AI vs Manual Forecasting: Mana yang Lebih Efektif untuk Perencanaan Keuangan? - Koran Mandalika

AI vs Manual Forecasting: Mana yang Lebih Efektif untuk Perencanaan Keuangan?

Selasa, 6 Mei 2025 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perencanaan keuangan adalah kunci keberhasilan bisnis. Namun, metode yang digunakan untuk forecasting atau prediksi keuangan bisa sangat berpengaruh pada hasilnya. Di era digital ini, AI financial forecasting semakin populer, tetapi apakah lebih efektif dibandingkan manual forecasting yang sudah lama digunakan?

Artikel ini akan membahas kelebihan dan kekurangan AI vs Manual Forecasting, serta bagaimana software seperti Jedox bisa membantu bisnis dalam pengambilan keputusan keuangan berbasis data.

Apa Itu Financial Forecasting?

Financial forecasting adalah proses memperkirakan kondisi keuangan di masa depan berdasarkan data sebelumnya, tren pasar, dan faktor ekonomi. Proses ini sangat penting untuk mengatur anggaran, menyusun strategi bisnis, dan mengelola arus kas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara umum, ada dua metode utama dalam forecasting:

Manual Forecasting: Menggunakan Ms. Excel, pengalaman, dan pemahaman manusia.

AI Financial Forecasting: Menggunakan machine learning dan AI-driven analytics untuk menghasilkan prediksi berbasis data secara otomatis.

Tapi, mana yang lebih efektif? Yuk, kita bahas!

Kelebihan Manual Forecasting

Manusia bisa mengendalikan sepenuhnya

Data dapat dianalisis dan disesuaikan berdasarkan wawasan serta pengalaman para analis keuangan.

Fleksibel dan lebih mudah dipahami

Metode ini sering digunakan di perusahaan yang belum memiliki teknologi forecasting.

Tidak perlu investasi besar

Bisa dilakukan hanya dengan Excel atau alat sederhana lainnya.

Kekurangan Manual Forecasting

Rentan terhadap kesalahan manusia

Baca Juga :  KAl Daop 1 Jakarta Pastikan Keandalan Sarana Hadapi Lonjakan Penumpang di Masa Libur Panjang dan Libur Sekolah

Kesalahan input data atau rumus dalam Excel bisa berdampak besar.

Lambat dan tidak efisien

Analisis manual memerlukan waktu lama, terutama untuk bisnis yang memiliki banyak data.

Kurang akurat

Hanya mengandalkan data lama tanpa mempertimbangkan faktor eksternal secara real-time.

Kelebihan AI Financial Forecasting

Otomatis dan lebih cepat

AI dapat menganalisis data dalam hitungan detik dibandingkan metode manual yang bisa memakan waktu berhari-hari.

Lebih akurat dan berbasis data

Menggunakan AI-driven predictive analytics untuk menghasilkan perkiraan keuangan yang lebih akurat.

Bisa melihat tren pasar secara real-time

AI dapat mempertimbangkan faktor seperti inflasi, perubahan suku bunga, atau pola konsumsi.

Terintegrasi dengan software EPM

Platform seperti Jedox bisa menghubungkan forecasting dengan data ERP atau sistem lain secara otomatis.

Kekurangan AI Financial Forecasting

Memerlukan investasi awal

Butuh biaya untuk implementasi teknologi dan pelatihan pengguna.

Butuh waktu untuk belajar 

Tim harus beradaptasi dengan sistem berbasis AI.

Ketergantungan pada kualitas data

Jika data yang digunakan tidak akurat, maka hasil forecasting juga tidak maksimal.

Untuk memahami mana yang lebih efektif, kita bisa membandingkan keduanya berdasarkan beberapa aspek:

Image

Dari tabel di atas, terlihat bahwa AI lebih unggul dalam hal kecepatan, akurasi, dan efisiensi, terutama untuk bisnis yang membutuhkan forecasting skala besar.

Jedox

Bagaimana Jedox Membantu dalam AI Financial Forecasting?

Software seperti Jedox memanfaatkan AI-powered financial analytics untuk mengotomatiskan proses forecasting dan budgeting. Beberapa fitur unggulan Jedox yang relevan dengan perencanaan keuangan meliputi:

Baca Juga :  Nidji Tutup Tahun 2024 dengan Single “Lampu Hati” dan “Zayang-Zayang” Prelude untuk Album “Manifestasi Hati”

1. Predictive Analytics

AI dan machine learning membantu dalam menyusun prediksi keuangan yang lebih akurat dan efektif.

2. Cloud-Based Financial Forecasting

Bisa diakses kapan saja, memudahkan tim keuangan dalam pengambilan keputusan.

3. Integrasi dengan ERP & Excel

Memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan data dari berbagai sumber seperti NetSuite, SAP, atau Oracle.

4. AI-Driven Budgeting Tools

Membantu dalam pengelolaan anggaran perusahaan dengan lebih efisien.

Dengan Jedox, perusahaan bisa mendapatkan insight keuangan yang lebih mendalam dan berbasis data, tanpa harus mengandalkan forecasting manual yang sering kali kurang akurat.

Jadi AI vs Manual, Pilih yang Mana?

Jika bisnis Anda masih kecil dan memiliki sumber daya terbatas, manual forecasting mungkin masih bisa digunakan. Namun, untuk bisnis yang ingin lebih akurat, efisien, dan berbasis data, maka AI financial forecasting dengan software seperti Jedox adalah pilihan terbaik.

Dengan data-driven financial planning yang ditawarkan oleh AI, perusahaan bisa membuat keputusan yang lebih cepat dan tepat, menghindari risiko keuangan yang tidak perlu, serta meningkatkan profitabilitas jangka panjang.

Jadi, sudah siap beralih ke AI untuk forecasting keuangan Anda? 

Hubungi Virtuenet sekarang untuk demo gratis!

Berita Terkait

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:53

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:58

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:10

Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:31

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:51

Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:52

Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:10

KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terbaru