Status Gunung Semeru Level IV, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Penanganan Darurat Infrastruktur Jalan dan Jembatan - Koran Mandalika

Status Gunung Semeru Level IV, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Penanganan Darurat Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Selasa, 25 November 2025 - 20:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur, 20 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan secara intensif terhadap infrastruktur yang berpotensi terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur. Langkah responsif ini diambil menyusul laporan resmi Badan Geologi yang menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada Rabu (19/11/2025).

Sebelumnya, tercatat pada pukul 14.13 WIB, Gunung Semeru mengalami erupsi berupa Awan Panas yang berlangsung secara beruntun dengan amplitudo maksimum mencapai 37 mm. Lantaran kondisi visual di lapangan tertutup kabut, jarak luncur awan panas belum dapat terpantau secara pasti. Badan Geologi juga telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 20 kilometer dari puncak gunung.

Merespons situasi kebencanaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 7 (tujuh) hari, terhitung mulai tanggal 19 November 2025 sampai dengan 25 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wujud dukungan dan kesiapsiagaan, Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis (UPT) di Jawa Timur, yakni Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, terus melakukan koordinasi intensif. Sinergi dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur serta instansi terkait lainnya guna memantau kondisi infrastruktur, khususnya 20 jembatan pada jaringan jalan nasional yang berada di zona potensi paparan awan panas maupun aliran material vulkanik.

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan Indonesia, Bank Raya Ajak Pelaku Usaha Semakin Bertumbuh dengan Saku Bisnis, Solusi Keuangan untuk Produktivitas Usaha dalam Satu Aplikasi

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen kementerian untuk terus memantau situasi demi keselamatan publik.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan Badan Geologi dan BPBD setempat. Kementerian PU terus memonitor kondisi infrastruktur di kawasan Semeru,” ujar Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, menjelaskan bahwa hingga saat ini penanganan teknis secara menyeluruh belum dapat dilakukan. Hal ini dikarenakan aktivitas vulkanik yang masih berlangsung dan situasi lapangan yang belum sepenuhnya aman bagi keselamatan petugas. Kendati demikian, seluruh perangkat teknis BBPJN Jatim-Bali telah disiagakan untuk segera melakukan pemeriksaan, pembersihan, hingga penanganan darurat apabila kondisi memungkinkan.

“Seluruh tim kami dalam posisi siaga untuk memastikan jembatan dan aksesibilitas tetap aman. Jembatan Besuk Kobokan sudah dapat diakses, baru selesai proses pembersihan jembatan dari abu vulkanik,” terang Javid.

Berdasarkan data pemantauan di lapangan, terdapat 20 jembatan jaringan jalan nasional yang menjadi fokus pengawasan dalam radius kawasan terdampak. Struktur jembatan tersebut memiliki panjang yang bervariasi, antara lain:

Baca Juga :  Guru Besar BINUS UNIVERSITY Berikan Kiat Korporasi Menghadapi Kecurangan Keuangan Berbasis AI

Jembatan Kali Manjing (73 meter)Jembatan Kali Genting (16,9 meter)Jembatan Lebakroto (14 meter)Jembatan Sumber Bulus A (38,5 meter)Jembatan Sumber Bulus B (35,6 meter)Jembatan Kali Glidik I (7 meter)Jembatan Kali Glidik II (38 meter)Jembatan Sumber Rowo III (25 meter)Jembatan Kali Bening (31 meter)Jembatan Kali Lengkong (80,4 meter)

Selain itu, pemantauan ketat juga dilakukan pada Jembatan Kali Telu (7,5 meter), Supit Urang II (6,5 meter), Besuk Kobokan (129 meter), Krumbang (8,1 meter), Kali Kecik (15,7 meter), Kali Pancing (100 meter), Kali Mujur (183 meter), Jagalan (7,2 meter), Dam Songo (8,8 meter), serta Jembatan Krobyokan (16,5 meter).

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan
Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”
Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center
Kementerian UMKM Buka Rantai Pasok Pascabencana: 25 Usaha Mikro Aceh Tembus ke Jaringan Ritel Modern melalui Program KUMITRA

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:47

Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 21:58

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 September 2026 - 13:16

Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Berita Terbaru