KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah - Koran Mandalika

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia bekerja sama menghadirkan pelatihan leadership dan pengembangan kurikulum bagi siswa usia sekolah sebagai upaya membangun kualitas SDM sejak dini melalui pendekatan akademik, karakter, dan pengembangan diri.

Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group) resmi menjalin kolaborasi dengan Kognitif Edu Indonesia (KEI) sebagai langkah untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) sejak usia sekolah. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pengembangan program bersama, serta integrasi materi leadership ke dalam kurikulum pembelajaran KEI.

Kolaborasi ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa kualitas SDM tidak dibentuk secara instan saat seseorang memasuki dunia kerja, tetapi dimulai sejak proses belajar dan pembentukan karakter di usia sekolah. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, kemampuan akademik saja dinilai tidak lagi cukup. Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan berpikir, komunikasi, adaptasi, dan leadership yang kuat sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kerja sama ini, KLTC® akan menghadirkan berbagai pelatihan leadership bagi siswa/i KEI sebagai bagian dari penguatan karakter dan pengembangan potensi diri. Program tersebut dirancang untuk membantu siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan kemampuan interpersonal yang akan dibutuhkan di masa depan.

Sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan leadership dan pelatihan SDM, KLTC® melihat bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan mengenali diri, mengambil keputusan, membangun komunikasi, dan menghadapi tantangan dengan pola pikir yang tepat. Karena itu, pengembangan leadership dinilai penting untuk mulai diperkenalkan sejak usia sekolah.

Baca Juga :  Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Sementara itu, Kognitif Edu Indonesia dikenal sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada pendampingan belajar siswa melalui pendekatan berbasis kognitif. KEI tidak hanya menekankan hasil akademik, tetapi juga membantu siswa memahami cara belajar yang sesuai dengan kemampuan dan karakter masing-masing individu.

Kolaborasi ini mempertemukan dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu pengembangan kemampuan berpikir dan proses belajar melalui KEI, serta penguatan leadership dan pengembangan karakter melalui KLTC®. Dengan menggabungkan keduanya, proses pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan kehidupan dan masa depan.

Selain menghadirkan pelatihan leadership, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kurikulum pembelajaran di KEI. Materi leadership akan diintegrasikan ke dalam proses belajar sebagai bagian dari upaya membangun pola pikir, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri siswa sejak dini.

Menurut Dr. Puguh Dwi Kuncoro selaku Direktur Utama KLTC®, pendekatan ini menjadi penting karena banyak kemampuan yang dibutuhkan di masa depan justru tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran akademik formal. Kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, membangun relasi, hingga mengelola emosi menjadi bagian penting dalam membentuk kualitas individu di masa dewasa.

Baca Juga :  DRX Token Listing di Tokocrypto: Dukung Ekspansi Proyek Web3 Lokal

Pihak KEI juga melihat bahwa pendekatan pembelajaran modern perlu berkembang lebih luas, tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan hidup siswa. Dengan adanya integrasi leadership dalam proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Direktur Kognitif Edu Indonesia, Saskia Ratry Arsiwie, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Selama ini banyak siswa berfokus pada pencapaian akademik, tetapi belum banyak ruang yang membantu mereka membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan cara berpikir sebagai calon pemimpin masa depan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan proses belajar yang lebih utuh, di mana siswa tidak hanya belajar memahami pelajaran, tetapi juga belajar memahami dirinya sendiri,” ujarnya.

Ke depan, kedua institusi berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Dengan mengintegrasikan cognitive development dan leadership dalam proses pendidikan, KLTC® dan KEI optimis dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun SDM Indonesia yang lebih siap menghadapi perubahan zaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta
Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?
Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta
Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026
Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 17:07

Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK

Kamis, 17 September 2026 - 10:50

DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:02

Teknologi

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:02