Mengenal Staking, Cara Santai Memaksimalkan Cuan dari Aset Kripto? - Koran Mandalika

Mengenal Staking, Cara Santai Memaksimalkan Cuan dari Aset Kripto?

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Juli 2025 – Pergerakan aset kripto menguat, strategi dan fituri Staking menjadi pilihan investor dengan risiko lebih rendah dan berfokus pada keuntungan jangka panjang. Membantu investor memaksimalkan potensi keuntungan saat market sedang naik atau turun, Bittime rilis fitur staking Hype dengan APY hingga 10%.

Pada dasarnya, Staking merupakan fitur yang memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan dari imbal hasil tahunan (APY) pasif, dengan mengunci aset dalam jangka waktu tertentu dan menjaga nilai kepemilikan aset.

Dalam hal ini, keuntungan atau imbal hasil yang ditawarkan pun berbeda tergantung potensi pertumbuhan aset dan platform penyedia atau pedagang aset kripto. Karena itu, memilih platform dengan ketersediaan fitur staking dengan imbal hasil dan pilihan aset yang dapat distaking menjadi tantangan tersendiri bagi para investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Bittime, salah satu platform resmi dan berlisensi di Indonesia, berkomitmen untuk menjadi platform yang menyediakan diversifikasi aset staking variatif dengan imbal hasil maksimal.

Baca Juga :  Baja Konstruksi Krakatau Steel sebagai Pondasi Kuat Percepatan Pembangunan Indonesia

CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat keunggulan fitur staking yang dapat memberikan stabilitas antara risiko dan potensi keuntungan terhadap aset kripto. Didukung dengan mekanisme yang transparan dan aman, pengguna dapat mengelola portofolio aset dengan lebih stabil, dan berkelanjutan.

“Sejalan dengan komitmen kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi alternatif, guna mendorong potensi keuntungan investor, fitur staking merupakan salah satu cara dalam memaksimalkan pertumbuhan aset dengan lebih stabil,” jelas Ryan.

Ia menambahkan, mekanisme staking juga dapat membantu meningkatkan keamanan dan stabilitas jaringan blockchain yang mendasari aset kripto, sekaligus memberi peluang tambahan bagi pengguna untuk mengoptimalkan nilai aset mereka,

Sejalan dengan hal tersebut, Hype, salah satu aset kripto yang belakangan menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan dan berhasil menempati posisi ke-11 pada deretan aset kripto berdasarkan nilai kapitalisasi pasar pada CoinMarketCap, menjadi salah satu aset dengan fitur staking di Bittime.

Baca Juga :  Jaga Stok Beras Tetap Berkualitas, Gudang BULOG Kanwil Jawa Timur Terapkan Fumigasi oleh SUCOFINDO

Menawarkan imbal hasil hingga 10% APY, staking Hype memberikan kesempatan bagi investor untuk mengelola portofolio aset dengan keuntungan berkelanjutan. Sebab, dalam periode tertentu aset yang dikunci, dapat memberikan keuntungan pasif tanpa perlu diperhatikan secara terus-menerus.

Mekanisme investasi ini, seringkali menjadi pilihan bagi investor dengan risiko lebih kecil dan menargetkan keuntungan jangka panjang. Selain itu, ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik saat ini, turut menjadi faktor yang mempengaruhi strategi investasi para investor khususnya investor pemula.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Berita Terkait

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini
Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila
Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya
Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio
KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday
Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

Berita Terbaru

Teknologi

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00