LindungiHutan Raih Penghargaan Eco-Resilient Agent di EPSA 2025 - Koran Mandalika

LindungiHutan Raih Penghargaan Eco-Resilient Agent di EPSA 2025

Selasa, 2 September 2025 - 17:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 2 September 2025 — LindungiHutan berhasil meraih penghargaan Eco-Resilient Agent: Agen Perubahan Tangguh untuk Bumi dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2025 yang digelar di Padma Hotel Semarang, Minggu (31/8/2025).

EPSA 2025 merupakan ajang penghargaan berskala nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Ajang ini ditujukan untuk perusahaan maupun non-perusahaan yang berkomitmen menerapkan inovasi teknologi guna menjaga stabilitas dan keberlangsungan lingkungan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya perwakilan Universitas Diponegoro, pejabat pemerintah, serta 43 perusahaan pendukung inisiatif lingkungan. Hadir pula tokoh-tokoh penting, seperti Kepala Departemen Teknik Lingkungan, Dekan Fakultas Teknik, Rektor Universitas Diponegoro, Walikota Semarang, Gubernur Jawa Tengah, hingga pakar lingkungan nasional Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D. serta Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S. Hut. M.P.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kategori Eco-Resilient Agent diberikan kepada LindungiHutan sebagai bentuk apresiasi atas solusi inovatif serta kemampuan beradaptasi tinggi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Menurut panitia, kategori ini lahir dari keyakinan bahwa ketahanan lingkungan hanya dapat dicapai melalui inovasi terukur, sistem ramah lingkungan, dan komitmen berkelanjutan.

Baca Juga :  Elmedinah Indonesia Meluncurkan Produk Inovatif: Susu Kambing Etamilku

Ben memaparkan tentang LindungiHutan di EPSA 2025 (Foto: Tim LindungiHutan)

CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada tim dan relawan LindungiHutan.

“Terima kasih kepada Penyelenggara dan Dewan Juri yang telah memilih LindungiHutan sebagai penerima penghargaan Eco-Resilent Agent pada EPSA. Apa yang kami capai tidak lepas dari dukungan seluruh tim internal dan para donatur, sponsor, relawan, dan mitra petani yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Ben.

Sejak berdiri pada 2016, LindungiHutan telah menjadi wadah kolaborasi ribuan relawan dan mitra lokal. Hingga 2024, lebih dari 1 juta pohon berhasil ditanam di 30+ lokasi bersama 600+ mitra di berbagai daerah, termasuk Semarang, Banten, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Seribu. Program ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga pada pemberdayaan petani serta komunitas pesisir.

Baca Juga :  AXIS Esports Labs Siap Menghentak Esports di Malang dengan Turnamen Seru dan Hadiah Jutaan!

Panitia EPSA menilai LindungiHutan berhasil menghadirkan model konservasi berbasis teknologi, seperti crowdfunding dan sistem monitoring digital, yang memperkuat transparansi serta akuntabilitas program penanaman pohon. Dedikasi ini dipandang sejalan dengan semangat EPSA dalam mendorong transformasi hijau dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi masa depan berkelanjutan.

“Di tengah laju deforestasi dan krisis iklim, LindungiHutan bukan hanya menjadi penggerak gerakan penghijauan, tetapi juga jembatan yang mempertemukan masyarakat, relawan, dan perusahaan untuk menjaga paru-paru Bumi,” ujar perwakilan panitia dalam sambutannya.

EPSA 2025 diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi pelaku industri, komunitas, maupun inisiatif lingkungan lain untuk terus berinovasi menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tapi jadi penambah motivasi untuk cita-cita bersama menghijaukan Indonesia!” tutup Ben.

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?
HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah
Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif
Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar
Cara Memilih Pembalut yang Tidak Mudah Bocor saat Siang Hari
Obat Pegal Linu Herbal dan Data WHO soal 619 Juta Orang dengan Nyeri Punggung Bawah
Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting
Street Food Jadi Favorit Baru, Berburu Kuliner Kaki Lima Kini Bagian dari Gaya Hidup Urban

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah

Jumat, 6 November 2026 - 09:02

Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif

Jumat, 6 November 2026 - 08:02

Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar

Jumat, 6 November 2026 - 08:02

Cara Memilih Pembalut yang Tidak Mudah Bocor saat Siang Hari

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Street Food Jadi Favorit Baru, Berburu Kuliner Kaki Lima Kini Bagian dari Gaya Hidup Urban

Kamis, 5 November 2026 - 18:02

KAI Logistik Perpanjang Promo Diskon Pengiriman ke Bandar Lampung hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru