ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan - Koran Mandalika

ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

Jakarta — Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Namun hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas.

Semangat itu terlihat dalam penyelenggaraan ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya.

Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas

Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India.

Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Poonam dalam sambutannya.

Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing.

“Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,” lanjutnya.

Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut.

“Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,” katanya.

Baca Juga :  Tips Mengajukan Pinjaman Lebih Lancar dan Cepat Cair

People-to-People Connectivity Jadi Kunci

Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir.

Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, mengatakan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat.

Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat.

“Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,” ujar Srinivas Gotru.

Ia juga berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional.

“Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,” kata Sandeep Chakravorty.

Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif.

ASEAN dan India Dinilai Memiliki Kedekatan Historis

Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan.

Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN.

“Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,” katanya.

Baca Juga :  Bitcoin Sempat Merosot Tajam, Token Alternatif jadi Pilihan?

Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal

Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.

Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat.

“Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,” ujarnya.

Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat.

Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.

“Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,” katanya.

Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama

Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis.

Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia.

“Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,” kata Satvinder Singh.

Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya.

“Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,” ujarnya.

Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.

Dengan kombinasi budaya, komunitas, dan kolaborasi ekonomi kreatif, ASEAN-India Bazaar 2026 memperlihatkan bahwa masa depan hubungan ASEAN dan India tidak lagi hanya bertumpu pada diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga pada seberapa kuat masyarakat kedua kawasan dapat saling terhubung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan
Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru
Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel
Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh
“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”
FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit
Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:02

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

Minggu, 8 November 2026 - 14:02

Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

Minggu, 8 November 2026 - 12:02

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Sabtu, 7 November 2026 - 23:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 November 2026 - 20:02

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027

Sabtu, 7 November 2026 - 16:02

Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI

Sabtu, 7 November 2026 - 14:02

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Teknologi

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:02