Harga Emas Tetap Stabil Jelang Rilis Data Inflasi PCE AS Minggu Ini - Koran Mandalika

Harga Emas Tetap Stabil Jelang Rilis Data Inflasi PCE AS Minggu Ini

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas bertahan kokoh di bawah level psikologis $3.400 per troy ons pada perdagangan Selasa (27/8). Penguatan ini didukung oleh pelemahan Dolar AS (USD) serta meningkatnya keraguan terhadap independensi Federal Reserve (The Fed) setelah Presiden Donald Trump secara mengejutkan berupaya memecat Gubernur The Fed, Lisa Cook. Kondisi politik yang tidak menentu serta arah kebijakan moneter yang belum jelas kembali meningkatkan minat investor terhadap aset safe-haven, termasuk emas, yang dalam dua pekan terakhir mencatat reli signifikan.

Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, tren bullish emas masih belum kehilangan momentum. Berdasarkan analisis candlestick dan indikator Moving Average, potensi kenaikan harga emas masih terbuka lebar. “Selama dorongan beli tetap kuat, emas berpotensi menembus level $3.405. Namun, jika dorongan ini melemah, koreksi sehat bisa menguji support di $3.367,” ujar Andy.

Pada perdagangan Rabu (28/8), harga emas sempat menyentuh $3.393, level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed lebih cepat dari prediksi. Pasar kini memperkirakan pemangkasan bisa terjadi pada September, apalagi setelah pidato dovish Jerome Powell di Jackson Hole dan rilis data ekonomi yang menunjukkan perlambatan.

Dari sisi fundamental, kondisi ekonomi AS semakin mendukung reli emas. Data pesanan barang tahan lama untuk Juli turun 2,8%, menandakan pelemahan manufaktur. Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen versi Conference Board pada Agustus juga mengalami penurunan. Kedua data ini memberi alasan tambahan bagi The Fed untuk segera melonggarkan kebijakan moneternya.

Situasi politik turut menambah ketidakpastian pasar. Trump, melalui langkah tidak biasa, memerintahkan pemecatan Lisa Cook dengan alasan kasus hipotek. Namun, Cook menegaskan dalam konferensi pers bahwa presiden tidak memiliki kewenangan hukum untuk memberhentikan anggota dewan The Fed. Penjelasan ini memang sedikit menahan pelemahan Dolar AS, tetapi belum cukup untuk mengurangi dominasi tren bullish emas dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

Secara keseluruhan, arah pergerakan emas tetap cenderung positif. Dalam dua pekan terakhir, logam mulia tersebut sudah naik hampir 2%, mencerminkan tingginya permintaan sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi global yang tidak pasti. Kini perhatian investor tertuju pada rilis data Indeks Harga PCE (Personal Consumption Expenditure) yang akan diumumkan Jumat ini. Angka tersebut menjadi indikator inflasi utama bagi The Fed dan akan sangat menentukan arah kebijakan suku bunga pada rapat September mendatang.

Andy Nugraha menegaskan, emas kembali menjadi primadona di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi Amerika Serikat. Dengan fokus pasar mengarah pada data inflasi PCE, harga emas masih berpotensi melanjutkan tren positif meski gejolak di pasar global tetap berlangsung.

Berita Terkait

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya
BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:02

Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Berita Terbaru