Buka Jalan Menuju Kemandirian UMKM Perempuan, Pertamina Buka Program PFpreneur - Koran Mandalika

Buka Jalan Menuju Kemandirian UMKM Perempuan, Pertamina Buka Program PFpreneur

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan pelaku usaha memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas. Sebagai upaya mendorong kewirausahaan yang inklusif dan berkeadilan, Pertamina melalui Pertamina Foundation menghadirkan program PFpreneur, pembinaan UMKM yang fokus pada UMKM perempuan yang diselenggarakan setiap tahun dan kembali dibuka tahun ini.

Program ini terbuka bagi perempuan Warga Negara Indonesia berusia minimal 18 tahun yang memiliki usaha aktif minimal enam bulan di sektor fashion, kerajinan, kuliner, dan agribisnis. Peserta mendaftar secara berkelompok (3–5 orang) dan wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan pembinaan.

Pendaftaran program PFpreneur dibuka pada 2 Maret hingga 29 Maret 2026 melalui laman pertaminafoundation.org

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa PFpreneur menjadi bagian dari ekosistem atau journey pembinaan UMKM Pertamina sebelum pembinaan lanjutan di UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator.

“PFpreneur ini adalah gerbang emas untuk menuju keluarga besar binaan Pertamina. Dimulai dari PFpreneur, para womenpreneur akan diberikan penguatan fondasi usaha, mulai dari mindset kewirausahaan, penguatan model bisnis dan brand produk, hingga keterampilan digital untuk pengelolaan keuangan dan pemasaran mereka. Ketika fondasinya sudah kuat, mereka akan melaju ke program pembinaan lanjutan, yakni UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator,” ujar Rudi, Senin (2/3).

Baca Juga :  Seminar dan Workshop Pengusaha Muda Brilian BRI Region 6/Jakarta 1 Dorong Lahirnya Entrepreneur Tangguh dan Inovatif

Sejak diinisiasi tahun 2020, PFpreneur telah melatih 6.325 wirausaha perempuan dan 840 di antaranya telah menjadi binaan PFpreneur. Pada gelaran UMK Academy dan Petrapreneur Aggregator 2025, sebanyak 7 binaan PFpreneur yang menjadi champion UMK Academy dan 6 binaan menjadi finalis Top 10 Pertrapreneur Aggregator.

Salah satu kisah sukses binaan datang dari Papua, bernama Sasagu. Sasagu mengangkat kembali kearifan lokal Papua dengan mengolah sagu, pangan identitas masyarakat adat, menjadi produk modern bebas gluten melalui riset lebih dari empat tahun.

Dipimpin Herlina sebagai womenpreneur yang gigih, Sasagu tidak hanya menghadirkan cookies, tepung premix, hingga cake berbasis sagu, tetapi juga membangun ekosistem usaha bersama petani dan mama-mama Papua.

Baca Juga :  KAI Properti Siapkan Face Recognition di Tiga Stasiun Besar

Bergabung ke dalam PFpreneur, menjadi titik penguatan kapasitas dan perluasan jejaring usaha Sasagu hingga bisa tembus UMK Academy tingkat nasional dan mampu ekspor ekspor ke Papua Nugini, Jerman, dan Jepang.

President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan PFpreneur menjadi inisiatif strategis yang dirancang oleh Pertamina Foundation untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing UMKM perempuan melalui pelatihan terintegrasi, kurasi berjenjang, hingga inkubasi bisnis berkelanjutan.

“Kehadiran program PFpreneur menjadi penting karena womenpreneur bukan hanya menjalankan usaha, tetapi juga menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Melalui pendekatan terstruktur, PFpreneur diharapkan mampu mencetak womenpreneur yang tidak hanya tangguh secara bisnis, tetapi juga adaptif terhadap transformasi digital dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Agus.

Program PFpreneur sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita, khususnya poin ketiga tentang peningkatan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, dan pengembangan industri kreatif.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan
Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”
Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center
Kementerian UMKM Buka Rantai Pasok Pascabencana: 25 Usaha Mikro Aceh Tembus ke Jaringan Ritel Modern melalui Program KUMITRA

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:47

Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 21:58

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 September 2026 - 13:16

Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Berita Terbaru