Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Program yang dilaksanakan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan PT PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga dirancang sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Progres pembangunan tersebut mendapat apresiasi dari BenihBaik.com, platform kolaborasi kemanusiaan. Founder BenihBaik.com, Andi F. Noya, menilai pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah dan PTPN IV sebagai model penanganan pascabencana yang melampaui pola bantuan konvensional.

“Yang dibangun di sini bukan sekadar tempat berteduh sementara, tetapi fondasi kehidupan yang bermartabat. Ini bisa menjadi standar baru penanganan terpadu pascabencana,” ujar Andi saat meninjau lokasi pembangunan huntap di Batangtoru, awal pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung pembangunan huntap di kawasan Kebun Hapesong, lahan perkebunan negara yang dialokasikan PTPN IV untuk relokasi warga.

Baca Juga :  Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Sebagai bentuk komitmen korporasi di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo menyediakan total sekitar 30 hektare lahan di sejumlah titik strategis di Batangtoru untuk mendukung pembangunan huntap dan huntara. Salah satunya berada di Afdeling II Kebun Hapesong seluas lima hektare, yang tengah dibangun 227 unit huntap bagi warga Desa Hapesong Baru dan Batu Godang. Hingga akhir Januari, progres pembangunan kawasan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Kawasan hunian ini dirancang sebagai lingkungan terpadu dengan fasilitas pendukung, seperti masjid, balai desa, dan lapangan olahraga. Sementara itu, di Afdeling I Kebun Hapesong, PTPN IV juga menyiapkan lahan lima hektare sebagai zona huntara untuk menampung warga selama masa transisi.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan bahwa penyediaan lahan oleh PTPN IV menjadi faktor kunci percepatan relokasi warga dari lokasi rawan bencana. “Kami terus mendorong percepatan agar warga bisa segera meninggalkan pengungsian. Dukungan PTPN IV sangat signifikan, mulai dari pembukaan rumah dinas untuk pengungsian awal hingga penyediaan lahan permanen,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada warga terdampak setiap bulan guna menjamin kebutuhan dasar selama proses pembangunan berlangsung. Target kontrak pembangunan huntap dijadwalkan selesai pada April 2026, meskipun Pemkab Tapsel terus mendorong agar penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga :  Perfect World Rising Resmi dibuka 29 April 2025, Mainkan dan Dapatkan iPhone 16!

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa komitmen perusahaan, sejalan dengan arahan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tidak berhenti pada penyediaan lahan dan rumah semata. Pemulihan sosial dan ekonomi warga menjadi bagian penting dari agenda pascarelokasi.

“Huntap dan huntara ini adalah simbol kebangkitan bersama. Setelah warga menempati hunian baru, kami juga menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar masyarakat bisa kembali mandiri dan produktif,” kata Jatmiko.

Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan elemen masyarakat sipil tersebut dinilai memberi harapan baru bagi penyintas bencana di Batangtoru. Bagi BenihBaik.com, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara lebih manusiawi, terencana, dan berkelanjutan, bukan sekadar respons darurat, melainkan investasi sosial untuk masa depan warga.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis BRI Finance dengan Kejaksaan Negeri Padang Wujudkan Tata Kelola Bisnis Akuntabel
Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh, BRI Finance Sambut Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik
Dana Renovasi Rumah Terwujud, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini
Wujudkan Perjalanan Nyaman, BRI Finance Hadirkan KKB Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%
BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Pastikan Ekspansi Bisnis Terukur, BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat 33,26%
Inkubator Bisnis BINUS International, Peluang Cuan Sejak Kuliah
Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:00

Kolaborasi Strategis BRI Finance dengan Kejaksaan Negeri Padang Wujudkan Tata Kelola Bisnis Akuntabel

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:00

Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh, BRI Finance Sambut Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:00

Dana Renovasi Rumah Terwujud, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:00

Wujudkan Perjalanan Nyaman, BRI Finance Hadirkan KKB Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:00

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00

Inkubator Bisnis BINUS International, Peluang Cuan Sejak Kuliah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00

Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Berita Terbaru