Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026 - Koran Mandalika

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Kamis, 16 April 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian industri pembiayaan terhadap risiko kredit, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,23%, berada dalam kisaran yang sehat dan sesuai dengan ketentuan regulator.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian serta penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan di seluruh proses bisnis. “Perusahaan memastikan bahwa setiap tahapan pembiayaan dilakukan secara terukur, mulai dari seleksi debitur, analisis kelayakan, hingga pemantauan kualitas portofolio secara berkala,” ujar Wahyudi.

Baca Juga :  Cara Naikkan Omzet dan Scale Up Bisnis UMKM

Selain itu, Perusahaan juga terus memperkuat fungsi collection dan meningkatkan efektivitas monitoring pembayaran debitur. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko untuk menjaga kualitas aset tetap terjaga di tengah dinamika eksternal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara industri, Otoritas Jasa Keuangan mencatat adanya peningkatan rasio pembiayaan bermasalah dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk memperkuat penerapan manajemen risiko serta lebih selektif dalam penyaluran pembiayaan.

“Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan pencadangan dan mendorong industri untuk lebih prudent dalam melakukan ekspansi, dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio,” jelas Wahyudi.

Baca Juga :  Isi Ulang Minum Gratis di Stasiun LRT Jabodebek, Jadikan Perjalanan Lebih Ramah Lingkungan

Meskipun demikian, BRI Finance memandang bahwa peluang pertumbuhan tetap terbuka. Penyaluran pembiayaan pada awal tahun 2026 masih menunjukkan tren yang terjaga, dengan pendekatan yang lebih selektif dan mempertimbangkan profil risiko debitur serta kondisi daya beli masyarakat.

Hal ini sejalan dengan perkembangan industri yang masih mencatat aktivitas pembiayaan, didukung oleh perbaikan aktivitas ekonomi dan kinerja sektor otomotif. Dalam konteks tersebut, Perseroan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

“Dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin serta penguatan fungsi monitoring dan collection, Perseroan optimistis dapat menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan,” tutup Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji
PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja
Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Berita Terbaru

Teknologi

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02

Teknologi

PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02