IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional - Koran Mandalika

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Sesi penutup hari pertama menghadirkan IEF Talks Panel 3 bertema “Innovate to Integrate: New Tech for a New Network” di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta. Diskusi menekankan keseimbangan antara teknologi, regulasi, dan sumber daya manusia.

Pemerintah pilih ‘sequence over speed’

Keynote pertama disampaikan oleh Dr. Sonny Sudaryana (Kementerian Komunikasi dan Digital). “Indonesia tidak mengejar pertumbuhan cepat dengan segala risiko. Kami memilih pertumbuhan yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menjelaskan kerangka 6C: Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalyst. “Digitalisasi harus menciptakan nilai, bukan sekadar mempercepat transaksi,” ujar Sonny.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti pentingnya UMKM. “Jika kita ingin pertumbuhan 8 persen, kita harus mendigitalkan tulang punggung ekonomi, yaitu UMKM,” tegasnya.

Baca Juga :  Aplikasi Raya Semakin Lengkap, Hadirkan Ragam Fitur Pembayaran, Nasabah Transaksi dalam Satu Genggaman

Manusia sebagai kunci transformasi digital

Keynote kedua dibawakan oleh Dr. Rani Burchmore (ASEAN Youth for Digital Action). “Infrastruktur penting, tetapi manusia adalah penentu keberhasilan transformasi digital,” tegas Rani.

Ia memaparkan peran ION Academy. “Kami tidak hanya melatih, tetapi mengaktifkan ekonomi melalui keterampilan digital,” katanya.

“Tujuan kami bukan sekadar sertifikat, tetapi pekerjaan nyata dan peningkatan produktivitas UMKM,” tambahnya.

Open network melawan monopoli platform

Panel dipandu oleh Nalin Singh (Orbit Future Academy) dengan panelis Balaje Rajaraman (NammaYatri), Sanjeev Gupta (Remiges), dan Ravish Sahay (SequelString). Balaje Rajaraman berbagi pengalaman India. “Melalui model open network, pengemudi kami bisa mendapat pendapatan lebih tinggi karena tidak dibebani komisi besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Tokocrypto Genap 7 Tahun, Catat Prestasi Masuk 25 Bursa Kripto Terbesar Global

“Ini membuktikan bahwa teknologi bisa berpihak pada pekerja, bukan hanya platform,” tambahnya.

Sanjeev Gupta menekankan aspek teknis ONDC. “Open network dirancang agar tak terlihat oleh pengguna akhir, tetapi bekerja sebagai infrastruktur dasar di balik layar,” jelasnya.

“Ini seperti jalan tol digital bagi perdagangan,” katanya.

Ravish Sahay menyoroti skalabilitas solusi berbasis open network. “Kami membangun aplikasi yang bisa dipakai lintas kota dan sektor, dari transportasi hingga pembayaran,” ujar Ravish.

“Model ini memberi fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya,” tambahnya.

Penutup panel

Diskusi menegaskan bahwa keberhasilan ION akan bergantung pada inovasi berkelanjutan, talenta digital yang kuat, serta kolaborasi pemerintah dan swasta.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Finance Hadirkan BRI Flash, Solusi Dana Tunai Tanpa Mengganggu Mobilitas
BRI Finance Ingatkan Konsumen Pentingnya Pembayaran DP dan Angsuran melalui Kanal Resmi
Hadir di BRI Expo DJPB 2026, BRI Finance Berikan Pengalaman Test Drive Kepada Konsumen Sebelum Menentukan Pilihan
Veritask Luncurkan AiYU Generasi Terbaru, Ungguli Model AI Generik dalam Pengujian Hukum Indonesia
Perkuat Kapabilitas Bisnis, BRI Finance Buka Peluang Karier bagi Talenta Profesional
Dari Aktivitas Harian hingga Perjalanan Jauh, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru
Promo Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Hadir dengan Bunga Mulai 3,33%
itel Rilis Smartwatch terbaru Fit O18, Mulai Gaya Hidup Sehat Tanpa Mahal

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Dari Potensi ke Profesi, Telkom AI Connect Papua Ajak Pemuda Manfaatkan AI untuk Persiapan Karir

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Telkom AI Connect Malang Gelar Malang AI Innovation Sprint 2026, Ajak Talenta Muda Bikin Konten Video dengan AI

Kamis, 5 November 2026 - 10:01

Tinjau Pondok Kalodran Permai 2, BP Tapera Pastikan Dukungan Pembiayaan Rumah Subsidi

Kamis, 5 November 2026 - 08:02

Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?

Kamis, 5 November 2026 - 07:02

JUVA by ZAP Hadirkan Pengalaman Pilates Istimewa di Jewel Changi Airport, Singapura

Rabu, 4 November 2026 - 22:02

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Berita Terbaru

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Teknologi

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:02