54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025 - Koran Mandalika

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FinanceAsia dan IDIA 2026 memberikan penghargaan kepada BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) di tengah pertumbuhan basis investor ritel Indonesia yang kini didominasi segmen usia di bawah 30 tahun

Jakarta, 04 Mei 2026 – Jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 20,34 juta pada Desember
2025, tumbuh dari 12,16 juta pada 2022. Lebih dari separuh basis investor
tersebut atau 54,24% berusia di bawah 30 tahun, sementara 48,75% berpenghasilan
bulanan di bawah Rp10 juta. Komposisi yang didominasi anak muda ini membentuk
karakter permintaan yang berbeda, dimana aksesibilitas platform digital,
kemudahan onboarding, dan fitur yang relevan bagi investor dengan modal
terbatas menjadi faktor kompetitif yang semakin menentukan di industri
sekuritas.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) merespons
pergeseran ini melalui pengembangan platform investasi digital BRIGHTS dan
program literasi pasar modal berskala nasional. Dalam dua tahun terakhir,
strategi ini menghasilkan pertumbuhan operasional yang signifikan sekaligus
mendapat validasi dari dua lembaga industri secara bersamaan pada 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FinanceAsia, publikasi keuangan
yang menjadi referensi komunitas investasi di kawasan Asia, memberikan
penghargaan Best Domestic Securities Services 2026 kepada BRIDS,  penilaian atas kualitas layanan sekuritas
secara menyeluruh. Pada periode yang sama, Warta Ekonomi Research and
Consulting (WERC) menetapkan BRIDS sebagai peraih The Most Innovative
Digitalization of Securities dalam ajang Indonesia Digital Innovation Awards
(IDIA) 2026, dengan metodologi penilaian mengacu pada kerangka Digital Maturity
Assessment Blueprint (DMAB) yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga :  Semarak HUT ke-81 RI, KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang di Yogyakarta

“Pengakuan dari dua lembaga dengan
perspektif yang berbeda, yaitu dari sisi kualitas layanan dan inovasi digital,
menjadi bukti bahwa transformasi yang kami jalankan berdampak nyata. Segmen
investor muda yang melek digital akan terus menjadi motor pertumbuhan pasar
modal Indonesia, dan infrastruktur digital yang dibangun hari ini adalah
prasyarat untuk berkompetisi secara berkelanjutan di segmen tersebut,” ungkap
Plt. Direktur
Utama BRIDS Fifi Virgantria.

Dalam beberapa tahun terakhir, BRIDS konsisten dalam mengembangkan
BRIGHTS sebagai platform multi-investasi yang mengintegrasikan transaksi saham,
obligasi, dan reksa dana dalam satu aplikasi tanpa minimum deposit. Platform
ini dilengkapi fitur Rekomendasi Saham berbasis profil risiko, Smartinvest
Reksa Dana untuk optimasi dana idle di RDN, dan Multievent Order untuk eksekusi
otomatis, dirancang agar investor pemula dapat bertransaksi tanpa perlu
memantau pasar secara aktif.

Baca Juga :  Dukung Kelancaran Suplai BBM, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan KA BBM Tambahan di Tengah Penutupan Jalur Gumitir

 Dampak digitalisasi ini tercermin langsung dalam kinerja
operasional BRIDS. Dari sisi aktivitas platform, volume transaksi ekuitas pada
BRIGHTS tumbuh 1.327% secara tahunan, sementara jumlah nasabah aktif
bertransaksi meningkat 162%. Secara bisnis keseluruhan sepanjang 2025, total
nasabah ritel tumbuh 20%, rata-rata nilai transaksi harian ritel naik 101%, dan
kanal online ritel melesat 134%. Fitur SmartInvest Reksa Dana mencatat
pertumbuhan AUM 343% sepanjang 2025.

Inovasi produk digital saja tidak cukup bila tidak
diimbangi peningkatan literasi pasar. Sejak Januari 2025 hingga Maret 2026,
BRIDS telah menyelenggarakan 1.918 sesi edukasi pasar modal yang menjangkau
84.331 partisipan di berbagai wilayah Indonesia, melalui program Sapa Mentari,
SKRINBAR, EDUVEST, dan Roadshow Eduvest.

Selain itu, BRIDS juga rutin menyelenggarakan Education Day setiap hari
Kamis, yang dilaksanakan serentak oleh seluruh cabang BRIDS di seluruh
Indonesia secara masif. Skala ini menempatkan BRIDS sebagai salah satu perusahaan
sekuritas yang aktif dalam agenda literasi pasar modal nasional, yang mana selaras
dengan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang dicanangkan
OJK sebagai gerakan literasi dan inklusi keuangan berskala nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:02

Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Berita Terbaru