LRT Jabodebek Layani 2,7 Juta Pengguna Sepanjang Oktober 2025, Naik 13,5 Persen Dibanding Bulan Sebelumnya - Koran Mandalika

LRT Jabodebek Layani 2,7 Juta Pengguna Sepanjang Oktober 2025, Naik 13,5 Persen Dibanding Bulan Sebelumnya

Kamis, 6 November 2025 - 19:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mencatatkan pertumbuhan pengguna yang positif di bulan Oktober 2025 dengan total 2.779.904 pengguna. KAI mengoperasikan 11.251 perjalanan dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,86%. Rata-rata jumlah pengguna harian mencapai 89.674 orang, dengan pengguna pada hari kerja mencapai rata-rata 105.056 orang.

Jumlah pengguna LRT Jabodebek terus mencatatkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang bulan Oktober 2025, KAI telah melayani sebanyak 2.779.904 pengguna LRT Jabodebek, atau naik 13,5% jika dibandingkan bulan September 2025. Kenaikan ini menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai moda transportasi publik modern yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan (Bekasi, 4 November 2025).

Selama bulan Oktober, KAI mengoperasikan sebanyak 11.251 perjalanan dengan tingkat ketepatan waktu On Time Performance (OTP) mencapai 99,86 persen. Pencapaian ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keandalan layanan dan memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar setiap hari.

Rata-rata jumlah pengguna harian selama Oktober mencapai 89.674 orang per hari, dengan pengguna pada hari kerja mencapai rata-rata 105.056 orang, sedangkan pada akhir pekan dan hari libur tercatat 45.453 orang. Kenaikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menjadikan LRT Jabodebek sebagai transportasi utama menuju kawasan perkantoran, pendidikan, dan pusat aktivitas ekonomi di Jakarta dan sekitarnya.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna tersebut merupakan cerminan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik modern. “Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat yang masih terus mempercayakan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi pilihan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa LRT semakin relevan dalam menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Purnomosidi.

LRT Jabodebek juga terus memperkuat integrasi dengan berbagai moda transportasi lain seperti MRT Jakarta, Commuter Line, Transjakarta, dan Whoosh, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang terhubung dari satu titik ke titik lain dengan mudah. Selama Oktober, sejumlah agenda besar dan kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya turut mendorong peningkatan penggunaan LRT Jabodebek, terutama pada akhir pekan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal dan nyaman, agar LRT Jabodebek tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat modern efisien, sehat, dan ramah lingkungan,” tambah Purnomosidi.

Baca Juga :  Seruan Hari Bumi untuk Pelestarian: Permata Alam Tersembunyi di Indonesia

Dengan capaian hampir 2,8 juta pengguna, lebih dari 11 ribu perjalanan, serta tingkat ketepatan waktu 99,86 persen, KAI optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi LRT Jabodebek sebagai “Transportasi Cerdas, Mobilitas Tanpa Batas.”

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026
Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global
Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan
Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:00

Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00

Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

Berita Terbaru