Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026 - Koran Mandalika

Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasarta bersama
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) menyelenggarakan CxO Forum
Banking Update 2026
pada Rabu (13/5) di Jakarta. Mengangkat tema “Memperkokoh
Keamanan Siber Perbankan: Dari Strategi Investasi Hingga Ketahanan  Operasional di Era Digital”
, forum
ini menjadi wadah strategis bagi pimpinan perbankan, regulator,
dan pelaku industri nasional.  untuk membahas
penguatan keamanan digital ditengah percepatan adopsi kecerdasan artifisial (AI).

Sektor keuangan Indonesia saat
ini memasuki fase baru pertumbuhan yang didorong oleh akselerasi pemanfaatan AI.
Seiring berkembangnya inovasi digital, lanskap ancaman siber juga turut berevolusi,
mulai dari ransomware, advanced persistent threats, hingga rekayasa
sosial berbasis AI seperti deepfake dan phishing generatif. Dalam
konteks tersebut, ketahanan siber menjadi fondasi strategis yang memungkinkan industri
perbankan terus berinovasi secara aman dan berkelanjutan.

Melalui forum ini diharapkan
menjadi ruang dialog strategis untuk menyelaraskan perspektif bahwa keamanan
siber tidak lagi sekedar fungsi proteksi, melainkan bagian integral dari
strategi pertumbuhan dan transformasi industri perbankan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

President Director & CEO
Lintasarta
, Armand Hermawan,
menyampaikan bahwa transformasi digital perbankan memerlukan arsitektur
keamanan generasi baru yang terintegrasi penuh dengan ekosistem digital.

Baca Juga :  PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

“Ketika AI mempercepat
inovasi, AI juga melipatgandakan skala dan kompleksitas risiko. Keamanan siber
tidak lagi cukup menjadi lapisan pertahanan, tetapi harus menjadi fondasi
strategis yang menyatu dengan konektivitas, cloud, dan kapabilitas AI dalam
satu ekosistem yang bekerja secara real-time dan berkelanjutan,” ujar
Armand.

Lintasarta sebagai Beyond AI Factory hadir sebagai enabler
transformasi digital melalui kerangka layanan terintegrasi 4C, Connectivity,
Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan
setiap inisiatif transformasi digital perbankan berjalan di atas fondasi yang
aman, berdaulat, dan siap menghadapi beban kerja AI berskala enterprise. Melalui
pendekatan tersebut, Lintasarta tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur,
melainkan sebagai mitra teknologi perbankan dalam membangun ketahanan
operasional yang adaptif di era digital.

Wakil Ketua Umum PERBANAS, Hendra Lembong,
menegaskan pentingnya kolaborasi industri dalam memperkuat ketahanan siber
nasional. “Kepercayaan nasabah adalah modal utama industri perbankan, dan
ketahanan siber adalah penjaganya. Ancaman
saat ini bukan lagi risiko masa depan, tetapi realitas harian yang harus
dihadapi bersama. Kami menyambut baik forum ini sebagai wadah kolaborasi untuk
membangun sistem keuangan yang lebih tangguh dan adaptif,” ujar Hendra.

Baca Juga :  Kementerian Pertanian Bekerjasama dengan KOLTIVA dalam Proyek Pengembangan Kawasan Lahan Kering Hortikultura di 7 Provinsi di Indonesia

Lebih lanjut, Armand menempatkan
peran Lintasarta dalam konteks visi Indonesia Emas 2045 – khususnya dalam memperkuat
kedaulatan digital nasional sebagai fondasi perrtumbuhan jangka panjang.  “Kemampuan menjaga data, sistem, dan
kepercayaan publik adalah prasyarat utama bagi Indonesia untuk bertransformasi
dari konsumen teknologi menjadi produsen dan inovator digital. Lintasarta hadir
untuk memastikan transformasi ini berjalan di atas fondasi yang berdaulat dan
aman,” tegasnya.

Melalui forum ini, industri
perbankan dapat meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber sekaligus
menjadikan keamanan digital sebagai bagian dari strategi investasi jangka
panjang. Di tengah disrupsi digital yang terus berkembang, ketahanan siber akan
menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta
memperkuat kepercayaan publik. Bersama Lintasarta, industri keuangan nasional
memiliki mitra teknologi yang mampu menerjemahkan kompleksitas ancaman digital
menjadi peluang membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tingkatkan Kolaborasi dan Kesehatan Pekerja, BRI Region 6 Gelar Fun Mini Soccer Bersama BRI BO Kramat Jati
Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan
Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat
Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan
BRI Finance Permudah Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan Bunga Mulai 3,97%
Saatnya Renovasi Rumah, BRI Finance Siapkan Solusi Pendanaan Tunai
BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh
Barantum, Solusi Broadcast WhatsApp Resmi untuk Bisnis

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00

Tingkatkan Kolaborasi dan Kesehatan Pekerja, BRI Region 6 Gelar Fun Mini Soccer Bersama BRI BO Kramat Jati

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00

Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00

Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00

Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00

Saatnya Renovasi Rumah, BRI Finance Siapkan Solusi Pendanaan Tunai

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00

BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:00

Barantum, Solusi Broadcast WhatsApp Resmi untuk Bisnis

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:00

AnyMind Group perluas jangkauan Live Commerce di Indonesia dengan meresmikan studio Bintaro Hub

Berita Terbaru