Puluhan Guru di Jakarta Ikuti Pelatihan Koding & Kecerdasan Artifisial: Siapkan Pendidikan Masa Depan Indonesia - Koran Mandalika

Puluhan Guru di Jakarta Ikuti Pelatihan Koding & Kecerdasan Artifisial: Siapkan Pendidikan Masa Depan Indonesia

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Juli 2025 – Sebanyak 60 guru dari jenjang SD dan SMP di DKI Jakarta mengikuti pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang diselenggarakan oleh MAXY Academy bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Pelatihan ini berlangsung di dua lokasi strategis, yaitu SMAN 4 Jakarta Pusat dan SMPN 45 Jakarta Barat, sejak tanggal 15 Juli hingga 26 Juli 2025.

Kegiatan dilaksanakan secara bergelombang, masing-masing selama lima hari, dan diikuti oleh para guru dari berbagai wilayah Jakarta dengan semangat tinggi untuk memperkaya kompetensi digital mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk mendorong transformasi pendidikan dasar dan menengah melalui penguasaan teknologi mutakhir. Para guru tidak hanya dibekali dengan dasar-dasar koding dan konsep kecerdasan buatan, namun juga diajak untuk mengembangkan rencana pembelajaran yang dapat langsung diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

CTO & Co-Founder MAXY Academy, Andy Febrico Bintoro, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pengenalan teknologi, melainkan sebuah langkah strategis untuk membangun kesiapan ekosistem pendidikan menghadapi tantangan masa depan.

“Guru adalah fondasi dari ekosistem pembelajaran. Di era AI, peran guru semakin krusial. Bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi untuk membantu murid memahami bagaimana berpikir secara logis, kreatif, dan etis saat menggunakan teknologi. Kami ingin mendorong guru agar tidak sekadar menjadi pengguna, tetapi juga pencipta dalam ekosistem digital yang terus berkembang,” jelas Andy.

Andy juga menambahkan bahwa pendekatan pelatihan MAXY Academy menekankan pada penerapan praktis, kolaboratif, dan kontekstual.

“Kami tidak hanya mengajarkan tools, tetapi juga mindset. Mindset untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan metode pengajaran berbasis proyek yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Dalam setiap sesi, kami selalu melihat semangat luar biasa dari para guru untuk tumbuh bersama teknologi, bukan takut padanya,” tambahnya.

Baca Juga :  Inovasi Teknologi Desa Wisata, Tim Asal Sumatra Barat Raih Juara 2 di Impact National Hackathon 2024

Selama pelatihan, para peserta menghasilkan berbagai proyek sederhana berbasis logika pemrograman dan pengenalan kecerdasan buatan yang kemudian diunggah ke platform pembelajaran nasional. Dokumentasi kegiatan juga disebarluaskan melalui kanal digital untuk menginspirasi sekolah lain di Indonesia.

Hingga Juli 2025, MAXY Academy telah melatih lebih dari 300 guru di lebih dari 10 kota di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun kapasitas talenta digital sejak pendidikan dasar.

Ke depan, MAXY Academy menargetkan perluasan program ini ke lebih banyak daerah dengan pendekatan kolaboratif antara sekolah, dinas pendidikan, dan pemangku kepentingan teknologi.

Berita Terkait

Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026
Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober
Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan
Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:02

Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:02

Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02

Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Berita Terbaru