Kementerian PU Bangun 66 Sumur Bor untuk Pastikan Pasokan Air Bersih Berkualitas bagi Korban Bencana di Sumatera - Koran Mandalika

Kementerian PU Bangun 66 Sumur Bor untuk Pastikan Pasokan Air Bersih Berkualitas bagi Korban Bencana di Sumatera

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan pascabencana dengan memprioritaskan penyediaan air baku di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 66 titik sumur bor tengah dibangun untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih berkualitas yang memenuhi standar kesehatan.

Pembangunan ini difokuskan pada area vital seperti fasilitas umum, fasilitas kesehatan, perkantoran, sekolah, hingga kawasan hunian yang terdampak kerusakan infrastruktur air akibat bencana.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak semata-mata berfokus pada perbaikan fisik infrastruktur yang rusak. Lebih dari itu, pemerintah menaruh perhatian serius pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 66 titik lokasi pembuatan sumur bor air baku yang tersebar di 3 provinsi terdampak sebagai support penyediaan air minum yang bersih melalui SPAM kita,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan data Kementerian PU per 15 Januari 2026, progres pembangunan sumur bor menunjukkan perkembangan positif. Dari total 66 lokasi, sebanyak 8 lokasi telah selesai dikerjakan dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Sementara itu, 57 lokasi lainnya masih dalam tahap proses pengeboran yang terus dikebut pengerjaannya. Lokasi pembangunannya tersebar di titik-titik simpul pelayanan publik, meliputi masjid, pasar, puskesmas, rumah sakit, perkantoran pemerintah, sekolah, serta area permukiman warga.

Baca Juga :  Cross Hotels & Resorts Perluas Portfolio di Bali Bersama Geonet Property & Finance Group

Kementerian PU menerapkan standar teknis tinggi dalam pembangunan infrastruktur ini untuk menjamin keberlanjutan sumber air. Sumur bor yang dibangun merupakan jenis sumur dalam (deep well) dengan kedalaman rata-rata sekitar 100 meter dan diameter pipa lebih dari 4 inci.

Sumur ini dirancang untuk mengambil air tanah dari lapisan akuifer terkekang maupun semi-terkekang menggunakan metode pemboran teknis. Proses konstruksi juga dilengkapi dengan uji logging dan pumping test untuk memastikan debit air yang dihasilkan stabil di angka lebih dari 2 liter per detik.

Guna mendukung distribusi air yang optimal, setiap unit sumur bor dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang mumpuni, yaitu pompa submersible, rumah tenaga listrik, reservoir atau toren penampung berkapasitas lebih dari 1.000 liter, dan hidran umum untuk akses warga.

Baca Juga :  Tumbuh Stabil, KAI Logistik Berhasil Kelola 19 Juta Ton Barang Hingga Oktober 2025

Penentuan titik kedalaman sumur tidak dilakukan berdasarkan survei geolistrik yang komprehensif guna memastikan mutu sumber air. Hasilnya, standar kualitas air dari sumur bor ini terbukti memenuhi parameter keamanan utama, yakni pH sekitar 7,1, kadar besi di bawah 1 mg/l, serta tingkat kekeruhan di bawah 1.000 mg/l. Dengan kualitas tersebut, air baku ini aman digunakan untuk kebutuhan dasar masyarakat dan operasional fasilitas pelayanan publik.

Kementerian PU memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap namun terintegrasi dengan penanganan infrastruktur lainnya di wilayah terdampak. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan demi mempercepat penyelesaian pekerjaan sesuai target waktu.

Melalui pembangunan 66 sumur bor air baku ini, Kementerian PU berkomitmen penuh mendukung pemulihan kehidupan masyarakat, sekaligus meningkatkan ketahanan layanan air bersih sebagai bagian vital dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hisense ASEAN 2026 Partner Conference: Perkuat Lokalisasi, Dorong Pertumbuhan Bersama Mitra Regional
Presiden Direktur Bittime: Investasi Aset Kripto berbasis Emas ($XAUT) Sekarang jadi Lebih Mudah dengan Rupiah (IDR)
Bittime Exclusive VIP Experience, Layanan Premium dengan Biaya Lebih Rendah
KAI Bandara Catat Mencapai 250 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Masa Angkutan Lebaran 2026
Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum
Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Kecamatan Batangtoru dengan Fasilitas Lengkap Layak Huni
Nusantara Halal Bihalal Gathering di Tebet: Momen Silaturahmi Lebih Hangat di TMG Hotel Tebet Jakarta
LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:00

Hisense ASEAN 2026 Partner Conference: Perkuat Lokalisasi, Dorong Pertumbuhan Bersama Mitra Regional

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00

Presiden Direktur Bittime: Investasi Aset Kripto berbasis Emas ($XAUT) Sekarang jadi Lebih Mudah dengan Rupiah (IDR)

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00

KAI Bandara Catat Mencapai 250 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:47

Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Kecamatan Batangtoru dengan Fasilitas Lengkap Layak Huni

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00

Nusantara Halal Bihalal Gathering di Tebet: Momen Silaturahmi Lebih Hangat di TMG Hotel Tebet Jakarta

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00

LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik Selama Libur Lebaran 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00

Lebih Percaya Diri Pasca Lebaran, BRI Finance Dukung Kepemilikan Mobil Impian Masyarakat

Berita Terbaru

NTB Terkini

Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:34