LindungiHutan Rilis eBook “Green Branding” untuk Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan di Indonesia - Koran Mandalika

LindungiHutan Rilis eBook “Green Branding” untuk Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan di Indonesia

Jumat, 22 Agustus 2025 - 20:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 21 Agustus 2025 – Seiring meningkatnya tren green beauty dan kesadaran konsumen akan pentingnya produk ramah lingkungan, LindungiHutan meluncurkan eBook edukatif bertajuk “Green Branding Strategi dan Studi Kasus Sukses di Indonesia”. eBook ini ditujukan bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kecantikan dan skincare, untuk memahami strategi branding berkelanjutan sekaligus menghindari jebakan greenwashing.

Menurut riset, nilai pasar skincare ramah lingkungan di Indonesia diproyeksikan tumbuh dari USD 2,029 juta pada 2021 menjadi USD 3,086 juta pada 2028, dengan laju pertumbuhan tahunan 6,2 %. Bahkan, hampir 96% konsumen Indonesia menyatakan lebih memilih produk skincare yang ramah lingkungan (IIETA, 2023). Fakta ini menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi faktor kunci dalam keputusan pembelian masyarakat.

“Green branding bukan hanya tren, melainkan strategi bisnis yang mampu meningkatkan loyalitas konsumen sekaligus memberi dampak nyata pada lingkungan. Melalui eBook ini, kami ingin memberikan panduan praktis dan inspirasi dari brand yang telah sukses menjalankannya di Indonesia,” ujar Ben, CEO LindungiHutan.

Isi eBook ini disusun dalam lima bab utama yang saling melengkapi. Bab pertama memperkenalkan konsep green branding beserta manfaatnya bagi bisnis, mulai dari peningkatan loyalitas konsumen hingga diferensiasi merek. Bab kedua membahas praktik green beauty di industri skincare dan menampilkan sejumlah studi kasus di Indonesia yang mencerminkan bagaimana konsep ini diterapkan secara nyata. 

Selanjutnya, bab ketiga memandu perusahaan dalam mengimplementasikan green branding melalui langkah-langkah praktis, sekaligus mengulas berbagai rintangan yang kerap dihadapi di lapangan. Bab keempat mengingatkan tentang bahaya greenwashing dengan menyoroti pentingnya etika dalam strategi branding berkelanjutan. Terakhir, bab kelima menghadirkan studi kasus kolaborasi LindungiHutan dengan brand kecantikan seperti The Body Shop, Avoskin, dan Envygreen, yang bersama-sama telah menanam ribuan pohon di berbagai lokasi strategis di Indonesia sebagai wujud nyata komitmen lingkungan.

Salah satu contoh adalah Avoskin, brand skincare asal Yogyakarta yang melalui program “1 Tiket = 1 Pohon” telah menanam lebih dari 2.500 pohon di berbagai daerah. Sementara Envygreen, lewat kampanye “Save Earth Together”, berhasil menanam lebih dari 2.000 mangrove untuk melindungi pesisir Semarang dari abrasi.

Baca Juga :  Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Dengan adanya eBook ini, LindungiHutan berharap semakin banyak perusahaan, khususnya di industri kecantikan, terinspirasi untuk menerapkan strategi green branding yang autentik dan berkelanjutan.

“Harapan kami, eBook ini bisa menjadi rujukan bagi pelaku bisnis yang ingin mengambil peran nyata dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus memperkuat posisi brand mereka di mata konsumen,” tambah Ben.

eBook “Green Branding Strategi dan Studi Kasus Sukses di Indonesia” dapat diunduh secara gratis melalui tautan berikut https://lynk.id/lindungihutan/24mlkd92lq7z

Dengan peluncuran eBook ini, LindungiHutan menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren sesaat atau jargon pemasaran, tetapi fondasi masa depan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab. Perusahaan yang berani mengintegrasikan green branding dalam strategi inti mereka bukan hanya akan memenangkan hati konsumen, tetapi juga berkontribusi langsung menjaga bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang.

Kini saatnya dunia usaha di Indonesia bergerak bersama, membuktikan bahwa setiap produk yang dijual, setiap kampanye yang dijalankan, dan setiap pohon yang ditanam, dapat menjadi investasi untuk Bumi yang lebih hijau.

Berita Terkait

Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2026 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, eSport Community dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!
BRI BO Kemayoran Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah
Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat
Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi
BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak
BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2026 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, eSport Community dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

BRI BO Kemayoran Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02

Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02

Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02

BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:02

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Berita Terbaru