Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Kecamatan Batangtoru dengan Fasilitas Lengkap Layak Huni - Koran Mandalika

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Kecamatan Batangtoru dengan Fasilitas Lengkap Layak Huni

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. Salah satu fokus utama percepatan pembangunan ini adalah proyek Huntara Batangtoru yang berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Hingga saat ini, progres
fisik pembangunan telah menembus angka lebih dari 70 persen. Upaya percepatan
ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat segera meninggalkan tenda darurat
dan beralih ke hunian yang lebih layak, selaras dengan arahan Presiden Prabowo
Subianto.

Menteri PU Dody
Hanggodo menegaskan bahwa penyelesaian huntara menjadi prioritas utama
pemerintah dalam fase pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang terpenting
masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan
pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar masyarakat bisa
tinggal dengan aman dan layak,” ungkap Menteri Dody (23/2/2026).

Baca Juga :  Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga, Perkuat Pengalaman Perjalanan melalui Travoy Rest dan Jasamarga Tollroad Command Center

Di Kecamatan
Batangtoru, Kementerian PU membangun sebanyak 245 unit huntara yang terbagi ke
dalam 21 blok untuk menampung sekitar 245 Kepala Keluarga (KK) terdampak
bencana.

Dalam pelaksanaannya,
proyek ini menerapkan pendekatan teknis yang efektif dan efisien melalui
penggunaan sistem modular. Bangunan huntara menggunakan struktur rangka baja
ringan yang dirancang kokoh sehingga dapat dibangun dengan cepat tanpa
mengurangi standar mutu konstruksi.

Untuk mengakselerasi
pekerjaan di lapangan, sejumlah alat berat seperti excavatorconcrete mixer (car mix), dump truckbulldozer, dan vibro roller turut dikerahkan secara optimal. Seluruh pelaksanaan pekerjaan
ini dilakukan secara bertahap dengan senantiasa mengedepankan kecepatan,
kualitas, serta keselamatan kerja.

Selain membangun
hunian, Kementerian PU juga memastikan kawasan Huntara Batangtoru mampu
memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tinggal sementara. Oleh karena itu, kawasan ini
turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi.

Baca Juga :  Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Fasilitas tersebut
mencakup sarana ibadah berupa musala, gedung serbaguna, ruang komunal, hingga
fasilitas sosial seperti lapangan futsal dan taman bermain anak. Ketersediaan
utilitas dan kebersihan lingkungan juga dijamin melalui pembangunan toilet komunal,
penyediaan instalasi listrik dan pencahayaan yang memadai, serta ketersediaan
jaringan air bersih dan sanitasi yang layak.

Kementerian PU
berkomitmen kuat untuk memastikan hunian sementara ini dapat segera dihuni.
Langkah strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari percepatan
pemulihan pascabencana yang bertujuan menjaga keberlanjutan pelayanan dasar dan
kelayakan hidup lingkungan bagi seluruh warga terdampak.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?
Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung
Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas
Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani
Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:02

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:02

Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:02

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02

Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

Berita Terbaru