Fokus pada Metrik AI Visibility agar Bisnis Berpeluang Direkomendasikan ChatGPT dan Google Gemini, Agensi SEO Ini Bagikan Strateginya - Koran Mandalika

Fokus pada Metrik AI Visibility agar Bisnis Berpeluang Direkomendasikan ChatGPT dan Google Gemini, Agensi SEO Ini Bagikan Strateginya

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perubahan besar dalam cara mesin pencari dan platform AI menyajikan jawaban membuat bisnis perlu mengevaluasi ulang strategi SEO mereka. Tidak lagi cukup sekadar berada di peringkat atas Google, kini brand dituntut untuk memiliki AI Visibility agar dapat direferensikan oleh sistem berbasis Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT dan Google Gemini.

Doxadigital, sebuah digital marketing agency yang berfokus pada SEO dan Semantic SEO, menyoroti pentingnya metrik AI Visibility sebagai indikator baru dalam mengukur visibilitas brand di era pencarian berbasis AI. Pembahasan ini dituangkan dalam artikel edukatif berjudul AI Visibility yang dipublikasikan di situs resmi Doxadigital.

Viktor Iwan Kristanda, CEO Doxadigital sekaligus penulis artikel tersebut, menjelaskan bahwa sistem AI tidak bekerja seperti mesin pencari tradisional. “AI tidak menampilkan sepuluh link lalu membiarkan pengguna memilih. AI menyusun jawaban. Artinya, hanya brand yang dianggap relevan, jelas secara semantik, dan dipercaya yang akan diambil sebagai referensi,” jelas Viktor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Viktor, AI Visibility bukan tentang mengontrol rekomendasi AI, melainkan meningkatkan probabilitas sebuah brand untuk dipilih oleh AI berdasarkan struktur data, konteks, dan sinyal kepercayaan yang kuat.

Apa Itu AI Visibility

Dalam konteks SEO modern, AI Visibility merujuk pada sejauh mana sebuah brand, produk, atau website muncul, disebut, atau dikutip dalam jawaban yang dihasilkan AI. Ini mencakup kemunculan di ChatGPT, Google Gemini, AI Overviews, hingga platform generative search lainnya.

Baca Juga :  Nusantara Global Network Menjalin Kemitraan Strategis dengan HF Markets untuk Menawarkan Peluang IB yang Menarik dan Rencana Komisi Menguntungkan

Berbeda dengan SEO konvensional yang berorientasi pada ranking halaman, AI Visibility berfokus pada kelayakan konten untuk diretrieval dan dirangkai menjadi jawaban oleh AI.

Strategi AI Visibility yang Perlu Diperhatikan Bisnis

Mengacu pada artikel AI Visibility Doxadigital, terdapat beberapa strategi utama yang perlu diperhatikan bisnis agar memiliki peluang lebih besar direkomendasikan oleh AI.

Pertama, membangun kejelasan entitas (entity clarity). AI bekerja dengan memahami entitas seperti brand, orang, produk, dan layanan. Website perlu secara konsisten menjelaskan siapa brand tersebut, bergerak di bidang apa, serta apa keahlian utamanya. Ketidakjelasan identitas membuat AI kesulitan mengaitkan brand dengan topik tertentu.

Kedua, memperkuat struktur semantik dan topikal. Konten tidak lagi berdiri sendiri. AI lebih mudah mengambil informasi dari website yang memiliki struktur topikal jelas, saling terhubung, dan membentuk semantic content network. Artikel, halaman layanan, dan profil penulis harus saling memperkuat konteks.

Ketiga, membangun sinyal kepercayaan (trust signals). AI cenderung memilih sumber yang memiliki indikator kepercayaan kuat. Ini mencakup profil penulis yang jelas, pengalaman nyata, referensi eksternal, serta konsistensi informasi. Trust menjadi faktor penting dalam sistem AI yang bersifat probabilistik.

Keempat, mengoptimalkan keterbacaan dan keterkutipan konten. AI mengambil potongan teks yang jelas, ringkas, dan langsung menjawab pertanyaan. Struktur paragraf, heading, daftar poin, serta definisi yang eksplisit meningkatkan peluang konten untuk dikutip.

Kelima, memahami bahwa AI bersifat kontekstual dan berbasis probabilitas. Jawaban AI dapat berbeda tergantung lokasi, bahasa, dan konteks pengguna. Karena itu, laporan AI Visibility tidak boleh dibaca sebagai sebab-akibat langsung, melainkan sebagai indikasi peluang dan korelasi.

Baca Juga :  6 Tahun Sejak Cuitan Elon Musk, Harga Bitcoin Melejit 1000%!

“Banyak brand keliru menyimpulkan bahwa jika mereka tidak muncul di AI hari ini, berarti strategi mereka gagal. Padahal AI bekerja secara dinamis dan kontekstual. Optimasi harus dilihat sebagai proses jangka menengah hingga panjang,” tambah Viktor.

AI Visibility Bukan Pengganti SEO, Melainkan Evolusi

Doxadigital menegaskan bahwa AI Visibility tidak menggantikan SEO tradisional, melainkan melengkapinya. Ranking tetap relevan, namun tidak lagi cukup sebagai satu-satunya indikator keberhasilan.

“SEO yang tidak mempertimbangkan AI Visibility berisiko kehilangan relevansi di masa depan. Sementara brand yang membangun struktur semantik dan kepercayaan sejak sekarang akan lebih siap menghadapi perubahan perilaku pencarian,” ujar Viktor.

Sebagai digital marketing agency, Doxadigital juga menyediakan layanan AI Search Optimization, yang dirancang untuk membantu bisnis membangun fondasi SEO yang relevan dengan sistem AI, termasuk optimasi Semantic SEO, Topical Authority, dan struktur konten berbasis entitas.

Tentang Doxadigital

Doxadigital adalah digital marketing agency yang berfokus pada SEO, Semantic SEO, Topical Authority, dan AI Search Optimization. Doxadigital membantu bisnis membangun visibilitas jangka panjang dengan pendekatan berbasis struktur, data, dan pemahaman mendalam terhadap cara kerja mesin pencari dan AI generatif.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif
Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed
K Mall at Menara Jakarta Rayakan Imlek dengan “A Season of Prosperity and Joy”
KAI Logistik Optimalkan Keamanan dan Keselamatan Angkutan B3 Melalui Moda Kereta Api
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang
40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis
Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk
Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:00

IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:49

Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:28

K Mall at Menara Jakarta Rayakan Imlek dengan “A Season of Prosperity and Joy”

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:45

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:15

40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:14

Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:35

Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:04

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru

Berita Terbaru