PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu - Koran Mandalika

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 April 2026 – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya sebagai BUMN strategis dalam mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu.

Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sisi on farm, PTPN III (Persero) akan fokus pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi. Sementara pada sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung.

Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero) dalam sambutannya di acara kick off program hilirisasi di Kantor Holding Jakarta menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan. Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi.

“Kami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan produksi di tingkat kebun berjalan seiring dengan kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan berkelanjutan.” ujar beliau.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, pada tanggal 14–15 April 2026, Direktur Utama PTPN III (Persero) bersama jajaran terkait, melakukan rangkaian pertemuan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Lampung untuk memastikan implementasi. Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung.

Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung diarahkan untuk memperkuat dukungan kebijakan daerah, percepatan ekosistem investasi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan. Sementara dialog dengan pelaku usaha dan asosiasi petani diharapkan memperkuat rantai pasok bahan baku serta menciptakan pola kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan petani.

Baca Juga :  Workshop Konten Edukatif & Beauty Class Fanbo di SMA Santo Belarminus

Di bidang riset dan inovasi, kerja sama dengan Universitas Lampung yang akan didampingi oleh PT Riset Perkebunan Nusantara menjadi bagian penting dalam pengembangan varietas unggul serta penerapan teknologi budidaya modern, termasuk uji coba teknik peningkatan produktivitas dengan metode Mukibat. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.

Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber daya lokal.

Melalui program ini, PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan sektor agroindustri nasional, menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mendukung target besar Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan sesuai dengan Astacita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan
Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas
Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa
Akselerasi Inovasi Teknologi Bisnis, Sanggabiz Resmi Terpilih Sebagai Penerima Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II
Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:02

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:58

Teknologi

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:03