Gelar Pelatihan POP Edisi Terbaru, Energy Academy Mantapkan Kompetensi Pengawas Pemula - Koran Mandalika

Gelar Pelatihan POP Edisi Terbaru, Energy Academy Mantapkan Kompetensi Pengawas Pemula

Kamis, 10 April 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Energy Academy kembali menyelenggarakan Pelatihan POP edisi terbaru secara online. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk pengawas operasional pertama yang kompeten dan siap menghadapi tantangan nyata di dunia pertambangan. Sebagai entry-level supervisor, Pengawas Operasional Pertama (POP) memegang peranan penting dalam memastikan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di level operasional lapangan.

Peran Strategis POP dalam Industri Pertambangan

Dalam sistem pengawasan berjenjang di industri tambang, posisi POP menjadi titik awal yang sangat menentukan. Pengawas pemula harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang tugas pengawasan, identifikasi risiko, serta pengelolaan keselamatan kerja secara langsung di area produksi.

Melalui Training POP ini, peserta dibimbing untuk memahami peraturan keselamatan pertambangan, tanggung jawab terhadap pekerja pelaksana, serta langkah teknis dalam menerapkan budaya kerja yang aman. Dengan pembekalan ini, peserta tidak hanya mampu menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi role model dalam kepatuhan terhadap standar K3.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berlandaskan Regulasi Resmi

Diklat POP diselenggarakan mengacu pada Keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/DJG/2003. Regulasi ini menjadi dasar penetapan standar kompetensi yang harus dimiliki seorang Pengawas Operasional Pertama.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Berikan Pelatihan Digital Berbasis AI di Makassar untuk Siapkan Talenta Digital

Dengan kurikulum yang telah diselaraskan dengan standar nasional dan kebutuhan industri, Pelatihan POP memberikan jaminan bahwa setiap lulusan memiliki keahlian yang sesuai dengan regulasi yang berlaku, sekaligus mampu menjawab tantangan di lapangan secara profesional.

Materi Pelatihan Terstruktur dan Praktis

Dalam Training POP, peserta akan mendalami sejumlah unit kompetensi, antara lain:

Penerapan peraturan keselamatan dan perlindungan lingkungan

Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko

Inspeksi keselamatan kerja di area tambang

Investigasi kecelakaan kerja

Pelaksanaan pertemuan keselamatan terencana

Analisis keselamatan pekerjaan

Dengan penyampaian materi secara daring, peserta tetap mendapatkan pembelajaran yang interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan simulasi berbasis kondisi nyata di pertambangan.

Sertifikasi POP dari BNSP

Setelah menyelesaikan Pelatihan POP, peserta akan mengikuti uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bagi yang lulus, akan diberikan Sertifikasi POP sebagai pengakuan resmi atas kemampuan dan keterampilan sebagai Pengawas Operasional Pertama.

Baca Juga :  Bulan K3 Nasional 2026, KAI Perkuat Kapasitas SDM & Sistem Kerja di LRT Jabodebek

Sertifikasi POP ini menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi pekerja tambang pemula, sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam memastikan pemenuhan regulasi terkait keselamatan kerja.

Komitmen Energy Academy terhadap Pengembangan SDM

Sebagai penyelenggara pelatihan terkemuka di sektor energi dan pertambangan, Energy Academy terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi. Diklat POP merupakan bentuk nyata dari kontribusi tersebut, dengan target menciptakan pengawas-pengawas lapangan yang tidak hanya mengerti teori, tetapi juga siap terjun langsung mengawal keselamatan operasional.

Selain memberikan sertifikasi, Training POP ini juga menjadi ajang pembentukan sikap profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab terhadap lingkungan kerja.

Menuju Tambang yang Lebih Aman dan Efisien

Pelatihan POP - Energy Academy

Dengan terselenggaranya Pelatihan POP edisi terbaru, Energy Academy berharap dapat terus memperkuat lapisan pengawasan di level operasional. Pengawas pemula yang terlatih akan menjadi ujung tombak dalam menekan angka kecelakaan kerja, menjaga kepatuhan terhadap SOP, dan menciptakan lingkungan tambang yang lebih aman serta efisien.

Berita Terkait

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:27

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:17

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:09

Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:53

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:58

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:57

FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Berita Terbaru