Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong - Koran Mandalika

Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 28 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat dari data kedatangan penumpang KA Jarak Jauh di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung yang cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan.

Berdasarkan pantauan hingga Sabtu, 28 Maret 2026 (siang), jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang datang pada periode Minggu (22/3) atau H2 Lebaran hingga Sabtu (28/3) atau H2+6, rata-rata ada 25.132 pelanggan. Sejauh ini jumlah kedatangan penumpang KA Jarak Jauh terbanyak terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 atau hari kedua Lebaran dengan total ada 27.244 pelanggan yang datang dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa kondisi arus balik yang cenderung merata ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kebijakan yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan.

“Kami melihat adanya distribusi arus balik yang lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah instansi, sehingga masyarakat tidak harus kembali secara bersamaan,” ujar Kuswardojo.

Selain faktor kebijakan kerja fleksibel, program stimulus dari pemerintah juga turut memberikan dampak signifikan terhadap pola perjalanan masyarakat. Diskon tarif tiket kereta api sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial menjadi salah satu pendorong utama tersebarnya arus balik. Tercatat hingga siang ini ada 83.924 pelanggan yang memanfaatkan program diskon tiket 30% ini.

Tidak hanya itu, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan program promo “Silaturahmi” berupa potongan harga sebesar 20% untuk tiket sejumlah perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung, yakni KA Argo Wilis, KA Turangga, 2 KA Malabar, KA Mutiara Selatan, 2 KA Lodaya, 2 KA Harina, KA Ciremai, dan 2 KA Tambahan Bandung – Solo balapan. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif waktu perjalanan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan minat menggunakan transportasi kereta api.

Baca Juga :  Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Rp303 Miliar Tepat Waktu

“Kami juga memberikan promo tambahan berupa diskon 20% untuk KA eksekutif komersial sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan kepada pelanggan, sehingga arus balik dapat lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu,” tambah Kuswardojo.

Adapun pembelian tiket dengan tarif diskon tersebut dapat dilakukan melalui seluruh channel penjualan resmi KAI. Periode pembelian berlangsung mulai 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih fleksibel.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan berbagai program promo yang tersedia, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean. Dengan kondisi arus balik yang merata ini, diharapkan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan berkesan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2
BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat
BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang
Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast
Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan
OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool
Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Berita Terbaru