Menghidupkan Kembali Jejak Peradaban: Penguatan Hubungan Budaya Indonesia–India di New Delhi - Koran Mandalika

Menghidupkan Kembali Jejak Peradaban: Penguatan Hubungan Budaya Indonesia–India di New Delhi

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke India dalam rangka perayaan Hari Republik India ke-76 menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara. Dalam kesempatan ini, Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon mewakili Indonesia dalam penandatanganan Program Pertukaran Budaya (Cultural Exchange Program) 2025–2028 bersama Menteri Kebudayaan India, Shri Gajendra Singh Shekhawat. Program tersebut memperluas kerja sama di bidang seni, konservasi, sejarah, museum, film, serta pertukaran pemuda, melanjutkan relasi budaya yang telah terjalin sejak 1955.

Di tengah berbagai kerjasama kebudayaan yang berlangsung, salah satu kegiatan yang turut menandai kedekatan historis kedua negara adalah penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada delegasi Kementerian Kebudayaan Indonesia. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diadakan selama penyelenggaraan UNESCO IGC 20th Committee Meeting.

Penyerahan Replika Prasasti Tembaga Nalanda

Pada 9 Desember 2025, Kementerian Kebudayaan Pemerintah India menyerahkan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada pejabat senior Kementerian Kebudayaan Indonesia dalam sebuah upacara resmi di National Museum, New Delhi. Meskipun bukan kegiatan utama dari kunjungan Presiden, acara ini menghadirkan nilai simbolis yang kuat, karena mengangkat kembali hubungan intelektual dan spiritual yang telah terjalin antara Nalanda Mahavihara dan Suvarnadvipa (Sumatra) sejak abad ke-9.

Replika tersebut akan dipamerkan di Museum Muarajambi, memperkaya koleksi yang menegaskan keterhubungan warisan sejarah Indonesia dan India.

Upacara Resmi di National Museum India

National Museum, New Delhi, dan dipimpin oleh DGNM Sh. Gurmeet Chawala sebagai tuan rumah. Acara ini dihadiri oleh sejumlah delegasi, antara lain Sh. Prashant Agarwal selaku Additional Secretary (South MEA), Smt. Lily Pandeya sebagai Joint Secretary Culture India, serta Sh. Raden Usman Effendi, Director of Cultural Diplomacy dari Kementerian Kebudayaan Indonesia.

Dalam sambutannya, tuan rumah menegaskan bahwa Prasasti Tembaga Nalanda merupakan salah satu bukti sejarah terpenting yang menunjukkan bahwa hubungan Indonesia–India tidak hanya terbangun melalui kerja sama modern, tetapi berakar pada hubungan kuno yang kaya nilai intelektual dan spiritual.

Sejarah Prasasti Tembaga Nalanda

Prasasti Tembaga Nalanda berasal dari Kekaisaran Pala (sekitar 860 M) dan dikeluarkan oleh Raja Devapaladeva. Dokumen ini mencatat pemberian lima desa kepada Nalanda Mahavihara untuk mendukung kegiatan para bhikkhu dan penulisan teks-teks ajaran Buddha.

Pemberian ini merupakan respons terhadap permintaan Maharaja Balaputra Deva dari Suvarnadvipa (Sumatra), yang mengirimkan duta untuk memperkuat hubungan pendidikan dan spiritual antara Nusantara dan India. Prasasti ini merupakan bukti langsung dari jejaring intelektual Asia pada masa itu.

Baca Juga :  Dislutkan NTB Terima Kunjungan DPR Aceh Bahas Pemberdayaan Nelayan hingga Regulasi BBL

Prasasti asli kini dipamerkan di National Museum India sebagai salah satu koleksi paling berharga.

Detail Penting Prasasti Tembaga Nalanda

Prasasti ini ditulis menggunakan aksara Eastern Nagari atau Siddhamatrika dalam bahasa Sanskrta. Pada bagian atasnya terdapat segel dharmachakra yang diapit dua rusa, simbol penting dalam ajaran Buddha. Prasasti diterbitkan dari kawasan Madgagiri atau Monghyr pada masa itu.

Isi prasasti menyebutkan bahwa Raja Devapaladeva memberikan lima desa Nandivanaka, Manivataka, Natika, Hastigrama, dan Palamaka kepada Nalanda Mahavihara sebagai dukungan bagi para bhikkhu dan kegiatan penulisan naskah-naskah dharma. Dokumen ini juga memuat nama Balavarmman, utusan dari Suvarnadvipa yang menjalankan misi diplomatik atas permintaan Maharaja Balaputra Deva. Prasasti bertanggal hari ke-21 bulan Kartika pada tahun ke-39 pemerintahan Raja Devapaladeva.

Warisan Kuno yang Menguatkan Kolaborasi Masa Kini

Penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda pada 9 Desember 2025 bukti menambah kedalaman makna dari rangkaian kegiatan budaya Indonesia–India tahun ini. Kehadiran replika tersebut di Museum Muarajambi kelak akan menjadi pengingat bahwa hubungan kedua negara berakar pada interaksi peradaban yang panjang dan bahwa kerja sama masa kini dibangun di atas fondasi warisan sejarah yang kokoh.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pilkades Loteng 2026 Beda! Pengadaan Logistik Kini Diserahkan ke Panitia Desa
Kader Gelora NTB Didorong Perkuat Ideologi, Targetkan Indonesia Jadi Kekuatan Dunia
Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah
FUGUKU NYALAKAN SEMANGAT 2026: HADIRKAN INSTALASI SENI NASIONAL, KOLEKSI RAMADAN, DAN EKSPANSI MANCANEGARA
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat
KAI Daop 1 Jakarta Sambut Kunjungan SMK Jayawisata1 Kenalkan Pelayanan Prima di Stasiun Gambir

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47