Mulai 16 Juli 2025, KA Tegal Bahari dan Gumarang Gunakan Sarana Baru Ekonomi New Generation untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan - Koran Mandalika

Mulai 16 Juli 2025, KA Tegal Bahari dan Gumarang Gunakan Sarana Baru Ekonomi New Generation untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan

Senin, 14 Juli 2025 - 16:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembaruan sarana pada KA dengan keberangkatan awal dari Daop 4 Semarang, yakni KA Tegal Bahari dengan relasi Tegal – Pasarsenen PP. Pembaruan ini diberlakukan mulai Rabu, 16 Juli 2025.

Dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembaruan sarana pada KA dengan keberangkatan awal dari Daop 4 Semarang, yakni KA Tegal Bahari dengan relasi Tegal – Pasarsenen PP. Pembaruan ini diberlakukan mulai Rabu, 16 Juli 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa rangkaian baru yang digunakan pada kedua kereta ini adalah Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation, hasil produksi PT Industri Kereta Api (INKA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KA Tegal Bahari sendiri menjadi andalan bagi masyarakat di Kota Tegal yang berada di wilayah Daop 4 Semarang selama ini. Dengan adanya perubahan sarana yang lebih fresh diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan setia,” ujar Franoto.

Franoto melanjutkan bahwa selain KA Tegal Bahari, para pelanggan yang berangkat dari stasiun Daop 4 Semarang juga akan dimanjakan dengan perubahan sarana baru untuk KA Gumarang relasi Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi PP.

Baca Juga :  Kemenangan Trump Diprediksi Akan Membawa Bitcoin Menuju USD $100.000

“KA tersebut tentunya menjadi alternatif yang sangat bagus untuk masyarakat yang berangkat dari Daop 4 Semarang karena berhenti di stasiun-stasiun seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, dan Cepu,” ungkap Franoto.

Dengan adanya upgrade sarana tersebut, KAI Daop 4 berharap pelanggan dapat merasakan langsung peningkatan kualitas perjalanan, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun pengalaman selama berada di atas kereta.

“Ini adalah wujud transformasi layanan KAI yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Semoga dengan pembaruan ini dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum khususnya kereta api,” lanjut Franoto.

Sekilas Kereta New Generation

Kereta New Generation merupakan jenis kereta terbaru dan sangat fresh dengan pembaruan signifikan dari sisi interior dan fasilitas. Desain kabin lebih modern dan clean, menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Pintu masuk kereta serta pintu penghubung antar kereta telah menggunakan pintu elektrik otomatis yang memudahkan penumpang saat membuka dan menutup pintu tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga. Suara pintu pun kini lebih senyap, menambah kenyamanan selama perjalanan.

Baca Juga :  PalmCo Tanam Puluhan Ribu Pohon di 12 Provinsi, Pertegas Misi Keberlanjutan Holding Perkebunan Nusantara

Fitur lain yang tak kalah penting adalah kehadiran Passenger Information Display System (PIDS) di setiap kereta, yang menampilkan informasi real-time seperti stasiun terdekat, kecepatan perjalanan, hingga suhu ruangan. Sistem ini sangat membantu penumpang dalam mendapatkan informasi penting selama di perjalanan.

Dari sisi kenyamanan, jendela pada rangkaian baru ini telah menggunakan material tempered double glass yang memiliki kemampuan lebih baik dalam meredam panas, sinar UV, serta mengurangi kebisingan dari luar.

KAI juga memperhatikan kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik pelanggan. Selain stop kontak konvensional di dinding kereta, kini tersedia USB charger port pada masing-masing kursi, sehingga penumpang dapat dengan mudah mengisi daya HP, laptop, maupun smartwatch mereka sepanjang perjalanan.

Untuk mendukung kenyamanan di toilet, tersedia fasilitas tambahan berupa keran khusus untuk berwudu di bagian bawah toilet, serta meja lipat untuk mengganti popok bayi di toilet wanita. Fasilitas ini merupakan bentuk perhatian KAI terhadap beragam kebutuhan pelanggan, termasuk penumpang wanita dan keluarga.

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
BRI Branch Office Klaten Hadirkan Kemudahan Transaksi QRIS di Rindu Farm Wisata Petik Melon
Bayi Orangutan yang Diselamatkan di India Dipulangkan ke Indonesia, Lima Lainnya Menyusul
Pendapatan Wisata dan Anggaran Ekologis Bantu 300 Anak di Desa Tukamasea Bersekolah
Rapat dan Penandatanganan MoU Terkait Rencana Kerjasama PTPN III dan PT RNI/PT PPI
Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026
Shakti India-Indonesia Dance Showcase Satukan Dua Budaya melalui Seni Tari
Rent Car Bravia Hadirkan Layanan Sewa Mobil Harian hingga Bulanan di Jakarta dan Bali

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

BRI Branch Office Klaten Hadirkan Kemudahan Transaksi QRIS di Rindu Farm Wisata Petik Melon

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Bayi Orangutan yang Diselamatkan di India Dipulangkan ke Indonesia, Lima Lainnya Menyusul

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Pendapatan Wisata dan Anggaran Ekologis Bantu 300 Anak di Desa Tukamasea Bersekolah

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Rapat dan Penandatanganan MoU Terkait Rencana Kerjasama PTPN III dan PT RNI/PT PPI

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02

Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02

Shakti India-Indonesia Dance Showcase Satukan Dua Budaya melalui Seni Tari

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:02

Kafe, Klinik, dan Showroom Butuh Ruang yang Tidak Sama

Berita Terbaru