Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah - Koran Mandalika

Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman akademik dan profesional di luar negeri. Mereka ingin terlibat dalam riset global, bersaing di kompetisi internasional, dan membangun jaringan lintas budaya. Namun kenyataannya, tidak semua orang tahu harus mulai dari mana. Banyak yang sudah punya potensi, tapi tidak punya akses. Banyak yang punya semangat, tapi tidak punya ekosistem yang mendukung. Dan tidak sedikit yang akhirnya menyerah, bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak ada yang menunjukkan jalan.

Farih Muhammad, mahasiswa Global Class Computer Science BINUS University angkatan 2026, memulai perjalanannya dengan satu keyakinan sederhana: bahwa persiapan yang dimulai hari ini adalah investasi untuk peluang yang belum terlihat. Sejak tahun pertama, ia sudah membangun fondasi yang kelak membawanya melangkah jauh hingga ke ranah global.

Ketertarikan Farih pada dunia Computer Science bukan sekadar soal teknologi. Baginya, yang paling menarik adalah kebebasan berpikir yang ditawarkan bidang ini. “What I like about Computer Science is that there is no single absolute way to solve a problem; there are always multiple creative paths to achieve the same successful result.” Dengan visi itu, ia mencari program yang tidak hanya mengajarkan coding, tapi membuka jendela ke dunia, dan jawabannya ia temukan di program Global Class Computer Science BINUS University, dengan pengajaran dalam bahasa Inggris, eksposur internasional, peluang studi ke luar negeri, dan pengalaman industri nyata.

Perjalanan itu tidak langsung mulus. Farih memulai semuanya dari langkah-langkah kecil di tahun pertama: mengikuti Apple Developer Academy iOS Foundation Program, menjadi Freshmen Leader, hingga terbang ke Qatar sebagai volunteer di FIFA World Cup 2022. Setiap langkah kecil itu bukan sekadar pengalaman, melainkan bagian dari fondasi yang ia bangun jauh sebelum peluang besar datang.

Namun justru di sinilah tantangan terberatnya berawal. Bukan soal tugas kuliah yang sulit atau tekanan di laboratorium riset, melainkan sesuatu yang jauh lebih personal, yaitu menjaga disiplin ketika tidak ada yang mengawasi, tidak ada deadline, tidak ada tekanan dari luar.

“Honestly, the hardest part was showing up every day when there was no deadline, no pressure — just you and the decision to keep going. Opportunities don’t wait for you to be ready. You have to already be in motion when they arrive.”

Konsistensi itulah yang akhirnya membedakan Farih, dan yang perlahan mengantarkannya ke pintu-pintu yang sebelumnya terasa jauh.

Hasilnya berbicara sendiri. Sebelum lulus dalam 3,5 tahun, Farih telah menjejakkan kaki di lima negara melalui serangkaian pencapaian yang luar biasa yaitu bisa lolos ke Apple Developer Academy di Italia, exchange ke University of Southern Denmark, menjadi Computer Science Delegate di NUS Business Summer School Singapura, meraih Most Outstanding Project Award di Huawei Developer Competition APAC 2025 di Hong Kong, hingga menjalani Research Mobility di KU Leuven — universitas riset terkemuka di Belgia yang secara konsisten masuk dalam jajaran 100 besar dunia.

Baca Juga :  Pentingnya Net Zero Indonesia, Mulailah Bisnis Ekonomi Hijau

Lebih dari sekadar daftar pencapaian, setiap pengalaman itu membentuk cara pandangnya secara mendalam. Di Skandinavia, ia menyerap budaya akademik yang terbuka dan kolaboratif. Di panggung kompetisi Asia Pasifik, ia belajar bersaing dengan standar tertinggi. Dan dari semua itu, satu kesadaran yang paling membekas: menjadi kompeten secara teknis saja tidak cukup. Di panggung global, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan mentalitas terus belajar adalah yang benar-benar membedakan seseorang.

Semua perjalanan ini tidak lepas dari ekosistem yang BINUS University bangun di sekelilingnya. Farih mendapat rekomendasi langsung dari Deputy Head of School of Computer Science untuk program Research Mobility di KU Leuven. Akses informasi global yang ia peroleh melalui International Office BINUS University menjadi jembatan yang terus menghubungkannya dengan peluang internasional. BINUS bukan sekadar tempat belajar, melainkan institusi yang secara serius memfasilitasi mahasiswanya untuk tumbuh di level internasional.

Perjalanan Farih membuktikan bahwa pencapaian global tidak datang dari keberuntungan semata. Ia lahir dari persiapan yang dimulai jauh sebelum peluang itu terlihat, dan dari ekosistem yang tepat untuk tumbuh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi
BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak
BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar
PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02

Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02

BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02

Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02

BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:02

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02