Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal - Koran Mandalika

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 20 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan bahwa penanganan gangguan prasarana berupa gogosan pada jalur kereta api di petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah selesai dilakukan.

Jalur yang sebelumnya tidak dapat dilalui akibat adanya gogosan di Km 74+9/0 tersebut kini telah dinyatakan aman untuk dilintasi kereta api dengan kecepatan terbatas dan akan berangsur normal. Proses penanganan berhasil diselesaikan pada Senin, 20 April 2026 pukul 12.30 WIB.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan ini merupakan hasil kerja cepat dan kolaboratif seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti demi memulihkan operasional perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KAI memastikan bahwa jalur pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah dapat dilalui kembali oleh kereta api mulai pukul 12.30 WIB dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan melalui penerapan kecepatan terbatas,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  Libatkan 2.000 Orang, Kementrian Pekerjaan Umum Gelar Jalan Sehat dan Fetival Merdeka Peringati HUT ke -80 RI

Kereta api pertama yang melintas di lokasi tersebut adalah KA Siliwangi (343) relasi Cipatat – Sukabumi yang melintas pada pukul 15.35 WIB dengan kondisi aman dan lancar dengan pengawalan oleh petugas dan kecepatan terbatas.

Dengan telah dilaluinya KA pertama tersebut, maka operasional perjalanan KA Siliwangi pada lintas Cipatat – Sukabumi kini berangsur kembali normal dan dapat melayani masyarakat seperti sediakala.

Selain itu, selama masa gangguan berlangsung, tercatat sampai dengan senin siang total sebanyak 727 pelanggan KA Siliwangi melakukan pembatalan perjalanan. Pembatalan tersebut merupakan dampak dari tidak beroperasinya 4 perjalanan KA Siliwangi.

Adapun rincian perjalanan yang dibatalkan yakni pada Minggu, 19 April 2026 terdapat 1 perjalanan KA Siliwangi (345) yang dibatalkan. Sementara pada Senin, 20 April 2026 terdapat 3 perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan, yaitu KA Siliwangi (342), KA Siliwangi (341), dan KA Siliwangi (344).

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan perjalanan tersebut. KAI memastikan seluruh proses pembatalan tiket dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh tiket yang dibatalkan kami kembali 100% diluar bea pemesanan dengan jangka waktu maksimal 7×24 jam dari jadwal tiket KA yang dibatalkan,” tambah Kuswardojo.

Baca Juga :  Masjid Raya Baitul Khairat Raih 2 Rekor MURI, Simbol Kebanggaan Sulawesi Tengah

KAI Daop 2 Bandung juga menegaskan bahwa meskipun jalur telah dapat dilalui, petugas prasarana tetap melanjutkan pekerjaan perbaikan lanjutan di lokasi guna menormalkan kondisi jalur secara menyeluruh.

Perbaikan lanjutan tersebut dilakukan agar ke depannya jalur dapat kembali dilalui dengan kecepatan sesuai dengan yang tertera pada Grafik Perjalanan Kereta Api yang berlaku, sehingga tidak ada lagi pembatasan kecepatan yang diberlakukan.

“Kami terus berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan penyempurnaan kondisi jalur agar dapat segera kembali normal sepenuhnya sesuai standar operasional yang berlaku,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian selama proses penanganan berlangsung, serta mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi resmi terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia
Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?
Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat
Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight
BRI Finance Raih Penghargaan Yearly Excellent Performance – State-Owned Enterprise Subsidiary 2026
BRI Finance Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Program TJSL di Tabanan Bali
Pembiayaan EV BRI Finance Melonjak 13,8 Kali, Minat Kendaraan Listrik Terus Menguat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:56

Rekor Baru MotoGP Mandalika! Antusiasme Penonton Melonjak, Ekonomi Lokal Ikut Dibidik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:45

Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Berita Terbaru