Cara Mengatasi Inflasi agar Gaji Tidak Habis Percuma - Koran Mandalika

Cara Mengatasi Inflasi agar Gaji Tidak Habis Percuma

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara mengatasi inflasi bukan hanya dengan meningkatkan penghasilan, tetapi juga memastikan uang yang dimiliki dikelola dengan tepat. Tidak sedikit orang yang merasa gajinya terus naik dari tahun ke tahun, tetapi kondisi tabungannya justru tidak banyak berubah.

Fenomena ini cukup umum terjadi. Ketika pendapatan meningkat, pengeluaran sering kali ikut naik. Di sisi lain, harga barang dan jasa juga terus mengalami penyesuaian akibat inflasi. Akibatnya, kenaikan gaji yang diperoleh terasa tidak terlalu berdampak pada kondisi keuangan secara keseluruhan.

Lalu, bagaimana cara menghadapi inflasi agar keuangan tetap sehat dan tujuan finansial tetap berjalan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Inflasi?

Inflasi adalah kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara umum dalam periode tertentu.

Ketika inflasi terjadi, daya beli uang akan menurun. Dengan jumlah uang yang sama, barang atau jasa yang bisa dibeli menjadi lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Sebagai contoh, jika beberapa tahun lalu Rp50.000 cukup untuk membeli kebutuhan tertentu, belum tentu jumlah yang sama masih memiliki daya beli yang setara saat ini.

Karena itu, memahami cara mengatasi inflasi menjadi penting agar kondisi keuangan tidak tertinggal oleh kenaikan harga.

Kenapa Gaji Naik Tapi Tabungan Tetap Stagnan?

Ada beberapa alasan yang sering menyebabkan kondisi tersebut.

1. Pengeluaran Ikut Naik

Saat penghasilan meningkat, banyak orang tanpa sadar meningkatkan gaya hidup.

Misalnya:

– Lebih sering makan di luar

– Upgrade gadget

– Menambah langganan hiburan

– Belanja lebih sering

Kondisi ini dikenal sebagai lifestyle inflation atau inflasi gaya hidup.

2. Tidak Memiliki Anggaran yang Jelas

Tanpa perencanaan keuangan, kenaikan gaji sering kali habis begitu saja untuk berbagai pengeluaran yang tidak terkontrol.

Akibatnya, porsi tabungan tidak ikut bertambah meskipun penghasilan meningkat.

Baca Juga :  Big Benjaya Menghadirkan Layanan Rental Kendaraan Terbaik di Indonesia

3. Seluruh Dana Hanya Disimpan di Rekening Transaksi

Menyimpan seluruh dana dalam satu rekening memang praktis, tetapi sering kali membuat uang lebih mudah digunakan untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Karena itu, penting untuk memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan masing-masing.

Cara Mengatasi Inflasi Agar Keuangan Tetap Bertumbuh

1. Tingkatkan Porsi Tabungan Saat Gaji Naik

Setiap kali mendapatkan kenaikan gaji, coba tingkatkan porsi tabungan terlebih dahulu sebelum menambah pengeluaran lainnya.

Misalnya:

– Kenaikan gaji Rp500.000

– Alokasikan sebagian untuk tabungan atau investasi

– Sisanya digunakan untuk kebutuhan lain

Cara sederhana ini dapat membantu kondisi keuangan berkembang lebih cepat.

2. Bangun Dana Darurat

Dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan.

Dana ini dapat membantu menghadapi kondisi tidak terduga seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kerusakan kendaraan

– Kebutuhan mendesak lainnya

Dengan dana darurat yang memadai, tujuan keuangan jangka panjang tidak mudah terganggu.

3. Pisahkan Uang Berdasarkan Tujuan

Membagi dana sesuai tujuan dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur.

Misalnya:

– Dana darurat

– Dana liburan

– Dana pendidikan

– Dana investasi

– Dana kebutuhan harian

Cara ini membantu mengurangi risiko penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukannya.

4. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Luangkan waktu untuk meninjau pengeluaran setiap bulan.

Perhatikan apakah terdapat:

– Langganan yang jarang digunakan

– Pengeluaran impulsif

– Biaya yang dapat dikurangi

Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

5. Pertimbangkan Diversifikasi Aset

Selain menabung, sebagian masyarakat memilih mengalokasikan dana ke berbagai instrumen sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Diversifikasi membantu mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset saja dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Emas Masih Menjadi Pilihan Banyak Orang

Salah satu instrumen yang sering dipilih masyarakat untuk tujuan jangka panjang adalah emas.

Baca Juga :  Kinerja Mesin Berat Lebih Optimal dengan Industrial Gearbox

Alasannya karena emas telah lama dikenal sebagai salah satu aset yang digunakan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Saat ini, pembelian emas juga semakin mudah karena dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi.

Namun perlu dipahami bahwa harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai kondisi pasar. Karena itu, emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Investasi Emas Online Kini Lebih Praktis

Menghadapi inflasi tidak selalu berarti harus mencari penghasilan tambahan yang lebih besar. Kamu juga perlu tahu bagaimana mengelola uang yang sudah dimiliki agar lebih terencana dan sesuai tujuan keuangan.

Bagi yang ingin mulai mengenal investasi emas, Investasi emas online neobank dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat membeli emas digital dari mitra yaitu Treasury dan Lakuemas. Bisa beli dengan nominal kecil dan memantau perkembangan investasi langsung melalui smartphone.

Sebelum berinvestasi, pastikan kamu memahami karakteristik produk, manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan yang berlaku. Harga emas dapat naik maupun turun sesuai kondisi pasar sehingga investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

***

Investasi mengandung risiko. Calon investor wajib memahami informasi produk sebelum melakukan transaksi investasi.

Jika ingin mempelajari fitur Emas di neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/infoneoemas

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia
Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion
Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam
Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight
Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia
PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional
KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Berita Terbaru