Tangani Banjir Susulan di Kabupaten Agam, Kementerian PU Tambah Alat Berat di Kelok 28 - Koran Mandalika

Tangani Banjir Susulan di Kabupaten Agam, Kementerian PU Tambah Alat Berat di Kelok 28

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 3 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons dampak banjir bandang dan longsor susulan yang menerjang Jorong Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Rabu (31/12/2025). Fokus utama penanganan saat ini adalah pembersihan material longsor di kawasan Kelok 28 yang memutus akses jalan penghubung Pasar Maninjau – Lubuk Alung.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa seluruh sumber daya kementerian telah dikerahkan untuk mendukung penanganan darurat, khususnya di sektor jalan dan jembatan, sumber daya air, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian terpenuhi,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Kamis (1/1/2026), tim tanggap darurat Kementerian PU bersama Pemerintah Kabupaten Agam dan TNI-Polri telah menyiagakan alat berat di lokasi bencana susulan. Upaya pembersihan material longsor terus dilakukan secara intensif agar jalur jalan yang tertutup longsor dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, mengungkapkan bahwa di lapangan potensi longsor susulan masih tinggi, terutama di Kelok 28 yang masih menyimpan endapan material longsoran. Guna mempercepat proses pembukaan jalan, Naryo merinci penambahan alat berat yang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

“Saat ini, dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten. Rencananya BWS akan menambah 2 alat berat lagi, di mana 1 unit dijadwalkan tiba pada 3 Januari 2026 dan satu unit lainnya pada 6 Januari 2026,” jelas Naryo.

Selain fokus pada infrastruktur fisik, Kementerian PU juga memprioritaskan kebutuhan dasar pengungsi. Masyarakat terdampak di Kecamatan Tanjung Raya kini telah direlokasi ke hunian sementara (huntara) di Palembayan. Di lokasi ini, Kementerian PU telah memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTU) dan 5 unit hidran umum untuk menjamin ketersediaan air bersih. Penanganan di Tanjung Raya ini merupakan kelanjutan dari operasi tanggap darurat Kementerian PU di Sumatra Barat yang telah berlangsung sejak akhir November 2025.

Hingga 30 Desember 2025, Kementerian PU mencatat telah memobilisasi total 341 unit alat berat (114 unit milik PU dan 227 unit mitra BUMN) ke seluruh wilayah terdampak di Sumatra Barat. Selain itu, 7 unit Jembatan Bailey telah dimobilisasi, dengan rincian 6 unit sudah terpasang dan 1 unit dalam proses pemasangan.

Baca Juga :  Gaya Hidup Sehat Jadi Tren Sosial Baru: Gen Z Jadikan Olahraga sebagai Lifestyle Estetik & Empowering

Untuk dukungan sanitasi dan air bersih lintas wilayah Sumbar, Kementerian PU menyiagakan 1 unit IPA Mobile, 18 mobil tangki air, 8 unit biority, 105 hidran umum, dan 14 toilet portabel. Dukungan material pencegahan bencana juga diperkuat dengan penyediaan 1.240 unit geobag dan 810 unit bronjong kawat.

Dalam upaya penanganan bencana, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan infrastruktur, serta menjamin keselamatan warga terdampak bencana di Kabupaten Agam maupun wilayah Sumatera Barat lainnya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:02

7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:02

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02