Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap - Koran Mandalika

Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah kebutuhan yang semakin beragam, banyak orang mulai menyadari pentingnya memiliki dana jangka pendek. Dana ini biasanya digunakan untuk kebutuhan yang waktunya sudah cukup dekat, seperti biaya liburan, uang muka kendaraan, dana pendidikan, renovasi kecil, hingga kebutuhan darurat yang mungkin muncul dalam beberapa bulan ke depan.

Berbeda dengan investasi jangka panjang yang fokus pada pertumbuhan nilai dalam waktu lama, dana jangka pendek lebih mengutamakan fleksibilitas dan kemudahan akses. Karena itu, strategi penyimpanannya juga perlu disesuaikan agar dana tetap aman sekaligus tidak mudah terpakai untuk kebutuhan impulsif.

Menabung Sekaligus Besar Sering Terasa Berat

Salah satu tantangan yang sering dialami banyak orang saat ingin simpan dana adalah keinginan untuk langsung mengumpulkan nominal besar dalam waktu singkat. Padahal, cara seperti ini sering membuat proses menabung terasa berat dan sulit konsisten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sedikit orang akhirnya berhenti di tengah jalan karena merasa target terlalu jauh atau pengeluaran bulanan masih belum stabil.

Karena itu, strategi bertahap mulai banyak dipilih karena terasa lebih realistis dan mudah dijalankan dalam jangka panjang.

Strategi Bertahap Membantu Lebih Konsisten

Menyimpan dana secara bertahap dapat dimulai dari nominal kecil yang disesuaikan dengan kondisi keuangan bulanan. Fokus utamanya bukan langsung besar, tetapi membangun kebiasaan menyisihkan dana secara rutin.

Baca Juga :  Selamatkan Masa Tanam, Kementerian PU Pulihkan Irigasi Batang Anai Terdampak Longsor di Sumatera

Sebagai contoh, seseorang dapat mulai memisahkan dana mingguan atau otomatis menyisihkan sebagian pemasukan setelah gajian. Cara ini membantu proses simpan dana terasa lebih ringan dibanding harus langsung menyimpan nominal besar sekaligus.

Strategi bertahap juga membantu mengurangi risiko menggunakan dana tabungan untuk kebutuhan konsumtif karena dana terkumpul sedikit demi sedikit secara konsisten.

Penting Memisahkan Dana Sesuai Tujuan

Dalam mengatur dana jangka pendek, pemisahan dana berdasarkan tujuan juga menjadi langkah penting. Banyak orang masih mencampur tabungan kebutuhan harian dengan dana untuk target tertentu sehingga uang lebih mudah terpakai.

Memisahkan dana berdasarkan tujuan membantu proses pengelolaan keuangan menjadi lebih jelas. Selain lebih mudah memantau progres, cara ini juga membantu menjaga disiplin finansial.

Saat ini, layanan perbankan digital mulai dimanfaatkan untuk membantu pengguna mengatur simpan dana dengan lebih praktis melalui fitur tabungan digital dan pengelolaan keuangan langsung dari aplikasi.

Layanan Digital Memudahkan Pengelolaan Dana

Perkembangan layanan perbankan digital membuat proses menyimpan dana menjadi lebih fleksibel dan mudah diakses kapan saja. Pengguna dapat memantau saldo, melakukan transfer, hingga mengatur penyimpanan dana langsung melalui aplikasi.

Baca Juga :  SusHi Tech Tokyo 2026 – Konferensi Inovasi Global Terbesar di Asia Akan Diselenggarakan di Tokyo Mendorong Kota Berkelanjutan Melalui Teknologi Tinggi

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna juga dapat memanfaatkan Tabungan NOW untuk membantu menyimpan dana. Tabungan NOW di neobank memberikan bunga kompetitif dan cair harian. 

Dengan strategi yang konsisten dan pengelolaan yang lebih teratur, menyimpan dana jangka pendek dapat terasa lebih ringan dan membantu mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank. 

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Mei 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku. 

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar
PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02