Dari $2.000 Menjadi $43 Juta: Bukti Peluang Masih Ada

Salah satu bukti nyata bahwa memecoin masih menyimpan potensi luar biasa datang dari seorang trader yang berhasil mengubah modal awal sebesar $2.000 menjadi $43 juta hanya dari token PEPE. Meski tidak menjual di puncak harga, ia tetap mencetak keuntungan realisasi lebih dari $10 juta bahkan setelah harga PEPE turun lebih dari 70% dari level tertingginya.

Baca Juga :  Cetak Security Profesional, KAI Services Buka Pendaftaran Pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya

Kisah ini menunjukkan bahwa pasar memecoin masih menyediakan peluang besar, tetapi hanya bagi mereka yang benar-benar memahami permainannya.

Peluncuran Token Trump: Titik Balik dalam Tren Memecoin

Namun, tidak semua peluncuran memecoin berakhir manis. Ketika token TRUMP resmi diluncurkan pada 18 Januari lalu, banyak yang melihatnya sebagai titik balik dari euforia memecoin.

Harga TRUMP/USD | Sumber: CoinMarketCap

Token TRUMP sempat menyentuh harga puncak $75,35 sehari setelah peluncurannya. Namun hingga kini, token tersebut telah kehilangan lebih dari 87% nilainya dan terus terkoreksi dalam sepekan terakhir. 

Di sisi lain platform Pump.fun, yang menjadi tempat lahirnya lebih dari 70% token memecoin di jaringan Solana, mengalami penurunan signifikan dalam aktivitas setelah pekan pelantikan Trump.

Sumber: Hasil Laporan Analisis Pasar Binance Bulan April 2025

Jumlah dompet aktif mingguan di platform tersebut merosot dari 2,85 juta menjadi hanya 1,44 juta dalam kurun waktu dua bulan. 

Penurunan ini menandakan bahwa semangat pasar mulai surut, diperparah oleh dugaan praktik insider trading pada beberapa token besar lainnya seperti $MELANIA dan $LIBRA.

Tekanan Ekonomi Global Semakin Mengikis Selera Spekulasi

Di luar dinamika internal pasar kripto, faktor eksternal juga turut menekan minat investor terhadap aset spekulatif seperti memecoin. Ketidakpastian ekonomi global, volatilitas yang dipicu oleh kebijakan tarif internasional, serta ketegangan geopolitik membuat investor semakin selektif dalam menempatkan dananya.

Memecoin, yang sebelumnya dilihat sebagai instrumen cepat untuk meraih untung, kini dipandang dengan lebih hati-hati, terutama oleh investor ritel.

Baca Juga :  Solusi MLV Teknologi dalam Mendukung Prinsip Green Office melalui Teknologi Cerdas untuk Efisiensi Energi dan Keberlanjutan

Kesimpulan

Memecoin mungkin tidak lagi jadi bintang utama seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi bukan berarti kehilangan nilai sepenuhnya. Bagi smart money, ini masih jadi ladang uji insting, kecepatan, dan strategi.

Namun, bagi investor pemula yang belum siap dengan risiko tinggi dan dinamika pasar yang cepat berubah, memecoin bisa menjadi medan yang berbahaya. Tanpa manajemen risiko dan pemahaman mendalam, potensi keuntungan bisa dengan cepat berubah menjadi kerugian.

Jika kamu ingin tetap update dengan pergerakan smart money, memahami tren memecoin terkini, atau bahkan mencoba peruntungan dengan aset hype yang sedang ramai dibicarakan, kamu bisa mulai dari tempat yang tepat.

Bittime, sebagai platform hype token nomor satu di Indonesia, menghadirkan akses mudah ke berbagai memecoin populer. Mulai dari PEPE hingga DOGE, dengan dukungan fitur trading yang aman dan user-friendly.

Kunjungi Bittime Blog untuk insight harian, analisis mendalam, dan panduan lengkap seputar dunia kripto, Web3, dan aset digital yang sedang naik daun.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026
MyRepublic Air Perluas Jangkauan di Sulawesi, Gorontalo Sukses Uji Laik Operasi
Ramadan Serenade di K Mall Penuh Hiburan dan Kebersamaan
Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi sebagai Platform Creative-Tech Media
Usia Ideal Untuk Kitten Mulai Mencerna Makanan
Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara
Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer
Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 637 Ribu Kursi dan 94 Perjalanan per Hari

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:59

LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:14

MyRepublic Air Perluas Jangkauan di Sulawesi, Gorontalo Sukses Uji Laik Operasi

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:17

Ramadan Serenade di K Mall Penuh Hiburan dan Kebersamaan

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:51

Usia Ideal Untuk Kitten Mulai Mencerna Makanan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:24

Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:19

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:13

Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 637 Ribu Kursi dan 94 Perjalanan per Hari

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:13

BINUS @Bandung Kolaborasi dengan NVIDIA dan MSI Perkuat Potensi Mahasiswa Untuk Berdaya Saing Global

Berita Terbaru

Teknologi

Ramadan Serenade di K Mall Penuh Hiburan dan Kebersamaan

Minggu, 8 Mar 2026 - 13:17

NTB Terkini

‎Gubernur NTB Beberkan Alasan Beralih ke Mobil Listrik

Minggu, 8 Mar 2026 - 13:03

Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

Minggu, 8 Mar 2026 - 12:41