Kamu Wajib Tau! Ini Deretan Modus Penipuan di Tahun 2025 - Koran Mandalika

Kamu Wajib Tau! Ini Deretan Modus Penipuan di Tahun 2025

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemajuan teknologi digital membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, kejahatan siber juga berkembang semakin pesat. Di tahun 2025, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital terbaru yang kini semakin halus, canggih, dan sulit dikenali (Jakarta, 27 October 2025).

Untuk membantu masyarakat memahami tren kejahatan siber terkini, berikut rangkuman modus penipuan digital terbaru 2025 beserta langkah-langkah pencegahannya.

1. Phishing dengan Website Palsu yang Semakin Meyakinkan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu modus penipuan digital terbaru yang paling umum adalah phishing, di mana pelaku membuat situs palsu yang menyerupai laman resmi bank, marketplace, atau lembaga keuangan untuk mencuri data pribadi korban. Pengguna disarankan untuk selalu memeriksa alamat situs sebelum login, memastikan URL memiliki ikon gembok dan awalan https, serta menghindari memasukkan data pribadi pada situs mencurigakan.

2. Penipuan Lewat Aplikasi Chat dan Media Sosial

Penipuan digital kini juga banyak terjadi melalui aplikasi komunikasi populer seperti WhatsApp, Telegram, dan Instagram. Para pelaku sering menyamar sebagai teman, keluarga, atau pihak resmi dengan mengirimkan pesan mendesak agar korban segera merespons. Pengguna diimbau untuk tidak pernah membagikan kode OTP atau tautan pribadi, dan selalu memverifikasi identitas pengirim sebelum menanggapi pesan yang mencurigakan.

3. Investasi Online Palsu dengan Janji Keuntungan Besar

Tren modus penipuan digital terbaru 2025 juga muncul dalam bentuk investasi online palsu. Pelaku biasanya memanfaatkan situs profesional, logo menyerupai lembaga resmi, bahkan testimoni palsu untuk memancing calon korban menanam modal. Masyarakat disarankan untuk selalu mengecek legalitas perusahaan melalui situs resmi OJK serta mewaspadai janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

4. Penipuan Jual Beli Online di Marketplace dan Sosial Media

Penipuan dalam transaksi jual beli online masih menjadi salah satu kasus paling sering ditemukan. Banyak korban tergiur dengan harga murah atau promo palsu, namun barang tidak dikirim dan penjual menghilang setelah pembayaran dilakukan. Untuk menghindarinya, masyarakat disarankan menggunakan marketplace resmi dengan sistem rekening bersama serta memeriksa reputasi penjual dan ulasan pembeli sebelum melakukan transaksi.

5. Job Scam: Penipuan Lowongan Kerja Palsu

Salah satu modus penipuan digital terbaru yang meningkat tajam di 2025 adalah job scam atau penipuan lowongan kerja palsu. Pelaku menawarkan pekerjaan bergaji tinggi namun meminta biaya pelatihan atau administrasi di awal proses. Masyarakat perlu memastikan alamat email perusahaan menggunakan domain resmi dan menghindari lowongan yang meminta uang di awal.

6. Link Undian dan Hadiah Palsu

Modus lain yang sering muncul adalah tautan undian atau hadiah palsu. Penipu memanfaatkan rasa penasaran masyarakat dengan mengirimkan link berhadiah yang, ketika di klik, mengarahkan korban ke situs berbahaya atau secara tidak sadar mengunduh malware. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal serta mengabaikan pesan yang menjanjikan hadiah tanpa alasan jelas.

7. QRIS dan Dompet Digital Palsu

Kemudahan transaksi melalui QRIS dan dompet digital kini juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Dalam beberapa kasus, pelaku menempelkan QRIS palsu di lokasi publik sehingga pembayaran yang dilakukan korban justru masuk ke rekening penipu. Untuk mencegah hal ini, pengguna sebaiknya selalu memeriksa nama penerima sebelum menyelesaikan transaksi dan menggunakan aplikasi pembayaran resmi yang telah terverifikasi.

Baca Juga :  BRI Branch Office Gunung Sahari Region 6/Jakarta 1 Jalin Kerja Sama dengan Bottega Padel BSD

8. Penipuan Melalui Aplikasi Palsu

Selain itu, modus penipuan digital terbaru juga muncul dalam bentuk aplikasi tidak resmi yang disamarkan menyerupai aplikasi bank atau keuangan digital. Setelah diinstal, aplikasi tersebut mencuri data pribadi dan mengakses akun pengguna tanpa izin. Pengguna disarankan untuk hanya mengunduh aplikasi dari Google Play Store atau App Store, serta memeriksa nama pengembang dan jumlah unduhan sebelum instalasi.

Perkembangan dunia digital memberikan kemudahan yang luar biasa, namun juga membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan berbagai modus penipuan digital terbaru. Dengan mengenali berbagai bentuk dan pola kejahatan siber, masyarakat dapat lebih waspada serta melindungi diri dari potensi ancaman online.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, penting bagi pengguna untuk memastikan jaringan internet yang digunakan aman, cepat, dan stabil. Biznet Home hadir sebagai solusi terbaik dengan koneksi internet berkecepatan tinggi serta sistem keamanan jaringan yang andal. Dengan Biznet Home, berbagai aktivitas digital seperti transaksi online, bekerja dari rumah, hingga menikmati hiburan daring dapat berjalan lancar, aman, dan terlindungi dari risiko penipuan digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App
Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 16:02

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Berita Terbaru

Teknologi

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 Sep 2026 - 14:02