Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh - Koran Mandalika

Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan seluruh warga terdampak sudah dapat menempati hunian yang layak dan tidak ada lagi yang tinggal di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung lokasi pembangunan Huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (20/1/2026). Saat ini, Kementerian PU tengah merampungkan tahap akhir pembangunan huntara tersebut dengan progres fisik mencapai 98,75%.

“Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua bekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan maksimal,” ujar Menteri Dody.

Penyelesaian huntara sebelum Ramadan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian fisik bangunan semata, namun juga harus menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah.

“Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun dalam kondisi pascabencana,” tegas Menteri Dody.

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1. Untuk mengejar target waktu di tengah kondisi darurat, Kementerian PU menerapkan metode konstruksi modular dengan sistem Modular Lite (MOLI). Teknologi ini memungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat tanpa memerlukan alat berat.

Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan mencapai 2.052 m². Kompleks ini terdiri dari 7 blok hunian yang mencakup 114 modul. Kapasitas huntara dirancang untuk menampung 84 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 336 jiwa.

Guna menjamin kesehatan dan kenyamanan penghuni, kawasan huntara dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain berupa 42 unit Mandi Cuci Kakus (MCK), area komunal multifungsi dan area jemur, musala untuk kegiatan ibadah, dan utilitas pendukung berupa genset dan toren air.

Baca Juga :  Imbas Genangan Air di Jalur Alastua – Semarang Tawang, KAI Daop 1 Jakarta Batalkan KA 166 Dharmawangsa

Kementerian PU juga memastikan ketersediaan sanitasi dan air bersih yang memadai. Sumber air bersih diperoleh dari sumur bor yang disalurkan melalui tandon, sementara pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek. Untuk pasokan listrik, kawasan ini telah terhubung dengan jaringan PLN.

Dengan rampungnya tahap akhir ini, huntara ditargetkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak bencana, sehingga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat berjalan lebih cepat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat
OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Berita Terbaru