Menutup Tahun, LindungiHutan Dorong Solusi Berbasis Alam Hadapi Tantangan Iklim - Koran Mandalika

Menutup Tahun, LindungiHutan Dorong Solusi Berbasis Alam Hadapi Tantangan Iklim

Senin, 29 Desember 2025 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 19 Desember 2025 — Menutup akhir tahun yang diwarnai meningkatnya risiko banjir dan abrasi di berbagai wilayah Indonesia, LindungiHutan menegaskan komitmennya dalam mendorong solusi berbasis alam sebagai upaya mitigasi krisis iklim yang berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, LindungiHutan bersama mitra korporasi, komunitas, dan masyarakat lokal menjalankan berbagai inisiatif penanaman pohon di wilayah pesisir serta daerah rawan bencana. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LindungiHutan yang selama bertahun-tahun menghubungkan aksi konservasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal melalui kolaborasi multipihak.

Sebagai platform konservasi dan penghijauan yang berbasis di Semarang, LindungiHutan telah menanaman lebih dari 1 juta pohon, dan berhasil menjalin kerja sama dengan 600+ mitra serta melibatkan puluhan ribu individu dalam program penanaman pohon dan pemulihan ekosistem di berbagai wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Restorasi lingkungan tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada dampak ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kami mendorong pendekatan terpadu yang menghubungkan konservasi alam dengan aktivitas produktif masyarakat,” ujar Arin Khurota, Publications Officer LindungiHutan.

Baca Juga :  VRITIMES Memahami Grafik Rainbow Bitcoin: Alat Penting untuk Menentukan Waktu Investasi Terbaik

Di sejumlah wilayah dampingan, masyarakat pesisir dan pedesaan mulai mengembangkan usaha turunan ramah lingkungan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Inisiatif tersebut mencakup pengolahan limbah organik menjadi bubuk cangkang telur untuk kebutuhan pertanian, pengembangan perikanan berkelanjutan dengan pakan ikan tinggi protein, serta aktivitas ekonomi berbasis sumber daya lokal yang mendukung keseimbangan ekosistem.

Selain itu, sebagian kelompok masyarakat juga memanfaatkan kawasan hijau sebagai penyangga ekonomi lokal melalui kegiatan budidaya terpadu, termasuk inisiatif jual bibit lele yang terintegrasi dengan program penghijauan dan pengelolaan air berbasis alam.

Memasuki musim hujan, LindungiHutan menekankan pentingnya peran hutan dan mangrove dalam menahan laju air, mengurangi abrasi, serta menjaga stabilitas lingkungan. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah nyata yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi ekologis dan sosial bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  Analisa Bitcoin: Volatilitas BTC Melonjak Hingga Capai Puncak Tertingginya

Melalui momentum akhir tahun ini, LindungiHutan mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi lingkungan yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. “Menjaga alam berarti menjaga kehidupan. Kolaborasi adalah kunci agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas,” tutup pernyataan tersebut.

Tentang LindungiHutan
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru