Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional, Presiden RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2 - Koran Mandalika

Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional, Presiden RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2

Kamis, 30 April 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon (30/4) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang dipusatkan di kawasan Kilang Pertamina RU IV Cilacap. Proyek ini merupakan satu dari sembilan proyek strategis nasional yang diluncurkan serentak untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel
Group (KRAS) hadir sebagai pilar utama dalam agenda ini melalui dua proyek
investasi yang berlokasi di Cilegon untuk carbon steel dan Morowali untuk
stainless steel bersama mitra strategis. Proyek pertama adalah pembangunan
fasilitas produksi slab baja karbon berkapasitas 1,5 juta ton per tahun dengan
investasi sebesar USD 200 juta. Proyek kedua, di bawah koordinasi Danantara,
adalah fasilitas produksi slab stainless steel berkapasitas 1,2 juta ton per
tahun dengan investasi USD 320 juta.

Benteng Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inisiatif hilirisasi ini merupakan langkah
taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global, termasuk potensi
eskalasi konflik di Timur Tengah yang berisiko mengganggu jalur logistik
strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan pada jalur tersebut berpotensi menekan
pasokan bahan baku industri seperti bijih besi (iron ore) dan memicu lonjakan
biaya produksi global.

Baca Juga :  Ponton Dermaga vs Dermaga Beton: Mana yang Lebih Efisien & Hemat Biaya?

Dalam pidatonya, Presiden RI menekankan bahwa
bangsa Indonesia perlu keberanian dan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam
untuk dinikmati oleh bangsa Indonesia sendiri. 

“Hilirisasi adalah jalan utama menuju kemakmuran
rakyat. Juga inovasi teknologi, efisiensi, serta kolaborasi lintas sektor demi
kemajuan ekonomi dan kesejahteraan nasional,” tegas Presiden RI, Prabowo
Subianto.

Adopsi Teknologi Terkini dan Optimalisasi Sumber Daya Lokal 

Kedua proyek ini mengintegrasikan teknologi manufaktur
terbaru yang lebih efisien dan hemat energi. Kolaborasi dengan mitra strategis
memungkinkan Krakatau Steel mengadopsi proses produksi yang sangat efisien
untuk meningkatkan kapasitas nasional.

Selain peningkatan kapasitas, fokus utama proyek
ini adalah pemanfaatan bijih besi lokal sebagai campuran bahan baku utama.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga
mengoptimalkan utilisasi produksi baja domestik dan memperkuat rantai pasok
nasional agar lebih mandiri dan resilien.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,
Dr. Akbar Djohan, menyatakan, “Kolaborasi bersama mitra strategis ini melalui
penguatan teknologi mutakhir dan optimalisasi sumber daya lokal akan memperkuat
ketahanan industri baja nasional. Pemanfaatan bahan baku domestik adalah kunci
utama membangun industri yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Dr.
Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel
Industry Association (IISIA).

Baca Juga :  Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

Sejalan dengan itu, Managing Director
Non-Financial Holding Operasional di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata
Nusantara (Danantara), Febriany Eddy, menambahkan bahwa sinergi ini akan
memberikan nilai tambah tinggi bagi ekosistem industri hulu hingga hilir,
sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja.

Penciptaan Nilai Tambah Strategis 

Optimalisasi proyek dilakukan di lahan Kawasan
Industri Krakatau Steel, Cilegon, yang telah terintegrasi dengan ekosistem
industri lengkap, termasuk pelabuhan internasional, pembangkit listrik,
industri pengolahan air, dan konektivitas jalur kereta api. Integrasi ini
memastikan efisiensi logistik yang terpadu.

Secara strategis, proyek ini diarahkan untuk
mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan
pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel, termasuk pemanfaatan
kembali fasilitas idle agar lebih produktif. Melalui langkah ini, Krakatau
Steel terus bertransformasi membangun ekosistem industri baja yang terintegrasi
dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok
global untuk masa depan hijau yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47