XAU/USD Tembus Level Tertinggi Dua Pekan, Tren Bullish Kian Solid - Koran Mandalika

XAU/USD Tembus Level Tertinggi Dua Pekan, Tren Bullish Kian Solid

Kamis, 2 April 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas global kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis, 2 April 2026, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah dinamika geopolitik dan pergerakan dolar Amerika Serikat yang melemah. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, pergerakan emas (XAU/USD) saat ini menunjukkan tren bullish yang semakin kuat dalam jangka pendek, khususnya pada timeframe H1. Sinyal teknikal yang terbentuk mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup solid untuk menopang pergerakan harga ke level yang lebih tinggi.

Pada sesi perdagangan terakhir, emas berhasil mencatat kenaikan untuk hari keempat secara berturut-turut dan sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan di kisaran 4.800 dolar AS. Meski kemudian mengalami sedikit koreksi, harga tetap bertahan di sekitar 4.758 dolar AS, atau menguat hampir 2% dibandingkan sesi sebelumnya. Kinerja ini menunjukkan bahwa pasar masih merespons positif perkembangan global, terutama terkait meredanya ketegangan di Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pemicu volatilitas.

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick yang mengarah naik serta posisi harga yang bergerak di atas indikator Moving Average memperkuat indikasi tren bullish. Struktur pergerakan harga yang terbentuk menunjukkan dominasi tekanan beli, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek emas dalam jangka pendek. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, tren ini diperkirakan masih akan berlanjut.

Dalam proyeksi pergerakan harian, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan hingga mendekati level resistance di 4.789 dolar AS apabila momentum bullish tetap terjaga. Namun, potensi koreksi tetap perlu diantisipasi, terutama jika terjadi aksi ambil untung atau perubahan sentimen global. Dalam skenario tersebut, level support terdekat diperkirakan berada di sekitar 4.539 dolar AS, yang dapat menjadi titik penahan penurunan harga.

Secara fundamental, penguatan emas tidak terlepas dari pelemahan dolar AS yang terjadi seiring meningkatnya ekspektasi bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran akan mereda. Pernyataan Presiden AS yang membuka peluang penarikan pasukan dalam beberapa pekan ke depan memberikan sinyal positif bagi pasar. Meskipun demikian, ketidakpastian masih membayangi setelah adanya perbedaan pernyataan antara pihak AS dan Iran terkait kemungkinan gencatan senjata.

Selain faktor geopolitik, lonjakan harga energi global turut memengaruhi pergerakan pasar dengan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Kondisi ini mendorong pelaku pasar untuk menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga, khususnya di Amerika Serikat. Federal Reserve diketahui masih mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,50% hingga 3,75%, dengan prospek pemangkasan suku bunga yang semakin terbatas. Lingkungan suku bunga tinggi cenderung menjadi faktor penahan bagi kenaikan emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.

Baca Juga :  Dari Teori ke Praktik: Siswa SMK N 4 Malang Belajar Digital Marketing di Uraga Digital Agency

Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat dalam waktu dekat, seperti klaim pengangguran mingguan dan laporan Non-Farm Payrolls. Data tersebut akan menjadi indikator penting dalam menilai kondisi ekonomi AS. Jika hasil yang dirilis menunjukkan pelemahan, maka hal ini berpotensi menekan dolar AS lebih lanjut dan memberikan ruang tambahan bagi harga emas untuk menguat.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental yang ada, harga emas diperkirakan akan tetap bergerak dalam tren positif meskipun disertai volatilitas yang tinggi. Investor diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan global yang dapat memengaruhi arah pasar, termasuk dinamika geopolitik dan kebijakan moneter. Dalam kondisi ketidakpastian seperti saat ini, emas masih menjadi salah satu instrumen yang relevan sebagai lindung nilai sekaligus peluang investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pengguna LRT Jabodebek Capai 2,5 Juta pada Maret 2026
Mulai Rp5.000, Libur Long Weekend Lebih Praktis dengan LRT Jabodebek
Estimasi Waktu Produksi dan Pengiriman Banner di Supplier X Banner
Waspada “Social Engineering” Tatap Muka: Saat Penipu Tak Lagi Sembunyi di Balik Layar
Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney
Arus Mudik & Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Meningkat, Layanan Pelabuhan Tetap Berjalan Lancar
Jangan Asal Bungkus! Standar Packing Aman Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri
Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:00

Pengguna LRT Jabodebek Capai 2,5 Juta pada Maret 2026

Kamis, 2 April 2026 - 15:00

Mulai Rp5.000, Libur Long Weekend Lebih Praktis dengan LRT Jabodebek

Kamis, 2 April 2026 - 14:00

Estimasi Waktu Produksi dan Pengiriman Banner di Supplier X Banner

Kamis, 2 April 2026 - 13:00

Waspada “Social Engineering” Tatap Muka: Saat Penipu Tak Lagi Sembunyi di Balik Layar

Kamis, 2 April 2026 - 13:00

Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney

Kamis, 2 April 2026 - 13:00

Jangan Asal Bungkus! Standar Packing Aman Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

Kamis, 2 April 2026 - 12:00

Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB

Kamis, 2 April 2026 - 12:00

Wujudkan Liburan Akhir Pekan, BRI Finance Siapkan Solusi Dana Tunai Praktis dan Fleksibel

Berita Terbaru

Teknologi

Pengguna LRT Jabodebek Capai 2,5 Juta pada Maret 2026

Kamis, 2 Apr 2026 - 15:00