2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi - Koran Mandalika

2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketidakpastian global masih menjadi tantangan utama bagi pasar keuangan sepanjang 2026. Mulai dari konflik geopolitik, tingginya suku bunga, hingga ketegangan energi dunia membuat banyak investor semakin berhati-hati dalam menentukan strategi investasi jangka panjang.

Namun di tengah situasi tersebut, sejumlah analis menilai masih ada saham-saham Amerika Serikat yang memiliki potensi besar untuk bertahan bahkan tumbuh dalam dekade mendatang. Dua saham yang kini banyak menjadi perhatian investor global adalah Cameco dan Alphabet. Keduanya dianggap berada di sektor strategis yang diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Cameco menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dari meningkatnya kebutuhan energi nuklir global. Perusahaan asal Kanada ini merupakan produsen uranium terbesar kedua di dunia dan memiliki peran penting dalam rantai pasok energi nuklir internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meningkatnya tensi geopolitik serta kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global membuat banyak negara mulai kembali melirik energi nuklir sebagai alternatif jangka panjang. Saat ini terdapat puluhan reaktor nuklir baru yang sedang dibangun di berbagai negara, dan semuanya membutuhkan uranium sebagai bahan bakar utama.

Cameco dinilai berada di posisi yang sangat strategis karena memiliki sejumlah tambang uranium kelas dunia, termasuk Cigar Lake dan McArthur River/Key Lake yang dikenal sebagai salah satu tambang uranium berkualitas tertinggi di dunia.

Tidak hanya fokus pada penambangan, Cameco juga memiliki eksposur di hampir seluruh rantai industri nuklir, mulai dari pemurnian uranium hingga produksi bahan bakar reaktor. Bahkan perusahaan ini juga memiliki kepemilikan di Westinghouse, salah satu pengembang teknologi reaktor nuklir modern.

Kinerja keuangan Cameco pun menunjukkan pertumbuhan yang cukup solid. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan perusahaan naik sekitar 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$845 juta. Sementara laba per saham melonjak hingga 88%. Margin keuntungan perusahaan juga terus meningkat di tengah permintaan uranium yang semakin kuat.

Baca Juga :  Semua Hal tentang Keunggulan dan Cara Kerja XRP ETF

Selain sektor energi, perhatian investor global saat ini juga tertuju pada sektor artificial intelligence (AI). Dalam konteks ini, Alphabet menjadi salah satu perusahaan yang dianggap memiliki potensi terbesar dalam memanfaatkan pertumbuhan AI global.

Sebagai induk perusahaan Google dan YouTube, Alphabet memiliki ekosistem digital yang sangat besar dengan miliaran pengguna di seluruh dunia. Namun yang paling menarik perhatian pasar adalah perkembangan teknologi AI milik mereka, yaitu Gemini.

Gemini disebut-sebut sebagai salah satu large language model (LLM) paling kompetitif saat ini dan diperkirakan mampu menjadi pesaing utama teknologi AI lain seperti ChatGPT. Pangsa pasar Gemini di sektor enterprise AI bahkan dilaporkan meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir.

Keunggulan Alphabet tidak hanya berada di sisi software AI, tetapi juga infrastruktur hardware. Perusahaan ini mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) yang menjadi salah satu pesaing serius GPU milik Nvidia dalam kebutuhan komputasi AI.

Selain itu, Alphabet memiliki kekuatan finansial yang sangat besar untuk terus memperluas infrastruktur data center dan layanan cloud mereka. Hal ini membuat perusahaan dinilai mampu bersaing dalam jangka panjang di tengah perang teknologi AI global.

Kinerja keuangan Alphabet juga memperlihatkan pertumbuhan yang impresif. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan perusahaan naik 22% menjadi hampir US$110 miliar. Sementara laba per saham meningkat sekitar 82% dibanding tahun sebelumnya. Margin keuntungan perusahaan juga terus membaik meskipun belanja infrastruktur AI meningkat tajam.

Melihat perkembangan tersebut, banyak investor mulai fokus mencari perusahaan yang memiliki posisi strategis pada tren besar masa depan, terutama AI dan energi bersih. Kedua sektor ini diperkirakan akan menjadi penggerak utama ekonomi global dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Dukung Ramadan Tech-Talk di Makassar untuk Percepat Transformasi Digital

Namun analis tetap mengingatkan bahwa pasar saham global masih sangat dipengaruhi kondisi geopolitik, kebijakan suku bunga, serta potensi perlambatan ekonomi dunia. Karena itu, investor tetap perlu melakukan diversifikasi portofolio dan mengelola risiko dengan baik.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia.

Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di Nanovest. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Dengan semakin berkembangnya teknologi AI dan meningkatnya kebutuhan energi dunia, investor global kini mulai melihat peluang baru pada perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan posisi strategis di industri masa depan. Di tengah pasar yang penuh volatilitas, saham-saham dengan eksposur terhadap tren jangka panjang dinilai memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan
Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01