KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3% - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Daop 2 Bd

Selasa, 5 Mei 2026

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 5 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional (May Day). Dalam kurun waktu lima hari, mulai Kamis (30/4) hingga Senin (4/5), KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 74.664 pelanggan telah menggunakan KA yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung.

Tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api pada periode long weekend ini turut mendorong tingkat okupansi yang melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia. Dari total 69.574 tempat duduk yang disediakan, okupansi keterisian mencapai 107,3%.

Baca Juga :  Harga Emas Kian Menguat Menjelang Data Inflasi AS dan Ancaman Tarif

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa angka okupansi yang melebihi 100% tersebut dikarenakan terdapat penumpang yang naik dan turun diantara relasi KA.

“Okupansi di atas 100% ini merupakan okupansi dinamis, di mana dalam satu perjalanan, satu tempat duduk dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dengan relasi perjalanan yang berbeda. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus optimalnya pemanfaatan kapasitas angkut yang tersedia,” ujar Kuswardojo.

Adapun lima kereta api favorit pelanggan selama libur panjang May Day tercatat memiliki tingkat okupansi tertinggi, yakni KA Sangkuriang dengan okupansi mencapai 229,0%, disusul KA Malabar sebesar 187,0%, KA Kahuripan sebesar 182,5%, KA Cikuray sebesar 173,3%, dan KA Papandayan sebesar 148,1%.

Baca Juga :  Berkarya Tanpa Muka! 7 Ide Konten TikTok Yang Cocok Buat Introvert

Tingginya okupansi pada KA favorit tersebut menunjukkan preferensi masyarakat terhadap layanan kereta api yang nyaman, tepat waktu, serta memiliki konektivitas yang baik antar kota di berbagai wilayah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. KAI Daop 2 Bandung akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pengguna jasa,” tambah Kuswardojo.

Keberhasilan pelayanan selama libur panjang ini menjadi bukti kesiapan KAI Daop 2 Bandung dalam menghadapi lonjakan penumpang pada momen-momen tertentu, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi andalan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus
PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India
Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek
SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:38

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:59

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Berita Terbaru