Kementerian PU Perkuat Kerja Sama Bilatertal Indonesia-Belanda di Sektor Sumber Daya Air - Koran Mandalika

Kementerian PU Perkuat Kerja Sama Bilatertal Indonesia-Belanda di Sektor Sumber Daya Air

Senin, 29 Desember 2025 - 07:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 19 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belanda, khususnya di sektor sumber daya air. Kerja sama ini dipertegas melalui pelaksanaan Joint Steering Committee Meeting (JSC) 2025 Indonesia–Netherlands Cooperation on Water yang diselenggarakan secara hibrida dari Jakarta dan Den Haag, Senin (16/12/2025).

Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, menyampaikan bahwa JSC 2025 menjadi forum yang sangat strategis. Pertemuan ini tidak hanya bertujuan untuk meninjau capaian kerja sama yang telah berjalan, tetapi juga mengidentifikasi tantangan serta menentukan arah kebijakan sektor air kedua negara di masa depan.

Kerja sama antara Indonesia dan Belanda di bidang ini memiliki sejarah panjang dan rekam jejak positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama lebih dari 25 tahun, kerja sama Indonesia–Belanda di bidang pengelolaan air telah menghasilkan berbagai capaian penting. Melalui JSC 2025 ini kami ingin memastikan agar seluruh inisiatif yang telah dirintis dapat terus diperkuat dan diimplementasikan secara berkelanjutan,” kata Sekjen Wida Nurfaida.

Lebih lanjut, Wida menekankan bahwa kolaborasi antara Indonesia-Belanda ini telah memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, mulai dari kajian teknis, pelaksanaan proyek percontohan (pilot projects), hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Konveksi Tas Keluhkan Membanjirnya Tas Impor

Sejak pelaksanaan JSC tahun 2023, kemajuan signifikan telah tercapai berkat pendekatan strategis jangka menengah yang dijalankan oleh tiga kelompok kerja utama (working group). Ketiganya adalah Working Group Integrated Water Resilience, Lowland Development and Irrigation, serta Capacity Building, Knowledge Exchange, and Youth Engagement. Keberadaan kelompok kerja ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan solusi pengelolaan air yang terintegrasi, berbasis sains, dan inklusif. Sekjen Wida berharap kemitraan ini dapat melangkah lebih jauh dari sekadar tataran konsep.

Dalam forum JSC 2025 ini, Kementerian PU mengusulkan inisiatif baru berupa pembentukan kelompok kerja terkait Integrated North Java Coastal Development. Usulan ini muncul sebagai respons mendesak terhadap meningkatnya risiko bencana di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa, seperti banjir rob, penurunan muka tanah (land subsidence), serta dampak perubahan iklim yang mengancam keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada perencanaan dan kajian, tetapi dapat berlanjut menjadi aksi nyata di lapangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Untuk mewujudkan pengelolaan pesisir dan sumber daya air yang terpadu dan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang kuat,” ujar Sekjen Wida.

Baca Juga :  Perdana, BINUS Business School Gelar Kompetisi Kasus Bisnis Tingkat Nasional Bekerjasama dengan PT. ParagonCorp

Kementerian PU berharap hasil kesepakatan dalam JSC 2025 dapat menjadi landasan yang kuat mengenai prioritas, pembagian peran, serta mekanisme tindak lanjut antarkelompok kerja. Dengan demikian, penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Belanda di sektor sumber daya air ini dapat memberikan dampak yang semakin signifikan dalam menghadapi tantangan kebencanaan air di masa mendatang.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:02

7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Berita Terbaru

NTB Terkini

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:01