Eyenovia Investasi $50.000.000 di HYPE, Tanda Alt Season di Depan Mata? - Koran Mandalika

Eyenovia Investasi $50.000.000 di HYPE, Tanda Alt Season di Depan Mata?

Jumat, 20 Juni 2025 - 18:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Juni 2025 – Ketegangan geopolitik yang terjadi antara Iran dan Israel turut berdampak pada kondisi pasar aset digital, termasuk aset kripto. Di mana, terdapat pergeseran tren alt season, akibat tekanan pada kondisi psikologis investor aset digital.

Seperti diketahui, belakangan panasnya perpecahan antara Iran dan Israel berdampak pada kondisi ekonomi global, tidak terkecuali industri aset kripto. Sebagai aset-aset fluktuatif, sentimen pasar merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai aset kripto.

Dalam hal ini, aset-aset diversifikasi seperti alt coins turut mendapatkan tekanan yang kuat. Sebab, investor dengan risiko lebih kecil cenderung berpindah pada aset-aset yang dipercaya lebih stabil sebagai bagian investasi jangka panjang, sekaligus aset alternatif dalam mempertahankan nilai aset di tengah panasnya perseteruan geopolitik.

Namun, tidak sedikit investor dengan risiko investasi lebih tinggi, melihat situasi saat ini sebagai momentum untuk memaksimalkan potensi keuntungan melalui aset-aset alternatif. Apalagi, saat ini nilai aset Bitcoin dipandang “stagnan” dan atau belum menunjukkan tanda-tanda reli berikutnya.

Di sisi lain, berita mengejutkan datang dari ranah Decentralized Finance (DeFi). Di mana, Eyenovia, Inc. (EYEN) perusahaan teknologi oftalmik yang berbasis di New York, ini dikabarkan menandatangani perjanjian pembelian sekuritas untuk penempatan privat senilai 50 juta dolar guna membangun cadangan token dari Hyperliquid (HYPE).

Tentu, ini merupakan angin segar bagi industri aset kripto, khususnya bagi altcoins. Meski sempat mengalami tekanan, namun spekulasi pasar terhadap kemungkinan momen alt season, menjadikan gebrakan dari EYEN ini berarti bagi project layer 1 blockchain ini.

Lebih lanjut, sebagai native token dari ekosistem Hyperliquid, HYPE memiliki potensi pertumbuhan yang potensial. Didukung dengan keunggulan ekosistemnya, HYPE membuka kesempatan luas bagi investor aset kripto untuk dapat lebih leluasa menjajaki dunia aset digital.

Baca Juga :  Sinar Mas dan Axiata Menjajaki Merger Smartfren dengan XL

Seiring dengan hal tersebut, Bittime, crypto exchange yang resmi dan berizin PAKD di Indonesia tercatat melisting HYPE di platform nya. Sesuai dengan komitmennya, Bittime memaksimalkan inklusivitas aplikasinya, menghadirkan aset-aset diversifikasi yang terdaftar dan dipandang potensial dalam mendukung keberlanjutan perkembangan adopsi aset kripto di Indonesia.

Namun, sangat penting untuk dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:35

Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya

Jumat, 27 Feb 2026 - 18:05